
Klek..
Jef memutar knop pintu kamar tempat dimana Kimmy tidur. Ia masuk ke dalam kamar tersebut. Berjalan mendekat ke arah ranjang tempat tidur usai menutup pintunya kembali. Ia duduk di tepi ranjang, kedua bola matanya menatap wajah gadis yang tengah tertidur pulas.
Tangan Jef perlahan bergerak, mengalihkan anak sulut rambut yang menutupi wajah Kimmy. Ia membelai rambut milik gadis itu dengan sentuhan lembut dan penuh kasih.
Jef masih tidak menyangka, jika semuanya berakhir seperti ini. Meski ia harus menelan kekecewaan akan rumah tangga yang sudah ia bangun selama 7 tahun dengan Belle, ia harus bersyukur sebab Tuhan menggantikannya dengan yang lebih baik.
Tidak bermaksud mengingat, tapi mengarungi rumah tangga selama tujuh tahun itu bukan waktu yang singkat. Dan berakhir begitu saja dengan tragis. Hal tersebut membuat Jef menyimpulkan sesuatu, jika kesetiaan ternyata tidak selalu di balas dengan kesetiaan. Buktinya, kesetiaannya yang begitu besar selama ini di bayar oleh pengkhianatan yang begitu keji. Miris sekali.
Selain itu, Mirabelle Louislyn juga merupakan cinta pertamanya kala itu. Hanya Belle yang mampu meluluhkan hatinya. Tapi kehadiran Kimmy ibarat menemukan oasis di tengah gurun pasir. Ia di buat hidup kembali dan menemukan sebuah kehidupan baru. Belle adalah cinta pertamanya, tapi Kimmy yang akan menjadi cinta terakhirnya.
Jef mencium lembut kening Kimmy, cukup lama. Kemudian beralih pada perut yang tertutup selimut, ia memberi sentuhan dan di akhiri dengan ciuman sekilas.
Jef beranjak dari sana, keluar kamar dan duduk di kursi yang tidak jauh dari pintu kamarnya. Ia mengambil sebatang rokok dari saku kemejanya, kemudian menyulatnya.
__ADS_1
Jef meresap rokok tersebut, menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi lalu menghembuskan asap ke udara. Menikmati setiap resapan dari rokok tersebut. Pikirannya sedikit lebih tenang. Namun sejenak.
Mengingat kejadian tadi, membuat Jef merasa kembali geram. Ia merasa menjadi suami yang tidak ada artinya. Suami yang di injak-injak oleh pria muda itu. Ia mematikan api rokoknya. Membuangnya ke asbak yang tidak jauh dari jangakauan tangannya.
Pria muda itu tidak bisa di biarkan hidup bebas begitu saja. Setidaknya pria itu harus menerima konsekwensi atas perbuatan yang di lakukannya.
Jef merogoh ponsel di saku celana, mencari nomer seseorang di kontak ponsel tersebut. Setelah ketemu, ia mendial nomer tersebut.
"Halo. Aku butuh bantuanmu," ucap Jef membuka percakapan begitu saluran telepon tersambung.
Lalu ia mengatakan apa yang menjadi tujuan menelepon orang tersebut.
***
Sementara di tempat kediaman Belle.
__ADS_1
Wanita itu tampak frustasi sekali. Ia mengurung diri di kamar. Sesekali ia berteriak menyesali perbuatannya. Tak jarang pula ia menyebut-nyebut nama Kimmy sebagai penghancur rumah tangganya yang utama.
"Sial, sial, sial, sial, siaaaaalllll...!" teriaknya frustasi.
Bantal yang menjadi korban amukannya. Bukan hanya di lempar, bantal juga di bejak-bejak sampai amburadul busanya. Begitu juga dengan guling, nasibnya tak kalah jauh dengan bantal. Hanya kasur dan selimutlah yang selamat dari amukan Belle.
Make up nya sudah berantakan, kaca standing miror sudah pecah di lempar botol minyak wangi. Keadaan kamar sudah seperti kapal pecah. Berantakan, sama seperti suasana hatinya.
Tiba-tiba saja Belle berhenti mengamuk. Ia mengingat benda yang Lim perlihatkan sebelum akhirnya pria muda itu pergi meninggalkannya. Tangannya refleks memegang perutnya yang datar. Matanya membulat, wajahnya menegang.
"Tidak..! Aku tidak boleh hamil..! Aku hanya boleh hamil anak Jef. Hanya anak Jef yang boleh singgah di rahimku," ujarnya.
"Aku ingin hamil. Aku ingin mengandung anak Jef. Jef hanya boleh memiliki anak denganku. Tidak boleh dengan wanita lain," ujarnya lagi.
Belle mengacak rambutnya frustasi. Ia terlihat seperti orang gila. Ia tiba-tiba menangis penuh penyesalan, lalu dengan sekejap berubah bersemangat untuk menyingkirkan Kimmy. Gadis itu tidak boleh mengandung anak Jef. Hanya dia yang boleh mengandung anak pria itu.
__ADS_1
"Jef Abellard milikk Mirabelle Louislyn. Dan hanya aku yang boleh di miliki oleh Jef," ucap wanita itu.
Bersambung...