
Malam harinya,berita perjodohan Queen sudah di dengar oleh Ryu,Firly dan juga Gibran.Firly dan Gibran begitu marah dengan abangnya.Begitu juga dengan Ryu.Tetapi,karena keduanya sedang tidak berada di Indonesia.Firly dan Gibran menyerahkan semua keputusan kepada Ryu,karena sedari dulu Ryu lah yang bertanggung atas Queen.
Dan Kini,setelah makan malam,semua keluarga Papa Reno sudah berkumpul di ruang keluarga untuk melanjutkan pembicaraan perjodohan Queen.
"Ryu yang enggan berurusan dengan abangnya lagi, memilih untuk diam dan menyerahkan semua keputusan kepada keponakan nya.Asal ponakan nya bisa bahagia,Ryu akan selalu mendukungnya.Tetapi,jika di kemudian hari ia melihat Queen sedih lagi.Maka, dirinya tidak akan tinggal diam dan akan menghancurkan orang-orang yang tega membuat Queen bersedih.
Flash back on.
Sepulang kerja dan setelah mendapat cerita dari anak perempuan nya yaitu Hyuna.Ryu langsung memutuskan untuk pulang ke rumah utama.Dia benar-benar tidak akan menerima keputusan sepihak dari abang nya.
"Elo mau kemana Ryu..?" tanya Niko.
"Gue pulang duluan.Ada hal yang harus gue selesain." jawab Ryu yang langsung pergi meninggalkan kantor.
Ryu mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi agar dirinya cepat sampai di rumah nya.
Sesampainya di rumah,Ryu langsung meluapkan emosinya kepada abangnya karena sudah membuat keputusan sediri tanpa mau bertanya dulu padanya.
"Ryu,sudah jangan bertengkar.Dia abang kamu,kamu gak harus semarah ini padanya." ucap mama Icha mencoba meredam emosi anak nya.
"Ryu udah gak bisa sabar lagi Mah kalau sama manusia seperti dia!Dengan seenaknya dia membuat keputusan tanpa bertanya dulu sama Ryu." jawabnya dengan nafasnya yang memburu.
"Kenapa abang harus bertanya sama kamu dulu kalau pada akhirnya Queen sendiri bersedia di jodohkan." kata Lino dengan santai.
"Ya itu karena elo udah ngancem dia!" jawab Ryu dengan emosi.
"Ngancem dari mana..?abang gak ada ngancem-ngancem Queen ya!"
"Lalu,dengan elo bilang bakal pulang ke Belanda jika Queen gak setuju,itu apa namanya kalau bukan ngancem bang?Elo tahu kelemahan Queen hanyalah elo dan Clay.Dan elo memanfaatkan kelemahan itu." jelas Ryu membuat Lino terdiam karena memang itu kebenaran nya.Bukan hanya Lino,semua orang yang berada di ruang keluarga di buat diam karena melihat kemarahan Ryu.Begitu juga dengan Clay,ia tak menyangka jika daddy nya telah membuat rencana perjodohan adiknya dengan seseorang yang belum ia ketahui asal-usul keluarganya.
"Elo inget ya bang,sampai elo buat Queen sedih lagi,gue gak akan pernah maafin elo!gak masalah kalau gue harus kehilangan satu abang macam elo ini!" kata Ryu dengan tegas,setelah itu, ia langsung pergi meninggalkan keluarganya dan berjalan ke atas.Di mana kamar Queen berada.
☘️☘️☘️☘️
__ADS_1
"Queen...." Ryu membuka pintu kamar dan melihat Queen dan Hyuna yang sedang duduk bersama.Membuat keduanya langsung menoleh.Ryu berjalan mendekati Queen dan langsung memeluknya.
"Kenapa kamu menerimanya sayang...?kenapa...?harusnya kamu bisa menolak nya kan..?" tanya Ryu sambil terus memeluk Queen.
"Kalau Queen menolak,daddy dan abang bakal balik ke Belanda,Om.Queen gak mau itu terjadi." jawab Queen.Ryu melepas pelukan nyabdan menatap Queen.Tak ada air mata sama sekali di mata nya.
"Queen....kamu kan sudah terbiasa gak ada daddy kamu..?"
"Iya,Queen tahu.Tapi kan Queen juga mau keluarga Queen berkumpul.Lagian,Daddy sudah janji sama Queen bakal nemenin Queen dan menyayangi Queen.Dan Queen gak akan menyia-nyiakan itu Om." jawabnya lagi.Ia kembali memeluk Om yang selama ini sudah menyayanginya,merawatnya dengan sepenuh hati sampai ia menjadi sekarang ini.
"Om gak perlu khawatir ya.Queen yakin daddy juga gak akan menjodohkan Queen dengan laki-laki jahat kok." katanya menyakinkan Om Ryu nya.
