
Zio dan Queen akhirnya sampai di sekolah.Setelah memarkirkan mobilnya.Keduanya langsung turun dan berjalan beriringan menuju kelas.Dan kali ini membuat Queen sedikit risih karena semua siswa memperhatikan dirinya.
"Kenapa kamu..?" tanya Zio.
"Aku risih Zi,di lihatin anak-anak." jawab Queen dengan menundukan kepalanya.
"Cuekin aja.Kamu makan gak minta mereka kan." ucap Zio yang kemudian menarik tangan Queen dan membawanya menuju kelas.
"Si4lan,kenapa Queen bisa sama Zio sih...?" ucap salah satu murid yang bernama Alina.Murid yang terkenal suka membuli adik kelasnya.
"Mungkin saja mereka pacaran Al." ucap Dina,sahabat Alina.
"Awas saja,gue gak akan biarin dia deket-deket sama Zio" Alina menatap nyalang pada Queen yang terus berjalan bersama Zio.
Sampai di kelas,Zio melihat Hyuna yang sudah duduk di tempatnya.Dan di belakang nya,ia melihat Arjuna yang sedang sibuk dengan ponsel di tangan nya.
"Hyun,minggir elo,ini kan tempat gue." kata Zio meminta Hyuna untuk pindah ke belakang.
"Gue duduk sini bentaran ya Zi,please...." mohon Hyuna dengan mengatupkan kedua tangan nya.
"Sudah Zi,biarkan Hyuna duduk sama aku.Kamu sementara duduk sama Arjuna deh." kata Queen
"Resek elo Hyun" dengan kesal,akhinya Zio pun menuruti Queen.Ia akhinya duduk di sebelah Arjuna.
"Elo kok dateng barengan sama Queena,Zi...?" tanya Arjuna yang memang belum mengetahui jika Zio lah laki-laki yang di jodohkan dengan Queen.
"Iya,tadi gue jemput doi di rumahnya." jawab Zio seketika membuat Arjuna terkejut.
"Elo jemput dia di rumah nya Zi..?" tanya Arjuna lagi dan Zio menganggukan kepalanya.
"Gak ada yang marah...?"
"Ya gak adalah Jun,ngapain juga marah sama gue." jawab Zio dengan santai.Arjuna melihat Zio dan Queen secara bergantian.
"Zi,elo cowok yang di jodohin sama Queen...?" tanya Arjuna to the point.
"Ssst...jangan keras-kerasa bege,gue gak mau ada yang tahu." jawab Zio.
"Kenapa emangnya..?"
"Karena ini permintaan Queen." jawab Zio lagi dan Arjuna hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
*****
Bel istirahat...
Queen dan Hyuna meninggalkan kelas dan hendak pergi menuju kantin.Tetapi,saat di tengah jalan,tiba-tiba ia di hadang oleh Alina dan Dina.Keduanya langsung menghentikan langkah Queen dan Hyuna.
"Eh Queen!kenapa elo tadi pagi bisa datang barengan sama Zio..?" tanya Alina dengan ketus.
"Ya kebetulan saja," jawab Queen dengan santai.
"Ingat ya Queen,jangan pernah mendekati Zio,karena dia itu milik gueh..." ancam Alina dengan melototkan matanya.
"Iya...iya...elo tenang aja." jawab Queen yang kemudian menggeser badan Alina ke samping dan lalu meninggalkanya begitu saja tanpa berbicara lagi.Begitu juga dengan Hyuna yang memang sedari tadi memilih diam.Keduanya memang terlalu malas jika harus berurusan dengan murid seperti Alina.Karena tujuan utama Queen dan Hyuna adalah belajar, jadi mereka tidak akan pernah memperdulikan urusan di sekolah selain belajar.
"Si4lan,cuma gitu doang jawab nya..?" Alina keheranan saat mendengar respon dari Queen.Jika siswa lain akan meladeni dirinya sampai bertengkar.Queen dan Hyuna malah dengan santai memberi jawaban yang membuat Alina tak berkutik sama sekali.
