Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Rutukan Belle


__ADS_3

Malam ini Belle tidak bisa tidur. Berulang kali memejamkan mata, tetap saja alam bawah sadar tak kunjung menariknya pergi ke alam mimpi. Pikirannya sedang kalut, sejak Jef mengatakan jika orang tua pria itu mendapatkan sebuah video tentang dirinya.


"Siapa orang yang sudah mengirimi mama Anelis videoku saat sedang beradu akting dengan Lim? Apa selama ini ada orang yang selalu mengawasi gerak-gerikku?" pikirnya.


"Aku harus mencari tahu siapa orang itu. Awas saja, jika aku menemukannya, aku pastikan hidupnya menderita."


Sebuah dering ponsel masuk ke dalam ponseln barunya yang tergeletak di atas nakas, ia segera meraih benda tersebut lalu menempelkan ke dekat daun telinga.


"Halo, Key. Ada apa?"


"Lusa film kita akan akan tayang perdana di bioskop, Belle. Dan besok tim berharap semua datang ke kantor rumah produksi. Apa kau besok tidak sibuk?"


"Oh, tidak. Kebetulan, besok aku tidak syuting."


"Kenapa?" tanya Key dari sebrang sana.

__ADS_1


"Besok aku ceritakan padamu."


"Ok. Good night, Belle. Selamat beristirahat!"


"Hm."


Saluran telepon pun di matikan. Belle tidak segera menaruh ponselnya ke tempat semula. Ia genggam sejenak seraya memikirkan sesuatu.


"Kenapa bukan Rasson yang memberitahuku perihal ini? Apa dia tidak di kabar?" pikir Belle terheran.


Belle lekas menaruh benda pipih tersebut. Lalu membaringkan tubuhnya. Menarik selimut sampai ke bahu. Suasana kamar cukup hening. Hanya suara denting jarum jam yang mendominasi. Ia menoleh ke arah sisi kanan yang kosong. Biasanya, selalu ada pria yang terbaring menemani tidur di sana. Tetapi berbeda untuk saat ini.


Tiba-tiba saja Belle merindukan sosok Jef. Meski akhir-akhir ini ia tidak tidur dengan suaminya karena harus menginap di lokasi syuting, tapi ketika tidur di rumah ia merasakan ada sesuatu yang kurang.


Raut wajahnya berubah seketika saat ia membayangkan bagaimana jika Jef tengah bersenang-senang dengan Kimmy di sana. Jef sendiri yang mengakui jika dia sudah mendapatkan haknya dari Kimmy. Dan bisa jadi, Jef akan melakukannya lagi.

__ADS_1


"Aaaaarrrgh..." Belle menyingraikan selimutnya. Membuang bantal dan guling ke sembarang arah guna menyalurkan amarahnya.


"BODOOOH...!" Ia merutuki dirinya sambil memukul kedua sisi kepalanya.


"Kenapa kau sebodoh itu, Belle? Kenapa?"


Belle menatap pantulan dirinya yang terlihat di standing miror. Wajah yang selalu menjadi kebanggannya setiap kali bercermin, menjadi wajah yang paling ia benci.


"Seharusnya saat itu kau tidak memilih di antara pilihan gila itu, Belle! Seharusnya kau mengabaikan permintaan mereka!"


"Aaaaarrrgghh... Sial.. Sial.. Siaaaal..!"


Belle mengacak rambutnya frustasi. Dan melempar apapun yang ia jangkau. Ia benar-benar menyesal telah memilih pilihan mertuanya, dan meminta Jef untuk menikah lagi. Terlebih, wanita yang menjadi dark wife suaminya itu kurang ajar dan berani sekali padanya. Ia pikir Kimmy gadis yang lemah dan mudah sekali untuk di tindas. Tapi ternyata pikirannya keliru. Kimmy tidak seperti gadis yang ia pikirkan sebelumnya.


"Aku tidak akan membiarkan Jef pergi ke Barcelona. Aku tidak akan membiarkan mereka menghabiskan waktu berdua. Aku tidak akan membiarkan Jef sampai jatuh hati pada gadis sialan itu. Aku tidak akan membiarkan Jef meninggalkan aku. Tidak akan pernah! Aku bersumpah akan membuat Jef mencintaiku seperti dulu. Jef yang tidak mudah menyukai wanita lain. Jef yang hanya setia padaku. HANYA AKU..!"

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2