
Masih di kantin....
"Mau lihat basket gak Queen..?" tanya Hyuna.
"Aku males Hyun.Gimana kalau kita ngemall aja,kebetulan Tuan kulkas lagi free." jawab Queen.
"Beneran Free..?" tanya Hyuna lagi seakan hafal dengan Neo Anggara.
"Coba gue chat dia deh." jawab Queen yang kemudian langsung mengirim pesan pada Neo.
📱Me \=> Neo lagi di mana..?
📱Mr.Cold \=> Lagi di puncak.
📱Me \=> Jadi jemput gak..?
📱Mr.Cold \=> Lihat nanti ya,ini soalnya Raisa masih ada pemotretan.
📱Me \=> Kamu gitu deh,janji-janji pasti ujung-ujungnya ingkar😤
📱Mr.Cold \=> Sorry,nanti kalau sudah selesai aku langsung ke sekolah kamu.
📱Me \=> Kapan..?nanti malam.Dah ah,gak usah jemput.Queen pulang sama Hyuna dan Arjuna saja.
📱Mr.Cold \=> Jangan marah lah Queen.Neo usahain pulang cepet.
📱Me \=> Bod0'
"Gimana..?gak jadi jemput kan dia...?" tanya Hyuna.
"Iya,dia lagi di puncak sama Raisa." jawab Queen cemberut.Hyuna tersenyum miring,ia sudah sangat hafal dengan mantan kekasih nya itu.Yang tidak pernah menepati janjinya dan selalu mementing kan Raisa di bandingkan yang lain.
"Aku bilang juga apa.Dia itu mana punya hari bebas sebebas-bebasnya sih.Pasti ada saja yang ganggu." kata Hyuna.
"Maka dari itu kamu memilih mundur Hyun..?" tanya Queen.
"Ya...lebih baik aku mundur dari pada harus menunggu janji dan kepastian yang gak pernah dia tepati sama sekali." jawab Hyuna.
"Ya sudah,kita ke lapangan basket saja yuk." ucapnya yang kemudian pergi mengajak Hyuna.
Keduanya berjalan berdua menuju lapangan basket.Nampak suasana sekolaj yang begitu sepi karena para murid yang sebagian berada di lapangan basket untuk menyaksikan pertandingan antara dua sekolahan yang berdekatan.
"Sekeren apa sih kapten nya sekolah sebelah tuh,sampai-sampai banyak yang mau lihat..?" tanya Hyuna penasaran.
"Sekeren Aldo mungkin." jawab Queen sambil terkekeh.
"Howek....Aldo gak ada keren-keren nya Queen.Kamu ini." Hyuna menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Ya kamu saja gak pernah melihat kharisma nya Aldo.Dia itu sebenarya keren lagi Hyun,hanya tertutup oleh slengek nya saja." jawab Queen.
"Hadeuh...bagi aku,Aldo gak ada keren nya Quee.Masih keren kak Juna."
"Ya itu karena Arjuna kakak kamu,makanya kamu puji." jawab Queen.
Sampai di lapangan, keduanya masuk ke tribun paling bawah,karena tribun atas sudah di isi full oleh para siswa yang lain.
"Bused,kenapa mereka seneng banget di tribun atas.?" tanya Hyuna sambil berjalan menuju tribun.
"Karena kalau di atas mereka bisa dengan lega melihat wajah-wajah para pebasket." jawab Queen.
"Di bawah kan sama saja Queen.Malah lebih jelas dan lebih dekat lagi."
"Ya entahlah,suka-suka mereka Hyun.Dah ah duduk yuk." jawab Queen yang kemudian mengajak Hyuna untuk duduk dan menyaksikan pertandingan berlangsung,
"Psst...siapa tuh Queen..?" tanya Hyuna menunjuk cowok yang sedang tidur di bawah dengan berbantal bola basket.
"Ya mana aku tahu Hyuna.Coba kamu tanya sana." jawab Queen
__ADS_1
"Gak deh,bikin malu saja." jawab Hyuna.Queen tertawa.Memang,sepupunya yang satu ada saja tingkahnya yang membuat dirinya tetawa.