"Om tahu sayang.Hanya saja,Om Ryu takut kamu di sakiti lagi." kata Om Ryu sedih.
"Om tenang saja.Kalau sampai suatu saat Queen tidak bahagia,Om Ryu berhak melakukan apapun.Semua akan Queen serahkan sama Om Ryu." jawab Queen.
"Huh....ya sudah,kali ini Om akan menuruti semua keputuan kamu.Tapi suatu saat nanti jika kamu gak bahagia Om akan membawamu pergi jauh dari keluarga kamu." kata Om Ryu dengan penuh keyakinan.
Flash back Off
"Bagaimana Queen..?apa kamu yakin dengan menyetujui perjodohan ini..?" tanya Opa Reno.
"Queen yakin Opa.Tetapi Queen punya syarat." jawab nya membuat Lino mengerutkan dahinya.
"Syarat..?apa..?" tanya Lino.
"Queen gak mau nikah dulu.Biarkan Queen berkenalan dan dekat dengan nya terlebih dulu." jawab Queen.
"Tapi dan Daddy berencana nikahin kamu sama dia Queen.Daddy gak mau kamu pacaran gak jelas.Kalau kamu mau ya kamu pacaran setelah nikah." ucap Lino.
"Pacaran gak jelas gimana sih bang..?orang dia pacaran nya kan juga sama anak nya temen elo itu." Ryu membela Queen.
"Iya,abang tahu Ryu.Tapi kalau pacaran kan gak jelas status nya Ryu."
__ADS_1
"Ya trus,kalau elo nikahin mereka dan ternyata Queena gak bahagia gimana..?elo mau tanggung jawab..?" tanya Ryu dan Lino langsung terdiam.
"Sudahlah dad,biarkan saja mereka pacaran dulu.Sukur-sukur kan Queen setuju dengan perjodohan ini.Jangan membuat nya tertekan lagi." kali ini Clay akhirnya mengeluarkan uneg-unegnya.Sebenarnya ia juga kurang menyetujui keputusan daddy nya.Tetapi ia tak mampu untuk melawan seperti Om nya.Sekarang,yang bisa ia lakukan hanyalan menjaga dan melindungi Queen dalam diam.
"Tuh dengerin.Anak elo saja tahu gimana perasaa adik nya.Masak elo,orang tuanya gak ngerti sama sekali." jawab Ryu yang kemudian memilih pergi meninggalkan ruangan.Mengajak istri dan kedua anak nya masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.
"L,kamu turuti saja permintaan anak kamu ini.Toh nantinya yang menjalani mereka berdua kan.Lagian,mama juga gak setuju kalau kamu langsung menikahkan Queen dengan laki-laki itu, yang masih belum mama kenal.Dia juga masih sekolah kan.?"
"Mas,sudahlah,jangan membuat keadaan semakin buruk.Queen kan hanya minta itu,gak ada yang lain.Seenggaknya biarkan nereka berkenalan dulu sampai lulus sekolah.Jodoh,maut,rezeki.Semua dari Tuhan.Kalau kamu kekeh jodohin dan ternyata mereka gak jodoh ya sama aja kamu nyakitin keduanya mas.Jadi lebih baik biarkan mereka dekat dan mengenal satu sama lain.Kita serahkan semua keputusan pada keduanya mas.Benar kata Clay,jangan memaksa Queen lagi.Kasihan dia." tutur monica panjang lebar.Ia lega karena bisa mengeluarkan uneg-uneg yang sedari tadi sudah ia pendam.
"Queen,sebaiknya kamu istirahat.Besok sekolah kan..?" tanya Clay.
"Iya Bang." jawab Queen dengan menganggukan kepalanya.
"Ayo Queen,ke atas sama kakak." ucap Lisa yang kemudian beediri dan mengajak Queen naik ke atas.
"Opa,Oma.Daddy,tante Queen iatirahat dulu." ucap nya berpamitan.Setelah itu,ia dan kakak iparnya langsung pergi ke atas.
.
.
.
.
Hai bestie,maaf ya kalau menurut kalian ceritanya sedikit rumit dan berbelit-belit.Kalian boleh skip aja kalau di rasa kalian sudah bosan sama ceritanya.Author juga gak maksa kalian buat suka sama ceritanya.
Dan kenapa kali ini Author kasih konflik lagi,ya karena Author juga bingung mau kasih apa.Mau di tamatin juga sayang karena sebenanrya imajinasi Author masih panjang banget.Mau di kasih kamar baru juga sayang karena itu sama aja mengulang cerita lagi.Dan mengumpulkan pembaca lagi itu juga susah loh,gak segampang penulis-penulis yang sudah terkenal lain nya.
Oke guys...sedikut saja curcol dari Author,semoga kalian tetep suka sama ceritanya.
Selamat membaca....
__ADS_1