Delayed Mate

Delayed Mate
chapter 87 s2


__ADS_3

Rendi menghentikan motornya tepat di depan RA hospital.Queen turun dan mengembalikan jaket milik Rendi.


"Makasih ya kak,sudah di antarkan ke rumah sakit." ucap nya dengan sedikit menundukan kepalanya.


"Sama-sama.Gue langsung cabut ya." kata Rendi.


"Iya,hati-hati kak." jawab Queen.Rendi melajukan motornya pergi meninggalkan pelataran rumah sakit.Dan Queen langsung masuk ke dalam.Berjalan menuju ruangan di mana opa nya di rawat.


"Kakak cantik..." teriak seseorang saat melihat Queen hendak membuka pintu ruangan.Queen menoleh dan melihat anak yang kemarin bertabrakan dengan nya dan kali ini ia dengan seorang wanita yang begitu cantik dan anggun.


"Eh...kamu yang kemarin ya..?" tanya Queen.


"Iya kakak.Halo kakak cantik,kita ketemu lagi." jawabnya sekaligus menyapa Queen.


"Halo juga.Kamu gak kebelet lagi kan..?" tanya Queen,membuat laki-laki tersebut tertawa.


"Gak lah kakak,aku ke sini mau jengukin Opa." jawab nya.


"Owh..." Queen mengangguk-anggukan kepalanya.


"Aiden" panggil seorang wanita yang sedari tadi berada di belakan Aiden.



"Oh iya,kak ini mommy aku." kata Aiden mengenalkan wanita tersebut.


"Halo tante..." sapa Queen.


"Hallo juga.Maafin Aiden ya kemarin dia katanya nabrak kamu." ucap wanita tersebut meminta maaf.


"Ah,gapapa tante.Lagian saya juga gak ada lecet kok." jawab Queen.


"Mom,dad mana sih..?kok lama..?" tanya Aiden.


"Dad sama kakak masih di belakang sayang,sebentar lagi datang." jawab Momy Aiden.


"Kalau begitu saya masuk dulu ya Aiden,tante." pamit Queen.


"Iya silakan." jawab momy Aiden.


"Bye kakak cantik,semoga kita bertemu lagi." ucap Aiden melambaikam tangan nya.


Tak berapa lama tiga orang datang mendekati Aiden dan mommy nya.Mereka adalah Daddy Aiden,kakak dan juga kakak iparnya.


"Aiden kebiasaan deh,kenapa masuk dulu gak nunggu kakak..?" tanya kakak laki-laki Aiden.


"Kakak sama daddy lama." jawab Aiden.


"Ya sudah,ayo masuk.Oma sama Opa pasti sudah menunggu." kata Daddy Aiden.


"Di mana ruangan nya dad..?" tanya Mommy.


"Lah ini.." jawab daddy menunjuk ruangan yang tadi di masuki Queen.


"Ini Dad..?" tanya Aiden terkejut.


"Iya,memangnya kenapa..?" tanya Daddy.


"Mom,berarti kakak cantik tadi masih keluarga kita ya mom..?" tanya Aiden.


"Kakak cantik...?siapa Aiden..?" tanya kakak laki-laki Aiden.


"Ada,tadi cantik kayak princes." jawab Aiden.Daddy dan kakak Aiden saling pandang.Seakan memikirkan hal yang sama.


"Sudah-sudah,jangan di bahas,ayo masuk." ajak mommy Aiden.Akhirnya semuanya masuk dengan mommy Aiden yang membuka pintu terlebih dulu.


Sedangkan di dalam Queen sudah duduk di samping Opa Reno sembari menyuapi Opa Reno dengan makanan dari rumah sakit.Dengan telaten, Queen menyuapi Opa Reno sampai makanan tersebut habis.

__ADS_1


"Opa kapan pulang sih..?" tanya Queen.


"Kalau Opa cepet sehat ya pulang sayang." jawab Opa Reno.Di saat Queen sedang memberi Opa Reno minum,pintu ruangan tiba-tiba terbuka.Beberapa orang mengucap salam,membuat Queen menoleh dan betapa terkejutnya dia saat melihat Aiden dan mommynya masuk di tambah lagi laki-laki yang kemarin sempat memarahinya.Dan yang lebih membuatnya terkejut ketika ia melihat satu laki-laki yang wajahnya amat sangat ia kenal sedari kecil.


