Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Acara Makan Malam


__ADS_3

Kimmy menoleh ke sisi sebalah kiri tempat tidurnya yang kosong. Mungkin beberapa hari ke depan, tempat tersebut akan di isi oleh seseorang yang sudah berstatus menjadi suaminya. Meski hanya sekali dalam seminggu.


Lalu ia mengalihkan pandangannya menatap langit-langit kosong. Pernikahan macam apa yang sedang ia jalani saat ini, tapi hal tersebut tidak membuatnya menyesal. Sebab, ia sudah berpikir matang-matang dengan keputusannya.


Kebahagian bibi dan kedua keponakannya jauh lebih penting daripada kebahagiaannya. Sebab menyaksikan mereka bahagia pun sudah menjadi kebahagiaan tersendiri.


Namun yang sedikit ia khawatirkan saat ini, bagaimana memulai apa yang menjadi kesepakatan pernikahannya bersama Jef. Jika dalam waktu kurun 3 bulan ia belum hamil, selain pernikahannya selesai, ia juga harus membayar uang yang sudah di berikan Belle setengahnya, walaupun dalam bentuk mas kawin di pernikahannya. Dan Jef akan menemuinya seminggu sekali, itu artinya, waktu pertemuan mereka hanya di gunakan untuk memproses kehamilan. Dan rasanya Kimmy belum siap, membayangkannya saja ia sudah tidak sanggup. Apalagi pria yang akan menyentuhnya itu suami wanita lain juga.


"Iiiih..!" Kimmy bergidik sendiri.


Sementara di tempat lain, Jef dan Belle turun dari mobilnya. Setelah sebelumnya mereka pergi ke salon dulu untuk merias wajah Belle agar tampil maksimal di acara makan malam para petinggi perusahaan. Mereka mulai masuk ke dalam restoran, tempat yang akan menjadi acara makan malam tuan Zicko, terutama di bagian outdoor.

__ADS_1


Dan begitu sampai di sana, terlihat beberapa dari mereka sudah datang dan duduk di meja panjang. Tuan Zicko hanya mengundang 6 para petinggi perusahaan, dan 7 dengannya sendiri. Dan sekarang sudah ada 4 di sana, beserta pasangan masing-masing.


"Selamat malam, tuan Zicko. Selamat malam semuanya.." ucap Jef begitu sampai di meja.


"Selamat malam tuan Jef," balas mereka dengan ramah.


"Terima kasih sudah datang ke acara makan malam kami, tuan Jef, nyonya Belle," ucap tuan Zicko kemudian mempersilahkan mereka berdua untuk duduk bergabung.


Masing-masing istri dari kalangan petinggi perusahaan yang sudah ada di sana menatap takjub kecantikan Belle. Mereka sedikit insecure di buatnya. Terlebih Belle ini seorang aktris yang sedang popular musim ini.


"Benar. Nyonya Mirabelle begitu pandai memerankan karakter dalam film tersebut," sahut yang satunya lagi.

__ADS_1


"Terima kasih banyak, nyonya Leyca, nyonya Sherin," balas Belle.


Pujian-pujian tersebut membuat Belle merasa bangga akan kemampuan yang ia milikki. Ia tak henti-hentinya melebarkan senyumannya.


"Saya harap nyonya Mirabelle menang penghargaan aktris terbaik dan terpopuler tahun ini dan seterusnya," ujar nyonya Leyca.


"Semoga saja," balas Mirabelle lagi.


Obrolan ringan mereka kian berlanjut, sampai obrolan mereka terhenti saat semuanya sudah datang berkumpul dan memulai acara makan malamnya. Tuan Zicko sengaja mengundang mereka untuk malam malam bersamanya, sebab ia baru saja memenangkan tender yang sangat besar sekali. Sehingga ia ingin mentraktir para petinggi perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaannya. Sekaligus mempererat tali silaturahmi juga.


Acara berlangsung dan berakhir sampai pukul 10 malam. Satu persatu dari mereka berpamitan dan pulang ke tempat kediaman masing-masing. Kini Jef dan Belle pun sudah sampai di pelataran rumahnya. Wanita itu masuk lebih dulu ke dalam rumah, sementara Jef harus mengambil barang-barang yang sudah di beli di pusat perbelanjaan di dalam bagasi mobilnya.

__ADS_1


Sorot mata Jef tertuju pada paper bag dengan ukuran paling kecil di antara yang lainnya. Ia membiarkan paper bag tersebut di sana, dan menutup pintu bagasinya kembali usai barang yang lainnya ia ambil.


Bersambung...


__ADS_2