Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Kondisi Korban


__ADS_3

"Siapa penelpon itu? Kenapa dia memberi tahu tentang Lim padamu?" pertanyaan Belle barusan membuat Kimmy dan Jef saling menatap.


"Saat ini tidak penting membahas hal itu, apa sekarang kau ingin menemui pria itu? Bagaimanapun itu ayah dari calon anakmu," Jef berusaha mengalihkan pembicaraan.


Tanpa pikir panjang, Belle pun mengangguk. Ia berjalan mengikuti langkah Jef dan Kimmy, lalu masuk ke dalam mobil yang terparkir di bawah pohon besar. Tidak lama kemudian, mobilpun melesat dari sana dengan kecepatan tinggi.


Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu dua puluh menit, mobilpun sampai di tempat kejadian. Sebelumnya Jay sudah mengirim lokasinya pada Jef.


Dari kejauhan, Jay menghampiri begitu Jef, Kimmy, beserta Belle sudah turun dari mobil.


"Apa itu sungguh mobil milik Lim?" tanya Jef begitu pria itu sudah berada di hadapannya.


"Benar, tuan. Dari plat mobil yang tertera info dari warga yang sempat mengambil foto sebelum mobil itu benar-benar meledak, polisi mengatakan jika mobil tersebut milik Lim," terang Jay.

__ADS_1


Pandangan Belle yang semula menatap mobil yang sudah hangus terbakar serta di tandai oleh garis polisi, kini beralih pada kedua pria yang berdiri tidak jauh darinya.


"Kenapa kalian terus membahas Lim seolah kalian mengenalnya? Dan kau, Jay. Kenapa kau memberi tahu apa yang terjadi pada Lim pada Jef? Sebenarnya ada urusan apa kalian dengan Lim?" Belle memicingkan mata menatap kedua pria itu dengan curiga.


"Jangan salah paham dulu, nyonya! Saya melihat berita tentang nyonya dengan pria itu, maka dari tidak ada salahnya jika saya menghubungi tuan Jef tentang ini agar memberitahukan padamu. Lagipula, saat kejadian tadi, kebetulan saya sedang melintasi jalan ini. Saya ikut menyaksikan ledakan mobil itu bahkan mendengar penjelasan polisi mengenai pemilik mobil tersebut," terang Jay agar Belle tidak curiga lebih jauh padanya maupun Jef.


Belle menatap Jay ragu, apa benar seperti itu kenyataannya?


"Lalu bagaimana keadaan Lim? Bukankah kau menyaksikannya?"


"Saat kejadian, tim damkar datang untuk memadamkan api dari ledakan mobil itu. Dan yang lainnya berusaha menyelamatkan Lim lalu di bawa ke Rumah Sakit terdekat bersama ambulance. Saya tidak tahu kondisi pria itu selamat atau tidak, yang pasti Lim mengalami luka bakar yang cukup parah."


Mendengar penjelasan Jay barusan, Belle meminta Jef untuk mengantarkannya ke Rumah Sakit terdekat dimana Lim di larikan ke sana.

__ADS_1


Mereka berempat pun akhirnya pergi menuju rumah sakit terdekat. Setelah sampai di sana, Belle bertanya pada seorang suster tentang pasien korban kecelakaan.


"Oh iya benar, korban kecelakaan itu di larikan ke rumah sakit ini," ujar suster itu membenarkan.


"Lalu bagaimana kondisinya sekarang? Apa dia baik-baik saja?" tanya Belle memburu, ia sudah tidak sabar menunggu jawaban suster tersebut.


"Sayang sekali, korban kecelakaan itu tidak bisa kami selamatkan karena luka bakar yang sangat parah. Bahkan sampai di rumah sakit, korban sudah tidak lagi bernyawa," jelasnya.


Tubuh Belle melemas, ia seperti kehilangan seluruh tenaganya. Lututnya bahkan tak snggup menahan beban tubuhnya, ia bersimpuh di lantai, kepalanya menunduk dalam.


Kimmy berjongkok berusaha menyalurkan kekuatan pada Belle. Meski Lim itu pria brengsek dan tidak pantas untuk di tangisi, tetapi Belle merasa sedih lantaran kehilangan kesempatan untuk membuat pria itu bertanggung jawab atas perbuatannya. Bahkan sekedar untuk mengakui jika anak yang sedang ia kandung itu anak pria itu.


Belle menutup wajahnya, menangis tersedu-sedu. Bukan sepenuhnya sedih atas meninggalnya pria itu, tapi ia merasa harus sendiri dalam mengandung buah hatinya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2