Deg...


Deg..


Deg..


Jantung Queen berdegub kencang saat melihat laki-laki paruh baya tersebut.Matanya mulai berembun,hatinya kembali berdenyut kala mengingat kembali semuanya yang sudah ia rasakan.


"Daddy..." lirihnya dengan sangat pelan ketika melihat laki-laki tersebut.Sama hal nya dengan Queen,Opa Reno dan Oma Icha juga ikut terkejut saat melihat anak nya yang selama ini pergi telah kembali dengan membawa keluarga barunya.


"Kakak cantik..." Aiden tersenyum saat melihat Queen.Ia berjalan mendekati Queen.


"Kakak,kita bertemu lagi." ucap nya yang dengan tiba-tiba memeluk Queen.Membuat semua orang terkejut.Termasuk dua laki-laki yang sedari tadi terdiam.Siapa lagi kalau bukan Lino dan anak nya,Clay.Keduanya sebenanrya juga cukup terkejut ketika melihat gadis cantik berada di ruangan Papa nya.Namun keduanya berusaha untuk biasa saja.


"Aiden...salim dulu sama Opa dan Oma sayang." titah mommy Aiden yang bernama Monica.


"Owh iya,Aiden lupa." jawab nya lalu melepas pelukan Queen dan beralih mendekati Opa Reno dan Oma Icha.Bersalaman dengan keduanya secara bergantian.Tak hanya Aiden,Lino,Clay,Mommy Monica dan kekasih Clay juga menyalami kedua orang tua tersebut.


Queen yang masih berdiri di samping Opa Reno hanya diam sambil menundukan kepalanya.Matanya sudah berembun,namun ia terus mengusap.Berusaha mengatur hatinya yang begitu sakit.


"Mah,Pah.Gimana kabar kalian..?" tanya Lino memeluk mama Icha.


"Mama baik No." jawab mama Icha yang sudah tak kuasa menahaN air matanya.Mama Icha menangis di pelukan anak nya,bukan menangis karena anak nya telah kembali,tatapi mama Icha menangis karena melihat Queen yang sedari tadi hanya bisa menundukan kepalanya tanpa mau menatap daddy dan kakak nya.


"Maaf kalau L baru bisa pulang." ucap Lino meminta maaf.


"Mama ngerti dan sangat mengerti." jawab mama Icha penuh arti.Setelah berpelukan dengan anak nya,mama Icha kembali memeluk cucu laki-lakinya yang kini sudah menjadi laki-laki dewasa.


"Oma...Clay kangen sama Oma." ucao Clay memeluk Oma Icha.


"Oma juga kangen sama Clay.Cucu Oma ganteng sekali." kata Oma Icha memuji Clay


"Pah,Mah.Ini,perkenalkan istri L,namanya Monica dan ini Aiden.Anak L juga." ucap Lino mengenalkan istri dan anak nya.Monica mendekati Mama Icha dan memeluknya.


"Maaf ma,Monica baru bisa menyapa mama sekarang." katanya tak enak hati.


"Iya gapapa,mama mengerti.Kalian kan jauh,pekerjaan kalian juga banyak.Mana sempat kalian berkunjung ke Indonesia.Mungkin kalau papa gak masuk rumah sakit kalian gak akan pulang." sindir mama Icha, yang sudah tidak bisa menahan amarah nya.Lino dan yang lain langsung terdiam ketika mendengar sindiran dari mama Icha.Dan Lino tau jika mamanya itu saat ini sedang marah padanya.


"Clay,itu siapa.?" tanya mama Icha menunjuk perempuan di samping Clay.


"Ini....istri Clay,Oma." jawab Clay.


Jeder......


Bagai di sambar petir di siang bolong,hati Queen sekali lagi hancur karena ternyata kakaknya sudah menikah,dan itu tandanya ia sudah tidak ada harapan untuk mendapatkan kasih sayang dari kakak nya lagi.Queen meremas tangan nya.Hatinya begitu kecewa dan sangat kecewa.Dada nya begitu sesak,sungguh Daddy dan kakaknya benar-benar tega padanya.


#Kamu harus kuat Queen,kamu harus kuat# Queen terus menyemangati dirinya sendiri.Berusaha untuk tidak bersedih lagi.


