Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 21


__ADS_3

"Tante Icha......" teriak seseorang.Membuat mama Icha dan Vania langsung menoleh.Mama Icha tersenyum kala melihat Derra berjalan mendekat.


"Pagi tante,kak Vania." sapanya dengan halus.


#kak Vania nginep sini ternyata#


"Pagi sayang...." jawab mama Icha.


"Pagi Derra..." jawab Vania.


"Kalian mau keluar ya...?" tanya Derra basa-basi.


"Iya,kita mau ke butik.Kamu mau ikut...?" tanya mama Icha.


"Enggak tan.Derra mau ketemu bang R.Ada kan..?" tanya Derra.


Deg.....


Mendengar Derra yang ingin bertemu Ryu,membuatnya dilanda rasa cemburu.Apalagi melihat sikap Ryu barusan.Membuatnya semakin takut.


#baru saja jadian,masak harus putus# kaya Vania dalam hati sambil mengerucutkan bibirnya.


"Tapi sepertinya abang masih tidur Der." ucap mama Icha.


"Ah,begitu ya tan.Kalau Firly ada..?" tanya Derra.


"Firly ke rumah tante Rena."


"Ryu sudah bangun kok Der.Barusan dia baru selesai mandi." kata Vania dengan tiba-tiba.


"Ah,begitu ya kak.Ya sudah,Derra mau kedalam dulu ya kak." jawabnya yang kemudian berlalu meninggalkan mama Icha dan Vania.


"Ayo sayang kita berangkat." ajak mama Icha.


"Iya tante." jawab Vania yang kemudian masuk ke dalam mobil.


Sepanjang perjalanan Vania hanya diam sambil melihat keluar jendela.Dia terus memikirkan apa yang dilakukan Ryu dan Derra di rumah.Apalagi keduanya berada di rumah sendirian.


#Apa yang akan mereka lakukan ya..?# pertanyaan itu selalu muncul di benak Vania.Rasa cintanya kepada Ryu benar-benar mengalahkan otak sehatnya sehingga ia berfikiran buruk pada keduanya.


"Vania,boleh tante tanya sesuatu..?" tanya mama Icha.


"Boleh tante." jawabnya setelah tersadar.


"Orang tua kamu di mana..?"


"Orang tua Vania ada di Jerman tan." jawab Vania.


"Kerja atau apa..?"


"Kerja tan.Perusahaan papa ada di Jerman.Jadi mau gak mau papa harus pindah kesana dan mama juga ikut"


"Jadi sejak dulu kamu sudah tinggal sendiri..?" tanya mama Icha sekali lagi.


"Iya Tan.Sejak SMA.Kadang Villia sama Syeril menginap di rumah untuk menemani Vania." jawabnya sekali lagi.


"Jadi kapan hari waktu Ryu menginap di rumah kamu itu..?" Mama Icha belum selesai bertanya tetapi Vania sudah menjawab lebi dulu.


"Maaf tante,itu Ryu sebenarnya sudah Vania suruh pulang.Tapi gak mau.Katanya nunggu Vania tidur dulu baru dia pulang.Vania juga gak tau kenapa dia bisa ketiduran tan.Sumpah Vania gak bohong tan." jawab Vania takut-takut.


Mendengar penuturan Vania,membuat mama Icha tersenyum.

__ADS_1


"Tante gak marah Vania.Tante cuma nanya,berarti waktu Ryu nginep di rumah kamu,orang tua kamu sudah gak ada di rumah..?" tanya mama Icha melanjutkan pertanyaanya.


"Kamu takut tante marah ya..?" tanya mama Icha dan Vania menganggukan kepalanya.


"Tante cukup sadar jika anak tante itu liar semua Vania.Apalagi Ryu yang selama delapan tahun tinggal di Korea yang pergaulanya bebas.Jadi selama dia tidak berbuat yang lebih,tante gak akan marah." ucap mama Icha dengan tersenyum.Membuat hati Vania sedikit lega.


"Maaf ya tante kalau waktu itu Ryu menginap di rumah saya."


"Gapapa sayang.Nanti,kalau Ryu nyakitin kamu,kamu bilang sama tante ya.Biar nanti dia tante pukul pakai sapu." kata mama Icha membuat Vania terkekeh.Baru kali ini Vania mengenal dekat dengan mamanya Ryu dan itu membuatnya sangat bahagia.Entah bertahan atau enggak dengan hubunganya dan Ryu.Yang pasti,Vania sangat senang bisa dekat dengan keluarga Ryu.


*****


Sedangkan di rumah mama Icha.Derra sedang menunggu Ryu di ruang tamu setelah tadi Syeril memanggilnya.Tak berapa lama Ryu turun dengan hanya menggunakan celana pendek dan kaos over size kesukaanya.


"Kenapa dek..?" tanya Ryu yang tiba-tiba mendekati Derra dan duduk di single sofa.


"Abang hari ini sibuk gak...?" tanya Derra.


"Gak juga.Kenapa memangnya..?"


"Sebenarnya Derra mau minta anterin abang ke Bandung." jawabnya sedikit canggung.


"Ke Bandung..?" Ryu menautkan kedua alisnya karena penasaran.


"Ngapain..?" tanya Ryu,dan Derra pun menjelaskan keinginanya untuk mencari tempat usaha suaminya yang berada di Bandung.


"Suami kamu sudah gak kerja sama Chan..?" tanya Ryu.


"Masih,cuma akhir-akhir ini,dia sering ke Bandung bang.Katanya usahanya lagi rame dan karyawan di sana sedikit kuwalahan." jawan Derra.


"Kamu tahu tempatnya..?" tanya Ryu sekali lagi dan Derra menggengkan kepalanya.


"Lalu..?kita cari dimana dek..?"


