
Setelah sedikit cerita Ella dan Gibran,kita balik lagi ke Itali dan juga Kanada.Di mana di Itali,Vania dan Hyuna ternyata yang sudah sampai di negara tersebut.
Dengan menggendong Hyuna,Vania mendorong kopernya dan berjalan keluar.Dan saat sudah di luar,Ia melihat sahabatnya yang ternyata sudah menunggunya sedari tadi.
"Vania....." teriaknya dengan melambaikan kedua tangan nya.Vania pun membalas nya dan berjalan mendekatinya.
"Refaaaaa........" Vania dan Refa berpelukan,melepas rasa rindu keduanya.Refa adalah adik dari Ayana.Istri dan Daniel.Sebelum mengenal Daniel dan Ayana,Vania sudah lebih dulu kenal dengan Refa.Dan Refalah yang mengenalkanya pada kakak dan kakak iparnya.Karena pekerjaan Refa yang berada di Itali.Akhirnya ia menitipkan Vania pada kakak nya.Dan pada kesempataan kali ini.Refa meminta Vania untuk terbang menuju Itali karena sebuah pekerjaan yang menurutnya cocok dengan Vania.
"Gue kangen sama elo Van...gimana,nona cantik rewel gak..?" tanya nya sambil menoel pipi gembul hyuna yang sedang tertidur pulas di gendongan Vania.
"Alhamdulillah,dia gak rewel Fa.Malah antusias banget pingin ketemu elo." jawab Vania.
"Aaaaaa....anty jadi pingin cium,peluk kamu deh,tapi sayang kamu lagi bocan."
"Nanti kalau dia bangun kamu bisa puas-puasin deh kangen nya."
"Ya sudah,ayo kita pulang.Gue udah masak banyak buat elo dan Hyuna." ucap Refa yang kemudian mendorong koper milik Vania.
"Elo gak jerja Ref..?" tanya Vania.
"Enggak,hari ini gue minta off sama bos gue.Kan mau jemput elo.Besok gue baru masuk,sekalian nganterin elo ke rumahnya juga." jawab Refa.
"By the way,elo gapapa kan kerja jadi pengasuh Van..?" tanya Refa.
"Gapapa Ref,asalkan Hyuna bisa gue ajak.Kerjaan apapun akan gue terima,yang penting halal." jawab Vania.
"Syukur deh kalau begitu Van.Dan mudah-mudahan anak bos gue cocok sama elo ya." kata Refa.
"Aamiin...."
Setelah menempuh perjalanan selama hampir satu jam.Vania dan Refa sampai di apartemen milik Refa.Apartemen yang cukup luas,pemberian dari bosnya selama ia menjadi sekretaris yang baik.
"Waah,....gede banget apartemen elo Ref..." ucap Vania yang begitu takjub dengan isi apartemen Refa.
"Iya,ini fasilitas dari kantor Van.Bos gue sendiri yang ngasih.Sebagai rasa terima kasihnya karena selama ini kan gue yang pontang panting ngurusin perusahaan di sini sama asinten pribadinya." jawab Vania.
"Lalu,asisten pribadi bos elo dapat apa...?" tanya Vania lagi.
"Dapat rumah beserta isinya." jawab Refa dan seketika membuat Vania langsung terperangah.
__ADS_1
"Waah....baik banget ya bos elo itu.Mudah-mudahan saja,dua cocok sama pekerjaan gue Ref."
"Iya.Dan semoga kali ini keberuntungan berpihak sama elo." jawab Refa
"Aamiin...."
******
Esok harinya,Refa dan Vania begitu juga Hyuna sudah bersiap untuk pergi menuju rumah seseorang yang akan menjadi bos dari Vania.
"Kok gue jadi deg-deg an ya Ref.Kayak sidang skripsi saja." ucap Vania sambil memegang dadanya.
"Ngapain sih elo deg-deg an Van..?elo takut gak di terima di sana..?" tanga Refa.
"Sepertinya begitu,kalau gue di tolak gimana..?gue luntang lantung dong di sini sama hyuna.."
