
Dua minggu kemudian.Firly dan Dafin sudah kembali ke Indonesia karena Dafin yang sudah harus memulai pekerjaan nya.Dan kini hanya tinggal papa Reno,mama Icha,Lino dan Syeril begitu juga dengan Ryu dan Derra yang masih memilih untuk tinggal.Mama Icha dan papa Reno masih enggak kembali ke Indonesia karena keduanya yang ingin mengajak Hyuna dan Vania ke Indonesia.Begitu juga dengan Syeril yang juga ingin mengajak Vania dan Hyuna.Namun,berbedea dengan Ryu yang hanya mengikuti keinginan orang tuanya dan juga istrinya.Sampai sekarang Derra masih belum bisa mengenal dekat Hyuna karena Hyuna yang selalu menhindar ketika Derra mendekati dirinya.
Dua minggu berada dalam satu rumah.Sampai sekarang Vania sama sekali belum pernah melihat bahkan bertegur sapa dengan Derra dan Ryu.Vania selalu bisa menghidari keduanya,sehingga dirinya tak perlu bertemu.Bahkan Vania sendiri juga tidak berkeinginan untuk bertemu dengan keduanya.
📨Saga \=> Vania,bisa ke ruangan kerjaku sekarang.
📨Me \=> Iya.
Setelah membaca pesan dari Saga,Vania langsung keluar dari kamar.Vania membuka pintu kamarnya dan saat ia keluar, tanpa di duga dan tanpa sengaja ia bertemu dengan Ryu.Dan ini kali pertama keduanya bertemu.
#Oh Tuhan...rencana apa lagi ini..?# tanya Vania dalam hatinya.Mau tak mau ia harus berjalan melewati Ryu.
"Apa kabar...?" tanya Ryu saat Vania melewatinya.Membuat Vania langsung menghentikan langkahnya.
"Baik." jawab Vania singkat.Ia kembali melangkahkan kakinya menuju ruangan kerja Saga.Tak mau lagi berurusan dengan Ryu.
Tok...
Tok...
Tok...
Vania mengetuk pintu.Saat pintu sudah terbuka,ia lagi-lagi di kejutkan oleh orang yang membuka pintu tersebut.
#Oh Tuhan.....tadi suaminya,sekarang istrinya,....kenapa engkau tega padaku Tuhan...# Vania kembali membatin kala ia melihat Derra di depan nya saat ini.
"Masuk kak,yang lain sudah menunggu." ucap Derra dengan tersenyum.Tanpa menjawab,Vania langsung masuk ke dalam.Dan ternyata di dalam sudah ada Lino,Saga,mama Icha dan juga Papa Reno di tambah Derra dan Ryu yang baru saja datang.
"Kak Saga manggil aku ke sini ada apa ya..?" tanya Vania.
"Duduk dulu Van.Kita bicara sama-sama." jawab Saga.Vania pun duduk di samping mama Icha.Sedangkan di sebelahnya ada Derra.
"Vania,mama sama papa mau kembali Indonesia." ucap papa Reno mengawali pembicaraan.
"Lalu...?kalian mau mengajak Hyuna..?" tanya Vania yang sepertinya sudah mengerti maksud Saga memanggilnya ke ruang kerja.
"Kalau boleh,mama ingin membawa Hyuna.Mama ingin merawatnya." jawab mama Icha sambil terus mengelus lengan Vania.
"Vania boleh saja tante,asalkan Hyuna nya mau.Tetapi,kalau Hyuna menolak,ya Vania juga gak bisa maksa dia." ucap Vania.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita panggil Hyuna..?" ucap Derra memberi saran.Vania hanya diam.Tak memberi jawaban apapun pada Derra.
"Ryu,coba kamu panggil Hyuna." Pinta Saga.Membuat Ryu langsung membelalakan matanya.
"Kok aku sih,kan ada bang L." jawab Ryu dengan malas.
"Ryu!!panggil Hyuna." kini papa Reno memerintah Ryu dengan tegas.
"Ck! iya iya.Dengan malas,Ryu keluar dari ruangan kerja dan mencari di mana Hyuna berada."
"Kak,Hyuna mana...?" tanya Ryu pada Celline yang sedang berbicara dengan Syeril.
"Tuh,di sana.Lagi main." jawab Celline sambil menunjuk Hyuna yang memang sedang bermain bersama Clay dan Jessy di halaman rumah.
"Hyuna...!!" teriak Ryu memanggil Hyuna.Membuat si empunya langsung menoleh.
"Ya...." jawab Hyuna menatap Ryu dari jarak sedikit jauh.
"Sini...." Ryu melambaikan tangan nya,meminta Hyuna agar mendekat.Hyuna pun menganggukan kepalanya.Hyuna mendekati Ryu dengan berlari kecil.
Dug...
"HYUNA..!!" teriak Jessy dan Clay.keduanya terkejut ketika melihat Hyuna terjatuh.Begitu juga dengan Ryu yang juga ikut terkejut saat melihat Hyuna terjatuh.
"Kenapa bisa jatuh sih....?" tanya Ryu sambil membantu Hyuna berdiri.
