Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 96 s2


__ADS_3

Queen berjalan masuk ke dalam kelasnya dengan hatinya yang berbunga-bunga karena kakak nya yang tadi membuatnya bahagia.Sampai-sampai ia tak memperhatikan jalan nya.Membuatnya bertabrakan dengan seseorang.


Bruk....


"Aduh....!!" ringisnya karena terjatuh.


"Haish...kalau jalan tuh pakai mata bukan pakai dengkul." ucap seseorang membuat Queen seketika langsung mendongak.Menatap orang tersebut dengan tajam.



"Heh!jalan tuh pake kaki,bukan pake mata.!" kata Queen dengan ketus.


"Jalan emang pake kaki,tapi mata elo di buat melihat.Elo kalau jalan tuh yang fokus bukan malah ngayal aja.Kalau gak fokus jadinya nabrak kan elo.Untung gue yang elo tabrak,coba yang elo tabarak tong sampah.Apa gak bau sampah nanti" cerocos laki-laki tersebut semakin membuat Queen kesal.


"Ish....bodo amat." Queen langsung pergi begitu saja.Menghiraukan laki-laki tersebut.


"Dasar cewek nyebelin." gerutunya dengan kesal.


Queen masuk ke dalam kelasnya dengan perasaan nya yang bahagia dan bercampur dengan kesal karena kejadian beberapa menit lalu.


Brak...


Queen melempar tasnya di atas meja.Membuat Hyuna dan Arjua langsung terkejut.


"Astaga...Queen.Kamu kenapa sih..?dateng-dateng muka di tekuk gitu...?" tanya Hyuna sambil memegang dadanya.


"Sebel Hyunaaa...tadi tabarakan sama cowok resek." jawab Queen.


"Cowok resek..?siapa Queen..?" tanya Arjuna.


"Gak tau.Kayaknya sih siswa baru." jawab Queen sekali lagi.


"Dah mau ujian malah ada siswa baru.Gak sekalian aja mau kenaikan kelas." cetus Hyuna menggeleng-gelengkan kepalanya.


Tak berapa kama kemudian bel masuk berbunyi.Semua siswa sudah masuk ke dalam kelas masing-masing.Pagi ini Arjuna memilih duduk berdua bersama Hyuna.Sedangkan Queen duduk sendirian.


"Ar,ngapa kamu duduk sama Hyuna sih...?biasanya juga duduk sendirian.?" tanya Queen.


"Sekali-kali lah Queen,gue duduk sama adik gue." jawab Arjuna.


Beberapa menit kemudian guru mata pelajaran pertama datang bersama siswa laki-laki yang beberapa menit lalu bertabrakan sengan Queen.


"HAH!!kenapa dia bisa ke sini sih..?" tanya Queen.


"Siapa Queen...?" tanya balik Hyuna dari bangku belakang nya.


"Itu,dia.Cowok yang tadi tabrakan sama aku Hyun." jawab Queen.


"Waah...gantengnya Queen dia.Gak kalah sama Kak Rendi." puji Hyuna dengan mata berbinar.


"Apa sih Hyun yang menurut elo itu jelek.?apa-apa ganteng.Rendi ganteng,tuh cowok juga ganteng?" tanya Arjuna sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.Heran dengan adik nya yang begitu semangat jika ada seseorang yang menurutnya keren ataupun ganteng

__ADS_1


"Elo tuh bang yang jelek hehehe..." jawab nya terkekeh.


"Selamat pagi anak-anak...?" sapa guru pengajar.


"Pagi Bu....." jawab All siswa.


"Oke anak-anak,sebelum pelajaran di mulai,hari ini ibu akan mengenalkan kalian sama siswa baru di kelas ini.Namanya Kenzio Alexander.Pindahan dari Singapura." ucap Guru tersebut.


"Zio,kamu bisa duduk di bangku kosong di samping Queena ya." kata bu guru memerintahkan Zio.


"Makasih..." Zio langsung berjalan mendekati Queen karena memang bangku sebelah nya yang kosong.


"Oke anak-anak.Kita mulai pelajaran nya.Kalian keluarkan buku kalian masing-masinh." perintah bu Guru.Dan pelajaran pun di mulai dengan tenang kecuali dua bangku paling belakang yang selalu ribut dengan urusan masing-masing.


"Hai bro..." Arjuna menepuk pundak Zio.Membuat si empunya langsung menoleh.


"Kenalin,gue Arjuna." Arjuna mengulurkan tangan nya untuk bersalaman.


