Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Awal Kehancuran Lim


__ADS_3

Belle tercengang sembari menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya usai mendapatkan sebuah pesan berisi rekaman pengakuan Lim jika pria itu menidurinya satu bulan lalu. Ia melempar ponsel dari genggaman tangannya ke sembarang arah.


"Tidak, ini tidak mungkin. Ini pasti rekayasa."


Ketika Belle berusaha menampik semua bukti yang di kirimkan oleh Jef, ingatannya seolah menyadarkannya pada kejadian saat ia terbangun di pagi hari, jika ia baru saja tertidur di mobil Lim.


Kala itu, Lim mengatakan jika dia menyelamatkannya dari para pria di klub yang hendak berbuat tidak senonoh padanya. Tapi saat ia kembali ke klub untuk mengambil mobilnya, ia baru menyadari jika beha-nya tiba-tiba tidak terpasang dari tubuhnya.


Belle membulatkan mata, tangannya reflek memegang perutnya yang masih datar.


"Jika Lim meniduriku satu bulan lalu, berarti ini..."


Belle bahkan tak sanggup untuk sekedar mengatakan jika anak yang di kandung itu merupakan anak dari Lim.


"Tidak.. Ini pasti salah.. Ini pasti akal-akalan Jef.."


Belle memegangi kedua sisi kepalanya, ia benar-benar merasa prustasi. Kenapa masalah tak kunjung berhenti menerpa dirinya.


"Aaaaaaaarrrrgghhh....."


***


Detik jarum jam terus berputar. Hari ini merupakan hari dimana film yang di bintangi Lim dan Belle tayang di bioskop.


Sebagian tim dan pemain mendatangi bioskop untuk mempromosikan film mereka, juga menyapa para penonton yang menyambut film tersebut.

__ADS_1


Ketika semua sudah berkumpul di ruang teater, seluruh penonton sudah tak sabar untuk segera menyaksikan film yang membuat mereka penasaran. Film dengan trailer yang cukup menarik, bahkan mereka masih penasaran dengan akting wanita sebagai pemeran utama film tersebut. Sebab, dalam trailer tidak begitu jelas. Itu merupakan trik mereka guna memancing para penonton agar penasaran.


Usai para pemain memperkenalkan diri dan menyapa penonton yang kini sudah riuh dengan tepuk tangan, mereka ikut duduk bergabung di barisan kursi paling depan. Semuanya sudah tidak menunggu film tersebut di putar. Dan sedetik kemudian, lampu ruangan di matikan, tanda jika film akan segera di mulai.


Sebagian besar penonton merupakan pasangan remaja, mereka memang gemar menonton film yang bikin gerah. Dan sekarang, suasana ruang teater hening, hanya suara dari film layar lebar lah yang mendominasi.


Adegan pembukaan, mereka di buat tercengang. Sebab pemain wanita ternyata aktris yang sedang berada puncak musim ini, yaitu Mirabelle Louislyn. Ada juga sebagian yang terlihat menikmati adegan yang di suguhkan oleh film tersebut tanpa memperdulikan siapa pemainnya.


Setelah adegan pembukaan selesai, tiba-tiba saja tim di buat panik, terutama Lim. Sebuah video dirinya sedang beradegan dengan Belle di rumah Jef ketika di ruang tamu. Video tersebut rupanya di ambil dari kamera cctv, kemudian berpindah ke kamar.


"Kenapa bisa seperti ini?" tanya salah satu dari tim mereka.


Semua tim bahkan pemain mempertanyakan kenapa film mereka jadi seperti itu. Semua pasang mata tertuju pada Lim, dan pria itu tidak tahu apa-apa mengenai film-nya bisa berubah seperti itu.


Bukan hanya adegan itu saja, bahkan ada video ketika Lim bersama Imel. Mereka dari minimarket membeli sutera kemudian pergi ke sebuah hotel, dan terdapat gambar balon berisi mayones bekas pakai.


Terdapat rekaman juga jika Lim meniduri Belle saat wanita itu sedang berada di bawah pengaruh alkohol, lalu menyebut Imel lebih nikmat di banding Belle.


Lim menundukan wajahnya dalam, siapa orang yang sudah berani mengikutinya selama ini?


Seorang Produser dan Sutradara yang duduk bersebelahan dengannya segera menariknya keluar teater. Wajah mereka tampak murka lantaran hal tersebut menghancurkan semuanya.


"Jelaskan! Kenapa semuanya bisa seperti ini?" tanya sutradara itu lirih namun penuh penekanan.


"Aku benar-benar tidak tahu," jawab Lim.

__ADS_1


"Tapi semua yang ada di dalam video itu benar kan?" tanya produser.


Lim mengangguk. "Iya, kalau itu benar. Tapi aku tidak tahu siapa orang yang merekam semua aktivitasku, bahkan yang mengubah film kita."


"Kacau kacau kacau hancur semuanya..!" ujar sutradara itu secara mengacak rambutnya kasar.


"Kita harus segera hentikan film ini, jika tidak maka ini semua akan menghancurkan nama baik Maxjaya Pictures," usul Produser.


Sutradara mengangguk setuju, mereka meminta pihak bioskop untuk menghentikan tayang film tersebut dengan alasan ada beberapa kesalahan.


Kini tinggal Lim yang berdiri di sana, ia mendapati beberapa notifikasi dari akun media sosialnya. Ternyata begitu ia lihat, video nya barusan sudah tersebar luas di sosial media. Orang-orang yang sedang menonton di bioskop yang tersebar di seluruh penjuru kota membanjiri komentar negatif.


Di antara komentar-komentar dan DM pengikut akun instagram-nya, ada satu pesan yang ia buka, yaitu dari Imel.


Imel:


Kenapa banyak orang mengatai aku yang tidak-tidak, Lim? Ada apa ini sebenarnya?


Lim tidak segera membalas pesan tersebut, ia bingung harus mengetikan balasan apa. Seluruh akun gosip kini mulai menyebarkan berita miring tentangnya.


"Siaaal..! Siapa yang sudah melakukan ini semua?" umpat Lim.


Ia menggenggam ponselnya erat-erat seraya memikirkan siapa dalang di balik ini semua.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2