"Kamu ini,masak usaha suami sendiri sampai gak tau sih." Ryu menggeleng-gelengkan kepalanya.Heran dengan jawaban Derra.


"Rafi gak bilang apa-apa bang."


"Ya sudah,aku siap-siap dulu." ucap Ryu yang akhirnya mengiyakan ajakan Derra.Membuat Derra tersenyum senang.


"Oke,kalau gitu Derra pulang dulu ya ambil tas sama jaket." jawabnya yang kemudian langsung pergi kembali ke rumahnya.Sedangkan Ryu pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian dan mengambil kunci mobilnya.


Setelah selesai,Ryu turun ke bawah dan langsung menuju garasi mobilnya.Tetapi saat di garasi,dirinya baru ingat jika mobilnya masih berada di rumah Vania.


"Astaga,aku lupa kalau mobil masih di rumah Vania." ucapnya berbicara sendiri.


"Bang...." panggil Derra saat sampai di rumah Ryu.


"Dek,mobil kamu ada kan..?" tanya Ryu yo the point.


"Ada kok.Kenapa emangnya..?"


"Kita pakai mobil kamu ya.Mobil kakak gak ada,masih di rumah Vania." jawab Ryu membuat Derra sedikit kaget dan bertanya-tanya.


"Oke,ayo kita ke rumah." ucap Derra yang langsung mengajak Ryu.Meski penasaran dengan pernyataan Ryu tadi.Namun,Derra masih takut untuk bertanya.


#nanti sajalah,saat di jalan aku tanya# ucapnya dalam hati.


Ryu melajukan mobil milik Derra meninggalkan kawasan kompleks.Melewati jalanan Kota dan meninggalkan Jakarta.


"Bang,aku boleh nanya gak..?" tanya Derra di sela-sela perjalananya.

__ADS_1


"Boleh,tanya apa..?" tanya Ryu tanpa menoleh.


"Abang sama kak Vania itu pacaran ya..?" tanya Derra.Ryu terdiam,seperti enggan menjawab pertanyaan Derra.


"Kenapa nanya gitu..?" tanya Ryu datar.


"Gapapa,cuma nanya doang sih." jawab Derra.Keduanya pun terdiam dengan pikiran masing-masing.Ryu kembali fokus menyetir mobil,dan Derra memilih manatap lurus ke luar jendela.


#Ingat Derra,kamu sudah punya suami.Gak seharusnya kamu berharap bisa kembali sama Ryu# katanya dalam hati.


Ryu dan Derra sudah sampai di Bandung.Tetapi,keduanya bingung harus kemana karena Derra sendiri gak tau dimana letak usaha Rafi berada.


"Coba kamu hubungi Rafi dek,kamu tanya dimana alamat usahanya berada." ucap Ryu menyuruh Derra.Derra pun mulai menghubungi Rafi,tetapi yang ada,panggilan dari Derra malah di riject olehnya.Membuat Derra bertanya-tanya.


"Di riject kak." kata Derra


"Aneh,telfon dari istri kok di riject sih." ucap Ryu yang merasa ada keanehan pada Rafi.


"Kamu serius Rafi punya usaha lain di Bandung,Der..?".


"Serius bang.Dia bilang gitu sama Derra." jawabnya yakin.


"Bukan karena dia nikah lagi kan..?" tanya Ryu membuat Derra langsung membulatkan matanya.Tak percaya dengan apa yang dikatakan Ryu.


"Abang ih!ya gak mungkin lah Rafi seperti itu.Abang kenapa berfikir seperti itu sih..!" jawab Derra dengan cemberut.


"Ya gimana abang gak mikir aneh-aneh dek.Dia yang katanya punya usaha,masak kamu sebagai istrinya gak di kasih tau.."


"Suami yang jujur itu apa-apa rundingan sama istrinya.Gak kayak gini, main sembunyi-sembunyi.Kalau sudah kayak gini,terus gimana..?kita sudah sampai Bandung,tapi gak nemu apa-apa kan.?" jelas Ryu perasaanya yang kesal.


Derra menundukan kepalanya,merasa apa yang di kataka Ryu ada benarnya.Rafi hanya memberitahu jenis usahanya tanpa memberitahu alamat nyan di mana.


"Makanya,kamu jadi orang jangan beg0-beg0.Mau saja di ajak balikan sama dia." sindirnya masih dengan rasa kesal.Akhirnya Rafi kembali menghidupkan mesin mobilnya dan pergi mencari rest area.Di mana ia bisa beristirahat.




Ryu kembali mamasukan ponselnya ke dalam saku celananya setelah tadi membalas pesan dari Vania.


"Gimana dek suami kamu..?masih belum bisa di hubungi...?" tanya Ryu.


"Belum bang." jawab Derra sedikit sedih.


"Ya sudah,kita pulang saja ya.Besok coba kamu hubungi lagi,siapa tahu sudah bisa.Abang besok harus kerja.Kita gak mungkin bermalam di sini" ucap Ryu.Sebenanrya ia bisa saja mengajak Derra menginap di hotel.Tetapi,Ryu tidak mau membuat Vania cemburu.Dan lagi,Ryu sadar,Derra sudah bersuami dan tidak baik kalau harus keluar lama-lama dengan laki-laki lain.


.


.


.


...Bersambung.......


Hai hai...buat teman-teman semua yang kecewa dengan cerita ini Author mohon maaf ya karena sudah membuat kalian kecewa.


Karena ya gimana ya,buat cerita itu gak gampang,harus banyak yang dipikirkan.


Dan Author juga manusia biasa yang gak punya segudang ide cemerlang,tidak seperti Author2 lainya yang sudah pada jado nulisnya.


Oke guys...selamat menikmati

__ADS_1


Happy reading...


__ADS_2