Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 35


__ADS_3

Malam hari setelah makam malam.


"Gimana tadi bang...?" tanya Firly pada Ryu yang lagi fokus pada ponsel di tangan nya.


"Gimana apanya..?" tanya balik Ryu.


"Ya,tadi kan katanya abang ke Bandung sama Derra." jawab Firly.


"Ya terus kenapa.?"


"Ish...abang nih,Firly tanya,gimana reaksinya Rapiah,"


"Owh....biasa saja sih." jawab Ryu dengan santai.


"Abang sendiri,gimana..?"


"Ya abang biasa deek....memangnya harus gimana..?" tanya Ryu dengan ekspresi gregetnya.


"Ya mana tahu abang sekalian memamerkan kemesraan gitu ke Rafi." jawab Firly dengan cengengesan.


"Dah lah,abag mau ke ruang kerja dulu.Kejaan abang banyak." ucap Ryu yang hendak berdiri.


"Halah,sok sibuknya elo bang.Bisanya juga Mark sama kak Vania yang ngerjain,atau gak,bang Niko."


"Vania sudah gak kerja di kantor.Makanya kerjaan abang nambah lagi " jawab Ryu seketika membuat Syeril tersedak minimanya.Begitu juga dengan papa Reno dan yang lain.Semuanya menatap ke arah Ryu.


"Kok bisa Vania gak kerja Ryu..?elo pecat..?" tanya Lino.


"Benar kamu memecat Vania,Ryu..?" kini ganti Syeril bertanya pada Ryu.


"Iya kak.Ryu sudah gak cocok sama dia.Jadi ya Aku pecat saja." jawab nya dengan santai.


"Kamu yang gak cocok atau karena kamu akan menggantikanya dengan Derra...?" tanya Syeril,dan kini membuat kedua orang tuanya menatapnya.


"Apa benar itu Ryu..?" tanya papa Reno.


"Iya pah,Ryu pingin Derra jadi sekretaris di kantor." jawaban Ryu benar-benar membuat seluruh keluarganya geleng-geleng kepala.


"Sebenarnya mama sih senang,karena kamu bisa dekat lagi sama Derra setelah dia bercerai dari mantan suaminya itu.Tetapi,kalau caranya seperti ini mama gak suka Ryu.Kamu gak harus kan mecat Vania,apalagi karena alasan sepele seperti ini." kata mama Icha menjelaskan.


"Ya,tapi kan Ryu memang sudah gak cocok sama dia Mah."


"Halah..!hyung gak suka sama nuna karena kejadian kemarin kan.Yang nuna bawa nuna Syeril ke Mall." ucap Mark seketika membuat Syeril langsung menoleh pada Mark.


"Memangnya ada apa kemarin malam Mark...?" tanya Syeril yang memang tidak mengetahui kejadian saat itu.

__ADS_1


"Mark! Ngapain sih kamu bicara seperti itu...?" tanya Ryu sedikit kesal..


"Ya kan Mark bicara apa adanya Hyung."


"Ada yang bisa menjelaskan..?" tanya Syeril.


"Sudah,gak perlu kamu pikirkan sayang.Hanya masalah kecil kok." kata Lino berusaha membuat istrinya tenang.


"Masalah kecil seperti apa sampai membuat Vania di pecat sama Ryu...?"


"Mark! Bisa jelaskan sama kakak...?" tanya Syeril yang meminta Mark untuk menjelaskan.Dan akhirnya Mark pun menjelaskan semuanya.Membuat Syeril sangat marah pada adik iparnya tersebut.


"Tega ya kamu begitu sama sahabat kakak,Ryu.Kamu gak beda jauh sama yang lain yang sudah menyakiti Vania." ucap Syeril yang kemudian berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah tangga.Ia sangat kecewa dengan sikap Ryu yang seenaknya mempermainkan Vania dan sekarang seenaknya memecat Vania.


"Mama kecewa sama kamu Ryu.Mama gak nyangka anak mama bisa kayak gini." kata mama Icha yang juga ikut marah pada Ryu.


"Mah...Ryu kan sudah bilang.Ryu cuma gak mau kak Syeril kenapa-kenapa.Kak Syeril sebentar lagi akan melahirkan.Tetapi,dia malah ngajakin kakak pergi ke mall.Kalau terjadi apa-apa gimana.?"


"Kamu salah Ryu.Bukan Vania yang ngajakin Syeril.Tapi Syeril sendiri yang meminta untuk ikut.Lagian, kamu kalau belum tahu kebenaranya gak seharusnya kamu itu nuduh orang sembarangan." jawab Lino menceritakan kejadian aslinya.