"Zio..." jawab nya dengan singkat sambil membalas uluran tangan Arjuna.


"Heh,gue belum Zi,kenalin gue Hyuna dan ini,teman samping loe,namanya Queen." ucap Hyuna yang juga ikut berkenalan.Zio melirik Queen yang fokus dengan pelajaran nya.


"Sok pintar banget temen elo ini." kata Zio sambil menunjuk Queen.


"Bisa diem gak!!" sentak Queen menatap Zio dengan tajam.Membuat Zio langsung diam dan menyimak pelajaran.


#Kenapa gue jadi nurut sama ni cewek sih# batin nya terheran-heran.


"Oke anak-anak.Kalian kerjakan tugas di papan.Dan kumpulkan di meja sebelum jam pelajaran usai.Arjuna,bawa buku tugasnya nanti ke ruangan ibu."


"Yes...akhirnya Bu Ina pergi juga." ucap Arjuna sambil merenggangkan otot tangan nya.


"Dek,ke kantin yuk." ajaknya pada Hyuna.Membuat Queen langsung menoleh ke belakang.


"Gak ada ke kantin sebelum tugas selesai." ucap Queen dengan tegas.


"Aelah Queen,bentar doang loh.Haus gue"


"Ya silakan kalau begitu,tapi jangan salahin aku ya kalau nanti Om Vano marahin kamu." kata Queen dengan santay.Hyuna hanya terkekeh ketika mendengar ultimatum dari Queen untuk kakak nya.


"Ish....resek elo Queen." ucap Arjuna dengan kesal.Arjuna pun melanjutkan tugasnya terlebih dulu dari pada harus berurusan dengan papi nya.


🌹🌹🌹🌹


"Ke kantin yuk Queen." ajak Hyuna setelah jam pelajaran berakhir.


"Hayuk..." jawab Queen.


"Zio,lewat dong." ucap Queen meminta agar Zio memberinya jalan.


"Lewat ya lewat aja." jawab Zio cuek.

__ADS_1


"Ya tapi kan jalan nya elo tutup Zio."


"Elo kan bisa lewat belakang." kata Zio.


"Maksud elo?,elo nyuruh gue ngrangkak ke bawah...?" tanya nya dengan menatap tajam Zio.


"Ya kalau elo mau ya gapapa." jawab nya santai.


"Ish...nyebelin elo." kata Queen kesal.Ia pun naik ke atas meja dan melewati Zio begitu saja tanpa malu.Sedangkan Zio sendiri di buat terkejut dengan kelakuan teman sebangkunya ini.


"Elo gila ya!!" sentaknya yang langsung berdiri dan mencekal tangan Queen saat akan pergi.


"Enggak!gue normal." jawab Queen setelah melompat dari atas meja.


"Elo gak sopan banget ya!nglewatin gue gitu aja.Pake jalan di atas meja lagi." sentak nya dengan sedikit emosi.


"Ya salah elo sendiri lah!tadi gue udah minta ijin sama elo,tapi elo gak beri jalan, ya sudah gue lewat jalan pintas lah.Gampang kan." jawab Queen dengan santainya.


"Dasar cewek Gil4 loe." cibir Zio.


"Elo juga cowok Gil4." balas Queen.


"Heh,udah.Sesama gil4 jangn saling tengkar." Arjuna mencoba menghentikan keributan antara Queen dan Zio.


"DIEM ELO!!" seru Queen dan Zio bersama-sama.


"Ecie...ecie...idem niye.....sehati niyeeee....jodoh kali ah." kata Hyuna menggoda.Membuat keduanya langsung salting dan kebingungan.


"Ish...ayo pergi jangn cie..cie...mulu." Queen langsung menyeret Hyuna untuk keluar dari kelas.Sedangkan Arjuna tetap dengan tampang cengonya.


Zio juga memilih pergi meninggalkan kelas begitu saja.Menghiraukan Arjuna yang masih diam di tempat sampai akhirnya ia tersadar dengan sendirinya.


"Eh Zio...suek ah,gue di tinggalin." Arjuna berlari menyusul Zio yang entah akan pergi ke mana.


Kantin....


Hyuna dan Queen sudah duduk di tempat biasa.Sambil menunggu pesanan datang,Queen memilih untuk membuka ponselnya dan ternyata ada satu pesan dari nomor tidak di kenal.



"Hah!nomernya siapa ini...?"


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Hayooo....ada yang nungguin Author gak ya...?


__ADS_2