Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Makan Siang di Restoran


__ADS_3

Lift yang di naiki Jef dan Kimmy membawa mereka ke lantai 4 gedung tersebut. Begitu pintu lift terbuka, kedua bola mata Kimmy di suguhkan oleh berbagai model pakaian yang membuatnya merasa takjub.


"Ini pusat belanja milikmu juga?" tanya Kimmy tanpa mengalihkan perhatiannya.


"Kau pikir aku Tuhan, semua yang ada itu milikku?" jawab pria itu dingin.


"Lalu kenapa kau membawaku kemari?"


Jef menghentikan langkahnya, begitupun dengan Kimmy. Pria itu menunjuk pakainnya yang kotor akibat ciprtan yang di ciptakan oleh mobil milik pria seombong tadi.


"Memangnya aku harus membawamu ke restoran dengan pakaianmu yang kotor?"


Kini gadis itu paham akan maksud suaminya. Wah, ternyata Jef perduli juga. Eh, bukan. Bukan perduli. Lebih tepatnya malu. Mungkin.


"Kau yakin akan membawaku ke restoran? Itu kan tempat ramai, bagaimana jika ada yang mengira kalau kau selingkuh. Reputasimu dan kak Belle bisa rusak."


"Aku bisa mengatasinya," jawab Jef dengan tenang.


Setelah menghabiskan waktu selama 30 menit, Jef dan Kimmy kembali ke mobilnya. Yang membuat Jef heran, Kimmy hanya memilih satu pakaian yang saat ini di pakai. Tidak seperti Belle kemarin yang membuat bagasi mobilnya penuh oleh paper bag.

__ADS_1


Kemudian mereka langsung pergi ke restoran tempat Jef yang tidak jauh dari sana.


"Kau bilang ada meeting hari ini, kenapa malah mengajakku makan siang?"


Kimmy memulai pembicaraan ketika mereka menunggu pesanan makanannya datang. Baru akan menjawab, seorang pelayan mengantarkan menu pesanannya.


Akhirnya Kimmy putuskan untuk menyantap makanannya tanpa menunggu jawaban akan pertanyaannya.


"Makanannya enak," ucap Kimmy sembari mengunyah.


"Tapi masih lebih enak masakanmu!" puji Jef dan gadia itu hampir saja tersedak.


"Lalu kenapa tidak makan di rumah saja?" tanya Kimmy sembari melihat Jef yang juga sedang menikmati makanannya.


"Itu tidak repot. Bukankah sudah menjadi kewajibanku sebagai ist-"


Kimmy sengaja menggantung kalimatnya. Selain takut ada yang dengar, suara dering panggilan masuk berasal dari ponsel Jef membuatnya berhenti bicara.


"Iya, sayang..."

__ADS_1


Dari sebuatan yang Jef katakan sudah bisa di pastikan jika itu adalah Belle.


"Ini aku sedang makan siang, sama Kimmy juga," ucap pria itu tanpa di tutup-tutupi.


Kimmy tidak menyangka jika Jef akan mengatakan yang sebenarnya.


Terlihat Jef mengecek sambungan teleponnya. Perkiraan Kimmy, Belle pasti marah padanya dan langsung mematikan sambungan telepon begitu saja.


"Kenapa kau mengatakannya pada kak Belle?" tanya Kimmy tanpa menghkwatirkan hal lain.


"Tidak semua yang berhubungan denganmu ku gelapkan," jawab Jef di luar dugaan Kimmy.


Pria itu melanjutkan gerakan makan siangnya, sementara Kimmy masih memandang ke arah Jef. Apa Jef tidak takut jika Belle akan marah padanya? Kimmy tidak bisa menerka-nerka seperti apa pikiran pria itu.


"Cepat habiskan makananmu, habis ini aku antar pulang," ucap pria itu seakan menyadarkan Kimmy dari lamunannya.


"I-iya."


Kimmy lekas menghabiskan makannya, lantaran makanan yang ada di dalam piring Jef sudah habis tak tersisa. Setelah ini, Kimmy bingung harus apa. Apa ia harus panik jika Belle akan marah padanya, atau bersikap tenang dan biasa saja. Di sisi lain, Jef juga kelihatan biasa saja. Gak ada panik-paniknya.

__ADS_1


Bersambung...


...Tinggalkan jejak dengan LIKE, KOMEN, VOTE, BERI HADIAH yaaaaa. Dukungan kalian sangat berarti buatku....


__ADS_2