"Susah sekali sih Al berurusan sama mereka berdua.Padahal kita sering banget cari gara-gara sama mereka tapi respon nya santai banget.Gue jadi penasaran,mereka dari keluarga kalangan mana sih..?" tanya Dina,ia begitu penasaran dengan Queen dan Hyuna.
****
Sampai di kantin Hyuna dan Queen langsung memesan makanan dan setelah itu keduanya duduk di salah satu bangku kantin yang biasa mereka duduki.
__ADS_1
"Hyun,kamu ada masalah kah sama Arjuna..?" tanya Queen karena sedari tadi ia melihat Hyuna tak saling sapa dengan Arjuna.
"Biasalah Queen.Aku jadi sasaran kemarahan kakak dan Papi." jawab Hyuna.
"Hah!maksud nya..?" tanya Queen tak paham dan akhirnya Hyuna menceritakan kejadian di rumahnya semalam.
"Yang sabar ya Hyun.Lagian,kemarin kenapa gak nginep lagi di rumah sih.Atau kan kamu bisa minta anterin pulang sama Appa kamu."
"Kasian Appa,Queen.pasti kan capek.Makanya aku sekalian saja pulang sama kalian.Eh pas sampai rumah ternyata bagitu deh." jawab Hyuna.
"Terus sekarang gimana..?"
"Ya begitu lah,kayak gak punya dosa saja.Seperti biasanya."
"Kamu kalau gak sanggup mending ikut Om Ryu deh Hyun.Daripada nyesek terus di sana.Lagian aku heran sama om Vano,dulu dia sayang banget sama kamu,tapi makin kesini,kenapa makin kesana ya...?" tanya Queen sambil meletakan jari telunjuknya di dagu,seperti sedang berfikir.
"Entahlah Hyuna.Sepertinya papi gak sayang sama mami ku,atau sebenanrya papi cuma sayang sama mami dan gak sayang sama aku." jawab Hyuna.
"Hus...gak boleh ngomong begitu Hyuna.Kali aja,Om Vano lagi khawatir sama Kak Ella ya." kata Queen.
"Ya,bisa jadi sih.Huft...kapan ya Queen keluarga kita bisa jadi keluarga yang harmonis,bahagia sejahtera....capek deh aku,selalu saja ada masalah." Hyuna mendadak sendu kala teringat masalah-masalah yang selalu hadir entah di keluarganya maupun di keluarga Queen.
"Sabar ya Hyun,kita harus kuat menghadapi nya.Dan semoga suatu saat kita mendapatkan kebahagiaan."
"Aamiin....."
Tak berapa lama kemudia makanan keduanya pun datang dan bersamaan dengan itu,Arjuna,Zio datang dan di tambah lagi dengan Rendi yang juga ikut.
"Hai Queen..." sapa Rendi.
"Hai kak..." jawab Queen
"Aelah,Queen doang nih yang di sapa,Hyuna enggak." protesnya pada Rendi.
"Iya...iya..maaf ya.Hai Hyuna yang cantik seantero jagat raya." sapa Rendi dengan tersenyum manis semanis madu.Membuat Hyuna dan Queen langsung terkekeh.
"Kak Rendi tumben di sini..?" tanya Queen.
"Iya,pingin ketemu kamu." jawab Rendi seketika membuat Zio langsung manatap nya.Zio memang belum mengenal siapa Rendi dan sepertinya ia tak berminat untuk berkenalan dengan Rendi.
"Ecie...ecie...ada yang kangen nih ceritanya..." goda Hyuna sambil melirik Zio yang terlihat biasa saja.
"Hyuna,apaan sih." ucap Queen menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Jangan berharap lagi sama dia Bro.Dia sudah ada yang punya." ucap Arjuna dengan tiba-tiba.Membuat Rendi langsung memicingkan matanya,penasaran dengan apa yang di maksud dengan Arjuna.
"Maksudnya..?dia sudah punya pacar....?" tanya Rendi.
