Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 94 s2


__ADS_3

Quen dan Uncle nya masuk ke dalam rumah dan langsung berjalan menuju halaman belakang rumah karena semua keluarganya sudah berkumpul di tempat tersebut.


"Assalamualaikum..." salam nya pada semua orang.


"Waalaikumslaam.Kamu sudah datang sayang..?" tanya Oma Icha.Queen berjalan mendekati Oma Icha dan mencium pipi oma dan juga Opa nya.


"Om gak di cium Queen...?" tanya Om Ryu.Queen berpindah mendekati Om Ryu nya dan langsung menciumnya.


Cup...


"Hallo Hyuno ganteng.Kenapa kamu mirip sekali sama Appa kamu..?" tanya Queen dengan bercanda.


"Lalu,kalau gak mirip Om mirip siapa Queen..?" tanya Om Ryu.


"Mirip tante lah.Kan tante yang lahirin." jawab Queen.


"Tapi kan Om yang nanem saham." kata Ryu.


"Hah!apaan tuh nanem saham..?" tanya Queen tak paham.


"Masih kecil,gak boleh tahu." Gibran menarik Queen dari pelukan Ryu dan memeluk nya.Dan semua perlakuan Ryu dan Gibran kepada Queen tak luput dari perhatian Clay.Sesekali ia mencuri pandang ke dua Om nya itu yang begitu sangat menyayangi adik nya.


"Ya sudah,Queen mau ke sana dulu ya." ucap nya yang kemudian berdiri dan pergi menghampiri Hyuna dan yang lain.


"Hyun...." panggilnya pada Hyuna.Ia duduk bersila di samping sepupu yang merangkap menjadi sahabatnya juga.Queen juga melihat Ada Raisa yang sedang bercengkrama dengan Rendi.


"Kamu baru datang...?" tanya Hyuna dan di angguki Queen.


"Sudah selesai bakar dagingnya..?" tanya Queen.


"Belum.Kak Juna sama Neo lagi bakar dagingnya." jawab Hyuna.Queen berdiri,berjalan mendekati Neo dan Arjuna.Membantu keduanya membakar daging dan menyiapkan nya di piring yang sudah di siapkan.


"Ini sudah selesai belum Neo..?" tanya Queen sambil membolak-balikan daging yang sedang di bakar.


"Sudah itu.kamu taruh piring saja.Nanti kasih Oma dan yang lain ya." titah Neo.


"Oke...." jawab Queen yang kemudian mulai menata daging yang sudah matang.


"Itu,cowok yang tadi sore pergi sama kamu Queen..?" tanya Neo.


"Iya..." jawab Queen tanpa menatap Rendi.


"Kenapa dia kenal sama Raisa...?" tanya nya lagi.


"Mana aku tau,tanya saja sama pacar kamu sana.!" jawab Queen lalu pergi meninggalkan Neo.


"Heh!dia bukan pacar gue!" ucap Neo dengan kesal lantaran ia di anggap berpacaran dengan Raisa.Queen mulai membagikan daging yang sudah matang kepada semua keluarganya.


"Makasih sayang..." ucap Oma Icha dengan tersenyum.


"Sama-sama Oma." jawab Queen.Setelah itu ia berjalan mendekati Daddy nya dan keluarga barunya.

__ADS_1


"Ini dagingnya tante." ucap nya menyodorkan lima piring.


"Makasih sayang." jawab tante Monica sambil menerima piring pemberian Queen dan membagikanya pada suami dan anak nya.


"Sama-sama tante." jawab Queen hendak pergi tetapi tante monica sudah mencekal tangan nya.


"Kamu gabung di sini ya Queen,kita makan sama-sama." pinta tente Monica.


"Gak deh tante,Queen di sana saja." jawab nya menolak halus permintaan ibu sambungnya.


"Ayolah Queen,sekali saja ya." mohon nya lagi pada Queen.


"Biarkan saja,kalau dia tidak mau tidak usah memaksa." ucap Lino dengan tiba-tiba tanpa menatap anak nya.Queen menghela nafasnya,lagi dan lagi daddy nya menggores luka di hatinya.Tetapi,kali ini Queen akan mencoba bersabar.Ia akan membuat Daddy dan kakak nya itu menyayanginya lagi seperti dulu.


"Baiklah tan,tapi Queen ambil makanan punya Queen dulu ya." jawab Queen yang akhirnya menyetujui permintaan ibu sambungnya.Membuat Tante Monica,Lisa dan Aiden tersenyum senang.


Tak berapa lama kemudian Queen kembali sambil membawa makanan milik nya dan di tambah ia membawa makanan ringan lain nya.Ia duduk di tengah antara daddy dan juga kakak nya.Dan semua itu adalah rencana dari tante Monica dan Lisa.Mereka ingin Queen dan keluarganya kembali berbaikan.


"Yeeee....akhirnya kak Queen bisa makan sama kita." ucap Aiden senang.Sedangkan Queen hanya menanggapi dengan senyuman.


Queen yang tak biasa makan stik merasa kesulitan saat akan memotong daging.Karena biasanya Neo atau Arjuna yang membantunya memotong daging tersebut.