Pertandingan berjalan begitu meriah sampai akhirnya wasit meniup peluit sebagai tanda berakhirnya babak pertamana.Semua siswa bersorak kegirangan karena siswa yang sedari tadi tidur langsung membuka matanya dan bangun.Membuat siswa kembali ricuh karena melihat penampilanya yang begitu keren.
"Waaah....gantengnya...." puji Hyuna ketika melihat siswa laki-laki tersebut.Sedangkan Queen hanya melihat sekilas dan kemudian fokus pada layar ponselnya.
"Queen...Queen...lihat deh tuh cowok,ganteng banget Queen..." ucap Hyuna terus melihat ketampanan siswa tersebut.
"Iya dia keren kok Hyun.Dah ah,aku lagi fokus nih." jawab Queen tanpa menatap Hyuna.Queen lebih memilih fokus pada ponselnya karena ia sedang membaca novel kesukaan nya.
🌻🌻🌻🌻
Beberapa jam kemudian.Pertandingan pun berakhir dengan skor seri.Semua bersorak dan bertepuk tangan.Queen juga sudah menyelesaikan baca novelnya dan ia memasukan kembali ponselnya pada saku.
"Sudan selesai ya..?" tanya Queen.
"Sudah Queen,kamu sih sibuk mulu baca novel,sampai gak sadar pertandingan sudah selesai." kata Hyuna menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Hehehe...ya sudah yuk kita pulang Hyun." ajak Queen.
"Tunggu Arjuna dulu Queen.Ayo kita ke sana." jawab Hyuna lalu menarik tangan Queen.Mengajaknya mendekati Arjuna dan yang lain nya.
"Oppa..." panggil Hyuna saat sudah di dekat Arjuna.Membuat semuanya menoleh.Menatap Hyuna dan Queen.
"Waaah....Oppa...siap dia Oppa...?" tanya teman Arjuna dari sekolah sebelah yang bernama Radit.Ia terkekeh karena mendengar panggilan Hyuna pada Arjuna.
"Cewek elo Jun..?" tanya Bayu.
"Cewek-cewek,dia adik gue dudul." jawab Arjuna.Membuat Bayu dan Radit melongo.
"Waah...elo kenapa gak cerita Jun kalau punya adik secantik dia.?" tanya Bayu lagi.
"Elo gak nanya,ya gue gak bilang lah." jawab nya santai.
"Kalian kembar..?kenapa bisa sama kelasnya..?" tanya Radit.
"Owh...cantik Jun,kenalin dong." pinya Bayu dengan mengerlingkan matanya.
"Ogah,kenalan aja sendiri." jawab Arjuna.Mendapat persetujuan dari Arjuna,Bayu dan radit langsung mendekati Hyuna dan Queen.Mengajak ke duanya berkenalan.
"Hai...boleh kenalan gak..?" tanya Bayu mengulurkan tangan nya.
"Hyuna..." jawab Hyuna membalas uluran tangan Bayu dan Radit.Setelah berkenalam dengan Hyuna,Keduanya beralih menatap Queen.
"Waaah...princes,cantik sekali kamu.Boleh kenalan gak..?" Bayu mengulurkan tangan nya.Queen tersenyum dan menganggukan kepalanya.Saat akan membalas uluran tangan nya,dengan tiba-tiba bola basket melayang bebas hampir mengenai kepalanya.Ungtung nya Rendi datang dan menangkap bola tersebut.
Rendi menatap tajam seseorang yang melempar bola tersebut.Tak hanya itu,ia juga langsung merobek bola basket tersebut dengan kuku panjangnya.
"Mampus kau,dasar cewek resek." celetuk Bayu.
"Astaga...seremnya..." ucap Hyuna ketika melihat wajah Rendi.Sedangkan Queen masih diam terpaku di belakang Rendi.
"Queen,kamu gakpapa kan..?" tanya Arjuna mendekati Queen.
"A-aku g-gapapa.." jawabnya terbata.
"Kamu gapapa..?" tanya Rendi.
"A-ku gapapa kak." jawab Queen.Ia menatap Rendi sekilas lalu menundukan kepalanya.Dan baru kali ini Queen sedekat ini sedang seorang laki-laki,kecuali Arjuna,Neo dan sepupu laki-lakinya yang lain.Rendi berjalan mendekati siswa perempuan yang tadi melempar bola.Ia langsung melempar kembali bola basket yang tadi ia sobek.
