Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Rahasia Yang di Ketahui


__ADS_3

Tepat pukul delapan malam, Belle baru saja pulang ke rumah. Tapi seketika ia menghentikan mobil, saat melihat seorang pria tengah berbicara dengan security rumahnya. Belle langsung turun dari mobilnya lalu menghampiri pria itu.


"Kau siapa?" tanya Belle mengejutkan pria ber-sweeter hoodie hitam yang membawa sebuket bunga berukuran sedang. Security nya pun tak kalah terkejutnya.


"Lim?" seru Belle ketika pria itu menoleh padanya, pandangannya kini tertuju pada buket bunga tersebut.


"Hai, Belle.." sapa pria itu dengan begitu tenang. Senyumnya yang mengembang ia tujukan pada wanita yang berdiri di hadapannya.


"Sedang apa kau di rumahku? Dan..." Belle menggantung kalimatnya, jari telunjuknya mengarah ke buket bunga mawar di tangan Lim. "Apa kau yang sudah mengirim buket mawar ke rumahku waktu itu?"


"Iya, Belle. Aku yang mengirim buket bunga itu untukmu," jawab pria itu jujur. "Dan ini, untukmu juga."


Lim menyerahkan buket bunga tersebut, tetapi tak kunjung di terima oleh Belle. Wanita itu justru malah menepisnya sampai buket tersebut jatuh.


"Jangan gila, Lim! Kau tahu, apa yang kau lakukan secara tidak langsung ingin merusak rumah tanggaku?!"


"Tapi rumah tanggamu memang sudah rusak, bukan?"

__ADS_1


"Jaga bicaramu! Jangan kurang ajar!" sentak Belle marah, tapi tak kunjung membuat Lim merasa bersalah.


Security rumah Belle melipir pergi dari sana, tak ingin terbawa-bawa urusan pria muda dan majikannya.


"Belle.. Aku sudah tahu masalah rumah tanggamu. Jadi, tinggalkan saja dia. Masih ada aku yang akan membahagikanmu," ujar pria itu dengan wajah yang serius.


Belle membulatkan matanya sempurna. Merasa tercekat ketika Lim mengatakn jika dia tahu masalah rumah tangganya. Apa itu artinya Lim sudah tahu jika ada wanita lain di antara rumah tangganya. Yaitu Kimmy.


"Dua hari lalu aku melihat kau bertengkar di halaman rumah seseorang. Ada suamimu di sana. Ada seorang gadis juga yang berdiri di samping suamimu. Kau hendak menampar gadis itu tapi di cegah oleh suamimu. Aku memang tidak bisa mendengar apa yang kalian perdebatkan. Tapi dari sikap kalian, sikap suamimu dan gadis itu, juga wanita paruh baya yang keluar dari rumah itu, aku yakin jika ada orang ketiga di antara pernikahan kalian," jelas Lim tentunya membuat Belle kini sedikit takut, takut jika Lim akan membocorkan rahasia itu pada publik.


"Tidak usah so tahu, Lim. Kau menyimpulkan sesuatu yang sungguh tidak benar! Hubunganku dengan suamiku baik-baik saja. Jadi kau jangan sekali-kali mengusik kehidupanku!" tampik Belle.


Belle diam. Dalam hati ia memaki security-nya, juga akan memberinya pelajaran. Bila perlu, malam ini merupakan kerja terakhir security rumahnya.


"Apapun yang kau katakan itu tidaklah benar! Berhenti bicara dan pergilah!"


Belle hendak beranjak dari sana, tetapi lengannya di tarik oleh Lim. Sehingga tubuhnya berbalik dan mendarat ke dalam dekapan pria muda itu.

__ADS_1


"Turuti apapun keinginanku atau publik akan segera tahu semuanya!" bisik pria itu memberi ancaman.


Belle mendorong tubuh pria itu cukup kasar.


"Jangan bertindak gegabah, sebab itu bisa mencemarkan nama baik orang lain! Paham?!"


"Aku tidak perduli, Belle! Perdulikan saja apa yang ku katakan barusan."


Lim kemudian melipir pergi dari sana, tapi sebelum itu ia mecuri ciuman singkat bibir Belle sampai wanita itu marah-marah.


"Kurang ajar! Aaaarrrghhh..."


Belle mengambil buket bunga yang tergeletak di tanah lalu melemparnya pada pria yang melambaikan jari tengah padanya.


Belle merasa sangat kacau sekarang. Baru saja ia mendapat kebahagiaan karena film-nya itu. Tapi sekarang hidupnya malah di ambang kehancuran. Ia takut sekali, jika Lim benar-benar membongkar rahasia rumah tangganya.


"Siaaaallll....!" umpatnya kesal.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2