"Halo Oma.perkenalkan,nama saya Lisa,istrinya Clay." ucap nya mencium tangan Oma Icha.


"Cantik,cocok kalau sama Queen." ucap Oma Icha.Lisa menatap Queen yang sedari tadi menundukan kepalanya.


"Queen...?" Lisa membeo.


"Iya,Queen.Adiknya Clay." jawaban Oma Icha membuat Lisa dan Monika terkejut.Keduanya langsung menatap Lino dan Clay,seakan meminya penjelasan.


Drrt....drrt...drrt...


☎ Ahjussi🌻 is Calling...


"Maaf,Queen tinggal sebentar." ucap nya yang kemudian pergi meninggalkan ruangan.Ia melewati daddy dan kakaknya begitu saja.Lino dan Clay menatap kepergian Queen dengan penuh tanda tanya dalam pikiran masing-masing.Tak hanya Lino dan Clay.Monica dan Lisa juga menatap kepergian Queen.


"Mas,kenapa kamu gak bilang kalau punya anak perempuan...?" tanya Monica.

__ADS_1


"Iya,kamu juga kenapa gak bilang kalau kamu punya adik mas..?" sama halnya dengan mama Monica,Lisa juga bertanya pada Clay.


"Ceritanya panjang yank." jawab Clay singkat.


"Tapi kan harusnya kamu cerita mas.Hampir saja aku tadi cemburu sama dia." kata Lisa.


Di taman.


☎"Ya Ahjussi.." jawab Queen.


☎"Kamu di mana..?" tanua Gibran


☎"Di Rs lah."


☎"Apa sudah bertemu daddy dan kakak..?"


☎"Sudah,baru saja bertemu." jawab Queen sambil mengusap air matanya.Sampai di taman,Queen sudah tak bisa lagi membendung air matanya.Ia menangis dalam diam dan tanpa di ketahui oleh Gibran,Queen memang pandai menyembunyikan semua kesedihan nya.


☎"Lalu...?" tanya Gibran.


☎"Lalu apa lagi,..?" tanya Queen balik.


☎"Mereka menyapamu..?"


☎"Menurut Ahjussi..?"


☎"Tidak."


☎"Ya kalau begitu tidak." jawab Queen.


☎"Ahjussi akan pulang.Kamu tinggak di Korea sama Ahjussi."


☎"No Ahjussi.Queen mau di sini,Queen mau menemani Opa dan Oma.Ahjussi tenang saja.Queen kuat kok.Nanti kalau Queen liburan Ahjussi bisa jemput Queen." jawab Queen menolak ajakan Om Gibran.


☎"Are you oke Queen...?"


☎"I m oke,Ahjussi tak perlu khawatir."


☎"Ya sudah,kalau ada apa-apa jangan lupa hubungi Ahjussi.


☎"Asiyap...."


"Huh...aku harus kuat.Anggap saja dia bukan daddy dan kakak mu Queen.Sekali lagi maafin Queen ya dad,Abang.Queen gak bermaksud seperti ini,tapi Queen harus menyelamatkan mental Queen." ucap nya berbicara sendiri.Setelah berfikir dengan matang,Queen kembali lagi ke rungan di mana Opa nya di rawat.


Queen kembali ke ruangan Opa nya dan melihat daddy dan keluarga barunya duduk bersama.


"Kak Queen..." Aiden mendekati Queen dan memeluknya.


"Aiden gak nyangka kalau punya kakak cantik seperti kak Queen." ucap Aiden.Queen hanya tersenyum tanpa mau menjawab.


"Oma,Opa.Queen mau pulang dulu ya.Nanti balik lagi sama Tante Pyli dan Om Dadaf." ucap nya yang kemudian mencium tangan Oma Icha dan Opa Reno secara bergantian.


"Ya sudah,hati-hati ya.Jangan lupa makan." kata Oma Icha,dan Queen menganggukan kepalanya.


"Eonni,tante,Aiden.Queen tinggal dulu ya,nanti kita ngobrol lagi." ucap Queen berpamitan.Lisa berdiri dan langsung mendekati Queen.


"Maafin Eonni ya Queen,karena sebelumnya tidak mengenalimu." ucap Lisa memeluk Queen.


"Iya Eonni,gapapa.Queen sudan terbiasa kok." jawab Queen.Setelah melepas pelukan nya Queen langsung pergi meninggalkan ruangan.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2