"Sudah lah.Yang pasti,sejak kejadian kemarin,Ryu jadi gak suka sama dia,dan Ryu mecat dia juga buka karena Derra tapi karena Ryu sendiri yang sudah gak suka sama dia." ucap Ryu yang kemudian pergi meninggalkan keluarganya.


"Jangan terlalu membenci seseorang.Takutnya dia yang malah akan berjodoh sama Hyung." gumam Mark yang hanya bisa di dengar oleh seluruh keluarga kecuali Ryu dan Syeril.


******


Ting....


📤Syeril \=> Vania Rahmawati


📥Vania \=> Iya Ril,kenapa..?


📤Syeril \=> Elo kenapa gak bilang kalau di pecat sama Ryu.


📥Vania \=> Elo tahu dari mana Ril..?


📤Syeril \=> Dari Mark.Kenapa elo gak bilang sama gue Van..?


📥Vania \=> Ya gapapa Ril.Lagian gak penting juga kan.Masalah sepele Syeril.Jangan terlalu di fikirkan.


📤Syeril \=> Terus,elo ngapain sekarang..?


📥Vania \=> Ya gak ngapa-ngapain.Bantuin Villia di cafe lah.


📤Syeril \=> Ya sudah,besok ke rumah gue ya.Gue kangen sama kalian berdua.Dan gue juga butuh penjelasan dari elo.

__ADS_1


📥Vania \=> iya...iya...


Setelah selesai mengirim pesan pada Vania.Syeril bersiap tidur.Hari ini Clay memilih tidur dengan uncle Mark nya.Jadi,dirinya ia bisa beristirahat lebih awal.


*****


Sedangkan di dalam kamar lain.Tepatnya di kamar milik Ryu.Sambil tiduran,ia menatap langit-langit di kamarnya.Memikirkan sesuatu yang sudah ia perbuat tadi siang kepada Vania.


"Apa gue tadi keterlaluan ya sama Vania..?tapi kan memang gue sudah gak cocok sama dia,dan juga sedikit gak suka." ucapnya berbicara sendiri.Ryu membolak balik kan tubuhnya di ranjang king size nya.


"Arrkh...sial.Kenapa dulu gue bisa nerima dia sih.Kalau tahu bakalan kayak gini kan gue gak akan nerima dia dulu." Ryu terus bergumam sampai akhirnya ia tertidur.


Dan semenjak kejadian di mana Ryu memecat Vania.Saat itulah hubunganya dengan kakak iparnya merenggang.Siapa lagi kalau bukan Syeril.Sahabat yang sudah ia anggap keluarga sudah di sakiti Zein dan sekarang di sakiti oleh Ryu,adik iparnya sendiri berkali-kali,dan itu membuat Syeril marah dan kecewa.


Karena rasa marahnya,Syeril memilih mengajak suaminya kembali ke rumah pribadinya sampai Ryu mau meminta maaf kepada Vania.


"Sayang,kamu beneran akan pulang..? Sebentar lagi kan kamu akan melahirkan.Apa gak di sini saja?ada mama dan kak Celline yang bakal bantuin kamu..?" tanya mama Icha yang sedari tadi tengah membujuk menantunya agar tidak kembali ke rumahnya.


"Syeril lebih nyaman di rumah sendiri ma.Daripada di sini Syeril terus menahan rasa kecewa Syeril sama Ryu,lebih baik Syeril di rumah saja.Mama gak usah khawatir.Syeril bisa jaga diri kok.Dan lagi,pasti nanti juga ada Vania dan Villia yang bakal siaga buat jagain Syeril." jawab Syeril yang juga ikut menyakinkan mama mertuanya tersebut.


Mama Icha menghela nafasnya.Sulit memang merayu menantu satunya ini jika sudah sangat kecewa.Alhasil dan dengan berat hati mama Icha mengijinkan Syeril untuk pulang,namun dengan syarat tidak memperbolehkanya melakukan apapun di rumah.Dan mama Icha akan menyewa pembantu untuk membantu Syeril di rumahnya dan Syeril pun menyetujuinya.Toh dirinya juga pasti akan sangat membutuhkan bantuan.


"Mamafin Syeril ya ma kalau nanti Syeril jarang ke sini.Mama gapapa kan..?" tanya nya sedikit tak enak hati.


"Sudah,jangan di fikirkan.Sebentar lagi kamu melahirkan,jadi kamu memang gak boleh pergi-pergi lagi dan diam di rumah.Kalau kamu butuh bantuan,kamu bisa hubungin mama,kakak kamu,atau Firly." pinta mama Icha sambil terus menggenggam tangan menantunya.


"Iya ma.Nanti tiap wekend Calvin biar menginap di sini.Nemenin mama sama papa." jawab Syeril dengan tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Update again....

__ADS_1


Semoga kalian suka....


__ADS_2