"Sekali lagi kalian bikin masalah di sekolah ini,jangan harap besok kalian bisa sekolah lagi." ancamnya seketika membuat siswa tersebut ketakutan dan langsung lari meninggalkan lapangan dengan perasaan kesal.
"Siapa sih mereka..?" tanya Hyuna.
"Dara dan Mita.Siswa populer di sekolah gue." jawab Radit.
"Populer karena sering bully anak-anak." Bayu mendominasi.
"Masih aja ada pembullyan." kata Hyuna menggeleng-gelengkan kepalanya.Rendi kembali berjalan mendekati Arjuna dan yang lain.
__ADS_1
"OMG....Queen,keren banget doi Queen..." celetuk Hyuna ketika melihat Rendi.
"Apaan sih Hyun.kamu,kayak gak pernah lihat cowok saja." Queen menggeleng-gelengkan kepalanya,heran ketika melihat Hyuna.
"Gue cabut dulu ya.Masih ada kerjaan lagi." kata Rendi sambil mengambil tasnya.
"Elo gak makan dulu Ren..?katanya pen makan di kantin sekolah gue.?" tanya Arjuna.
"Kapan-kapan aja lah Jun.Gue lagi sibuk soalnya.Elo makan sama dua curut ini saja." jawab Rendi sambil menunjuk Radit dan Bayu.
"Waah...sekate-kate elo kalau ngomong Ren." ucap Bayu.Rendi cuek.Ia langsung berjalan pergi meninggalkan lapangan basket.
"Eh kak Rendi tunggu." teriak Hyuna menghentikan langkah Rendi.Hyuna menarik lengan tangan Queen dan membawanya mendekat.
"Bisa minta tolong gak..?" tanya Hyuna.
"Apa..?" tanya balik Rendi dengan tampang dingin nya.
"Minta tolong anterin Queen ke RA rumah sakit." jawab Hyuna seketika membuat Queen mendelik.
"Hyuna.....!!kamu apaan deh."
"Gapapa Queen...aku sama kak Juna kan masih mau di sekolah." kata Hyuna.
"Ya tapi aku bisa naik taksi Hyuna.Gak perlu merepotkam orang lain." jawan Queen.Ia benar-benar greget dengan kelakuan sahabat satunya ini.
"Gapapa.Kebetulan RA satu arah sama tujuan gue.Sekalian saja,dari pada elo naik taksi kan bayar.Kalau sama gue gratis." kata Rendi.Hyuna tersenyum penuh arti.
#Ah...kayaknya enak deh nyomblangin kamu sama kak Rendi Queen.Daripada sama Kak Zico yang bawel itu# kata Hyuna dalam hati.
"Tuh,kak Rendi gak keberatan Queen.Dah sana..." Hyuna mengusir Queen agar segera pergi.Queen menatap Hyuna dengan tajam.
"Hati-hati." tambahnya lagi.Akhirnya keduanya pun pergi meninggalkan sekolan.
Di parkiran, Queen sedikit terkejut ketika melihat Rendi mengambil motornya
"Kak Rendi bawa motor..?" tanya Queen.
"Iya." jawab Rendi singkat.
"Kalau gitu aku naik taksi saja ya kak.Maaf,bukan nya gak mau.Tapi aku kan pake rok pendek." kata Queen tak enak hati.Tanpa bicara,Rendi langsung mengambil jaket di tasnya dan memberikan nya pada Queen.
"Pakai ini buat nutup paha kamu nanti." ucap Rendi sebagia penolakan Queen yang memilih naik taksi.
"Ayo naik!" titahnya tegas.Queen pun akhirnya menurut dan naik ke atas motor milik Rendi.Menutup pahanya dengan jaket milik Rendi.Setelah itu Rendi langsung melajukan motornya meninggalkan parkiran sekolah.
.
.
.
.
Hayo pada nungguin ya...
Berhubung banyak yang minta up jadi author up aja deh satu episode khusus untuk kalian yang suka banget sama novel author.
Makasih banyak ya buat kalian semuanya karena sudah dukung Author.
Jangan lupa tinggalkan coment baik buay author ya.
Btw author boleh tau gak sih kalian ini dari mana saja..?jangan lupa tulis di kolom comentar ya.
See you Tomorrow guys.....
__ADS_1