"Haish...susah banget sih." ucap nya dengan kesal.Ia pun melirik ke kanan dan kiri.Di mana kakak dan daddynya sedang menikmati makanan masing-masing.


#Kalau aku minta tolong sama Daddy,kira-kira mau gak ya..?# tanya nya dalam hati.Meski kecewa dan sakit hati kepada Daddy dan kakak nya.Tak di pungkiri,Queen masih selalu mengharapkan kasih sayang dari ke duanya.


Ia pun mencoba menggeser piringnya ke arah daddy Lino dan meminta tolong pada daddy nya.


"Tolong potongin dagingnya dong,Queen gak bisa." pinta nya dengan manja.Membuat semua orang langsung menatap ke arah daddy Lino yang hanya diam tanpa jawaban.tetapi,langsung menuruti permintaan putrinya.Memotong kecil-kecil daging di piring agar Queen bisa langsung memakan nya.


Selesai memotong kecil-kecil daging milik Queen.Daddy Lino kembali menggeser piring tersebut di depan Queen.


"Makasih..." ucap Queen berterima kasih.


"Hmm..." jawab Daddy Lino hanyanl berdehem.Setelah itu semua kembali makan dengan tenang.


Tak hanya Queen yang nerasa bahagia.Opa Reno,Oma Icha dan semuanya yang melihat juga ikut merasakan kebahagiaan.Mereka bersyukur,karena akhirnya Lino sedikit demi sedikit mulai memperhatikan Queen.


"Itu,daddy nya Queen..?" tanya Rendi jadi kejauhan.


"Iya,itu daddy nya Queen.Yang ninggalin dia selama lima belas tahun." jawab Arjuna.


"WHAT!!" Rendi terkejut. "Lima belas tahun Ar..?" tanya Rendi dan di angguki Arjuna.


"Dan elo tahu Ren.Sekalinya bertemu,daddy dan kakaknya dah bawa keluarga baru.Elo bisa bayangin gak betapa hancurnya Queen saat itu.Dia sampai pingsan dua kali di rumah sakit." jawab Arjuna menjelaskan.


"Tapi dia gadis yang kuat Jun.Tadi sore waktu gue nganterin dia ke makam.Gue lihat banget gimana sedihnya dia,hancurnya dia.Tapi di balik semua itu dia benar-benar gadis kuat yang bisa tersenyum meski hatinya sedang tidak baik-baik." kata Rendi sambil menatap jauh Queen yang sedang duduk bersama keliarga barunya.


"Ya,seperti itulah Queen.Dia sangat pandai menyembunyikan kesedihan nya." celetuk Hyuna yang juga ikut menatap Queen dari jauh.


"Elo naksir sama Queen,Ren..?" tanya Arjuna.

__ADS_1


"Kalau sekarang belum lah,tapi gak tau nanti.Yang pasti,gue pingin kenal dekat sama doi." jawab Rendi.


"Saingan nya banyak kak,kalau sampai kakak naksir sam Queen." ucap Hyuna.


"Kok bisa..?" tanya Rendi tak faham.


"Queen iti banyak yang naksir.Termasuk Arjuna." jawab Hyuna terkekeh.


"Serius,elo naksir Queen,Ar..?" tanya Rendi tak percaya.


"Ya,begitulah Tapi gue cukup sadar diri lah.Queen gak mungkin milih gue.Dia masih gak mau." jawab Arjuna yang memang sudah mengetahui jika Queen masih tidak ingin memiliki hubungan serius dengan seorang laki-laki.


"Maksud elo,dia gak mau pacaran..?" tanya Rendi sekali lagi dan di angguki Arjuna.


"Yups.Jadi sekarang,gue jadi sepupunya dia aja sudah cukup membuat gue bahagia.Gue bisa dekat sama dia tanpa jaim-jaiman." jawab Arjuna.


"Kak,pulang yuk.Hyuna ngantuk." ucap Hyuna mendekati Arjuna.


"Ayuk,cabut yuk Ren.Dah malam juga.Besok sekolah." kata Arjuna yang juga mengajak Rendi.


"Oke." jawab nya yang kemudian berdiri dari duduk nya.Ketiganya pun mulai berpamitan kepada para orang tua.


"Appa.....Hyuna pulang ya." ucap Hyuna berpamitan pada Ryu.


"Gak mau nginep sini..?" tanya Appa nya mendekati Hyuna dan memeluknya.


"Gak deh.Kan Hyuna gak bawa baju seragam Appa.Weekend saja deh nginep sini." jawab Hyuna.


Cup...


Ryu mengecup kening Hyuna dan memeluknya dengan erat.


"Oke.Appa tunggu ya."


Hyuna menganggukan kepalanya dan kemudian berjalan mendekati Bunda Derra.Mencium gemas pipi gembul baby Hyuno.


"Dedek gemash....noona pulang dulu ya."


"Iya Noona.....hati-hati." jawab bunda Derra menirukan suara anak kecil.


"Hahaha...gemash deh.Bunda,Hyuna pulang ya." ucap Hyuna yang kemudian menyalami tangan bunda Derra.


"Iya sayang.Hati-hati ya.Salam buat mami sama papi ya."


"Asiyap...."


Setelah setelah berpamitan,Hyuna,Arjuna dan Rendi langsung pulang ke rumah masing-masing.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2