"Pikiran elo Van.Elo tenang aja,bos gue pasti bakal nerima elo dengan senang hati kok,elo percaya deh sama gue." ucap Refa mencoba menenangkan Vania
"Mami....ayo peldi..." kata Hyuna berjalan mendekati maminya.
"Iya sayang " jawab Vania.
"Ya sudah,ayo berangkat Ref.Bismillah."
Akhirnya keduanya pun berangkat menuju rumah bos Refa berada.Di dalam mobil,Hyuna tak henti-hentinya berceloteh sambil memandang ke luar jendela.Melihat begitu indahnya jalanan kota.
Tiga puluh menit kemudian keduanya pun sampai di rumah bos dari Refa.Rumah minimalis,namun terlihat sangat luas dan juga besar dengan cat warna putih
"Ayu hyuna,kita turun." ajak Refa yang langsung menggendong Hyuna.
"Ref,baju elo kusut nanti,turunin sana Hyuna,biar dia jalan sendiri." ucap Vania.
"Gapapa.Bisa gue setrika nanti di kantor." jawab Refa.Keduanya masuk ke dalam gerbang dan sudah disambut oleh dua satpam yang sedang berjaga di rumah tersebut.
"Pagi nona Refa..." sapa salah satu satpam.
"Pagi pak Abdi.Pak bos sudah berangkat belum...?" tanya Refa.
__ADS_1
"Belum non.Lagi sarapan kayaknya.Non masuk saja,sudah di tunggu kok." jawab satpam tersebut yang bernama Abdi.
"Oke,makasih ya." ucap Refa dengan tersenyum.
"Sama-sama non." jawab pak Abdi.
"Elo sudah kenal sama bos elo Ref...?" tanya Vania.Karena yang dia tahu dari Refa,bahwa bosnya ini baru saja pindah dari Indonesia.
"Ya sudah lah.Kan gue sering zoom sama bos gue Van jalau lagi meeting penting." jawab Refa.
"Owh..begitu." Vania hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
Setelah mengetuk pintu utama dan setelah di bukakan oleh maid di rumah tersebut.Refa,Vania dan Hyuna masuk ke dalam rumah tersebut.Duduk di ruang tamu dan menunggu bos nyan yang sedang sarapan.
"Gede banget rumahnya,tapi isinya masih sedikit." ucap Vania dengan pelan.
"Iya,kan mereka baru pindah ke sini Van.Dan lagi,cuma dua tahun.Jadi,gak sempet kali buat ngisi rumah." jawab Refa yang mana memang di rumah bos nya ini hanya terdapat kursi dan beberapa hiasan di ding saja.Tak ada foto dari sang pemilik rumah.
"Ini non,silakan di minum.Maaf ya, pak bos sama bu bos sedang sarapan,jadi masih di suruh nunggu." ucap salah satu maid sambil menyuguhkan minuman di atas meja.
"Iya bik gapapa kok.Kita tunggu di sini." jawab Refa.
"Aty...Yuna boyeh ain di tana dak...?" tanya Hyuna sambil menunjuk salah satu termpat bermain yang berada di dalam rumah tersebut.
"Hyuna...gak boleh sayang.Gak sopan itu namanya." ucap Mama Vania melarang anaknya,membuat Hyna langsung murung dan menundukan kepalanya.
"Sudah gapapa Van.Hyuna masih kecil."
"Jangan Ref.Justru dia masih kecil jadi harus diajarkan sopan santun.Ini rumah orang lain dan gak sopan kalau dia harus bermain-main di rumah orang tanpa izin." tutur Vania dengan tegas.
"Sudah,biarkan saja.Hanya saat ini.Nanti juga kalau bos kamu kasih izin dia juga bakal main di sana." tambahnya lagi dan akhirnya Refa pun hanya diam dan menuruti kata sahabatnya.Refa begitu kagum dengan sahabatnya yang dengan kuat dan sabar merawat Hyuna tanpa sosok laki-laki di sampingnya.Hal yang sangat sulit yang mungkin di alamai oleh Refa.
#Semoga suatu saat elo bisa bahagia dengan anak elo Van.Semoga suatu saat kalian bisa menemukan seseorang yang bisa menyayangi kalian berdua# ucap Refa mendoakan Vania dan Hyuna.
.
.
.
__ADS_1
.