Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Keadaan Kimmy


__ADS_3

Usai meminta seseorang untuk mengurus masalah pria yang hendak melecehkan istrinya, Jef mengajak Kimmy untuk pulang. Malam juga sudah sangat larut sekali, hal tersebut membuat jalanan lenggang tidak di penuhi kendaraan yang berlalu lalang.


Sebenarnya Jef ingin mencecar Kimmy dengan sederet pertanyaan yang membuatnya penasaran. Tapi melihat gadis yang duduk di sampingnya kelihatan lelah, ia mengurungkan niat dan memilih fokus menyetir. Ia akan bertanya-tanya setelah sampai di rumah nanti.


Usai memakan waktu kurang lebih satu jam, mereka sampai di rumah. Kimmy tertidur dan ia tidak tega untuk membangunkannya. Akhirnya Jef memutuskan untuk membopong tubuh Kimmy dan membaringkannya di atas tempat tidur.


Jef duduk di tepi ranjang, memandangi wajah gadi yang tengah terlelap. Perlahan tangannya bergerak guna menyingraikan anak sulur rambut yang menutupi kening Kimmy. Ia terkejut ketika gadis itu tiba-tiba membuka mata, hampir saja ia locat dari sana jika tidak bisa mengontrol diri.


"Jef.."


Kimmy terheran mendapati pria itu tengah gugup, ia bangun dan melihat ke sekelilingnya.


"Kenapa tidak bangunkan aku jika kita sudah sampai?" tanya Kimmy kemudian, dan pria itu kembali duduk di tempat semula.


"Kau kelihatan lelah sekali, aku tidak tega jika harus membangunkanmu."


Kimmy menghela napas panjang, lalu di hembuskan perlahan.


"Maafkan aku..!" sesal Kimmy.


"Untuk apa?"

__ADS_1


"Seharusnya aku tidak pergi ke tempat itu tanpa menghubungimu terlebih dahulu."


Kimmy menundukan wajahnya. Ia merasa sangat bersalah sekali.


"Yang terpenting kau baik-baik saja. Kau pasti mengira kalau aku yang sudah mengirim surat untukmu kan?"


Kimmy menatap Jef terheran.


"Dari mana kau bisa tahu aku mendapat surat?"


"Aku menemukan di bawah meja kubikelmu."


Kimmy mengangguk-anggukan kepalanya.


Pertanyaan Jef membuat Kimmy terbelalak.


"Kenal? Tidak sama sekali! Memang semenjak aku kerja di perusahaanmu, dia tampak aneh sekali. Dia sering memperhatikanku. Bahkan saat bajuku basah karena tersiram minuman olehnya, dia mau berbuat kurang ajar," jelas Kimmy.


"Berbuat kurang ajar?"


Kimmy mengangguk membenarkan. "Ya, dia akan menyentuhku dengan modus membantu membersihkannya. Dan tadi pagi, aku bertemu dengannya di depan ruanganmu. Lagi-lagi dia memberiku tatapan yang mengerikan." Kimmy bergidik membayangkan bagaimana pria itu akan menyentuhnya tadi.

__ADS_1


"Aku akan pastikan dia menerima hukuman yang setimpal," ucap pria itu.


Keduanya saling diam untuk beberapa saat. Tapi Kimmy berusaha mencari topik pembicaraan guna mengusir rasa canggung.


"Apa kau marah padaku?" tanya Kimmy pelan.


"Kenapa aku harus marah padamu?" Jef balik bertanya.


"Karena aku sudah pergi ke tempat yang hampir membuatmu kehilangan hak yang seharusnya kau dapatkan."


Jef terdiam sejenak. Menatap gadis itu datar.


"Itu bukan salahmu. Justru aku salut karena kau bisa menjaga kehormatanmu dengan sangat baik, bahkan di situasi seperti tadi."


Kimmy mengulum senyum.


"Mulai besok, aku akan meminta bantuan orang suruhanku untuk mengantar maupun menjemputmu kerja ketika aku sedang di rumah itu. Dan aku akan kemari dua kali dalam seminggu."


"Bagaimana dengan kak Belle?"


"Tidak usah kau pikirkan. Itu biar menjadi urusanku," jawabnya. "Sudah malam, tidur! Besok kau tidak perlu ke kantor, aku akan mengantarmu ke kantor polisi untuk memberi keterangan."

__ADS_1


Kimmy mengangguk. Lalu membaringkan tubuhnya kembali. Sementara Jef pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.


Bersambung...


__ADS_2