"Appa pandin Yuna." jawab Hyuna tanpa ada rasa sakit,padahal lututnya saat ini sedang berdarah.
"Ya tapi jangan lari dong.Jatuh kan jadinya." jawab nya sambil membersihkan baju Hyuna,setelah itu ia mengangkat tubuh mungilnya dan membawanya masuk.
"Kak,kotak P3K di mana..?" tanya Ryu saat sudah di dalam.Syeril dan Celline menatap heran pada Ryu.Keduanya saling pandang lalu tersenyum.
"Sebentar kakak ambilkan." jawab Celline dengan senyuman penuh arti.Ryu mendudukan Hyuna di sofa.Setelah itu ia meniup-niup pelan luka di lutut Hyuna.
"Cal,Hyuna kenapa bisa jatuh...?" tanya Mommy Syeril.
"Gara-gara uncle nih Mom,panggil-panggil Hyuna.Dia lari sampai gak lihat kalau ada batu, jadinya tersandung dan jatuh deh." jawab Clay menjelasknan.
Sedangkan di atas,karena menunggu Ryu yang begitu lama,akhirnya semuanya memilih untuk turun ke bawah dan membahas semuanya di ruang tengah.Dan ketika Vania melihat anak nya terluka,ia langsung berlari cepat dan mendekati Hyuna.
__ADS_1
"Hyuna...kamu kenapa sayang...?" tanya mendekati anak nya dan melihat luka di lututnya.
"Datuh mami...." jawab Hyuna.
"Kenapa bisa jatuh...?kamu lari...?" tanya nya lagi.
"Iya,Appa pandin Yuna,tus Yuna lali,tus datuh deh." jawab nya dengan biasa saja tanpa merasakan sakit sama sekali.Mendengar jawaban anak nya membuat hati Vania sedikit lega,namun juga kesal dengan Ryu yang tega membiarkan Hyuna lari sehingga membuatnya jatuh.
"Lai kali jangan lari Hyuna.Kamu lihat itu,lutut kamu jadi berdarah kan."
"Iya mami.Maap Yuna ya..." ucap Hyuna meminta maaf dengan wajah imutnya.Vania tersenyum sambil mengacak gemas rambut Hyuna.Dan semua itu tak luput dari pandangan keluarga.Bahagia dan juga sedih ketika melihat Vania dan Ryu yang sedang duduk bersama di antara Hyuna.Bahagia karena Ryu yang sempat memperhatikan Hyuna dan sedih karena pada kenyataan nya,Derra lah yang menjadi istri sah dari Ryu.
#Seandainya kalian yang menjadi keluarga# ucap mama Icha dalam hati.Meski bahagia dengan pernikahan Ryu dan Derra.mama Icha juga bahagia jika memang dulu Vania dan Ryu apalagi saat ini mereka ada Hyuna.Seakan keluarga keduanya sungguh lengkap.Namun takdir Tuhan berkata lain.Ryu memilih menikah dengan Derra dan Vania memilih meninggalkan Ryu agar dia bisa menikahi cinta pertamanya.
Derra berada di belakang keduanya.Menatap keduanya dengan tersenyum,namum senyuman yang membuat hatinya begitu sakit.Dia adalah istri sah Ryu.Tetapi Vania yang mempunyai anak dari suaminya.Sungguh miris sekali nasib hidubnya saat ini.
"Sudah...." ucap Ryu setelah selesai membersihkan luka Yuna.
"Sakit gak Hyuna..?" tanya Jessy dan Hyuna menggelangkan kepalanya sebagai jawaban.Dan di saat semuanya sedang sibuk memperhatikan Hyuna.Lino tiba-tiba mendapatkan kabar tak terduga dari Indonesia.Kabar yang membuatknya cukup terkejut.
[Kami akan segera pulang] jawab Lino.Wajahnya terlihat sangat mengkhawatirkan.
"Yank,ada apa...?" tanya Syeril ketika melihat suaminya.Lino tak menjawab,ia malah menghubungi Niko dan memintanya untuk membelikan tiket pesawat untuk semua orang.
"Mah,Pah.Kita harus pulang sekarang." katanya ketika sudah selesai menelfon Niko.Membuat mama Icha dan papa Reno kaget sekaligus bingung.Rencana memang mama dan papanya akan kembali ke Indonesia.namun tidak sekarang.Mereka masih akan menunggu keputusan daru Hyuna karena mama Icha dan papa Reno ingin mengajak Hyuna.
"Semuanya....!" tambahnya lagi dan kali ini membuat semuanya terkejut sekaligus bingung.
"Ada apa L.." tanya Saga yang melihat raut wajah adik nya yang mengkhawatirkan.
"Kita harus pulang.Kak Dilla dan Juna kecelakaan.Keadaanya kritis,dia meminta kita untuk pulang." jawab Lino.
"Innalilahi wainnailaihirojiun...." ucap semuanya.Mereka sungguh terkejut dengan apa yang mereka dengan.Dilla,istri dari Vano kecelakaan bersama dengan Juna.Anak mereka yang berumur dua tahun.
.
.
.
__ADS_1
.