"Ya,kurang lebih seperti itu." jawab Arjuna.
"Memang iya Queen...?" kini Rendi bertanya pada Queen.
"Belum jadi pacar kok kak.Hanya dekat saja." jawab Queen.
"Tapi kamu mau kan Queen di kenalin sama doi..?" tanya Arjuna sambil melirik Zio yang tak bereaksi sama sekali.
"Ya apa salahnya.Kan hanya berkenalan."
"Kalau nanti kamu suka,gimana..?" tanya Rendi.
"Ya kalau aku suka tergantung dia,mau nerima apa enggak." jawab Queen.
"Kalau dia gak nerima kamu gimana Queen..?" kini Hyuna bertanya pada Queen yang juga sambil melirik Zio yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya.
__ADS_1
"Ya aku mundur lah Hyun.Ngapain di lanjut kalau cintaku bertepuk sebelah tangan." jawab Queen.
"Gak takut Om Lino ninggalin kamu lagi Queen..?" tanya Arjuna.
"Ya sebenarnya takut sih.Takut banget suatu saat Daddy ninggalin aku lagi.Tapi aku gak mungkin seperti ini terus kan.Aku juga mau bahagia.Lagian,abang juga sudah sayang sama aku.Jadi aku gak perlu khawatir lah kalau daddy ninggalin aku.Setidaknya aku masih ada abang dan Ahjussi." tutur Queen.
"Hah...!?abang kamu sudah baikan sama abang Clay,Queen..?" tanya Hyuna.
"Sudah kok.Tadi pagi." jawab Queen.
"Alhamdulillah.Akhirnya kesabaran kamu membuahkan hasil ya Queen." Hyuna memeluk Queen dengan bahagia.Ia bersyukur karena Queen bisa kembali mendapatkan kasih sayang dari kakak nya.
"Makasih ya Hyun.Aku doain kamu juga suatu saat bisa mendapatkan kebahagiaan juga ya." ucap Queen sedikit menyindir Arjuna yang semalam memembuat Hyuna sedih.
"Elo nyindir gue Queen..?" tanya Arjuna sedikit kesal.
"Andah merasa tersindir tuan." tanya Queen balik sambil tertawa.Di saat Hyuna dan Queen sedang berpelukan,tiba-tiba ponsel Zio berdering.Dan ternyata panggilan masuk dari Karina.Kekasihnya yang berada di Singapura.Zio pun berdiri dan pergi menjauh dari teman-teman nya untuk menjawab panggilan nya.
"Dia anak baru di kelas elo Ar...?" tanya Rendi.
"Iya,dan sepertinya dia cowok yang di jodohin sama Queen." jawab Arjuna membuat Rendi langsung tersedak minuman nya.
"Uhuk...uhuk...uhuk...seriusan elo Ar dia cowok nya Queen..?" tanya Rendi tak percaya.
"Memangnya kenapa kak..?" tanya Hyuna
"Bukan nya dia modelnya Valery kan..?" tanya Rendi dan di angguki Queen.
"Kak Rendi tau..?" tanya Queen.
"Kita pernah casting bareng di studio,tapi sayang nya gue gak lolos" jawab Arjuna.
"Kenapa gak lolos kak..?" tanya Hyuna.
"Selain tampang gue kurang memadai,uang gue juga kurang banyak buat biaya casting." jawab Rendi yang memang dulu ia terhalang oleh biaya yang begitu mahal sehingga membuatnya terpaksa mundur dan memilih mementingkan sekolahnya.
"Tampang kak Rendi lumayan kok.Bisa Queen bantu buat masuk lagi." ucap Queen menawarkan bantuan.
"Ahaha...gak usah lah Queen,gue udah nyaman sama kerjaan gue sekarang ini." jawab Rendi.
"Memang kak Rendi sekarang kerja apa.?" kini giliran Hyuna yang bertanya.
"Penyanyi Cafe." jawab Rendi.
"Cafe mana kak.?"
"Cafe Diamond." jawan Rendi.
"WHAT..!!" Queen dan Hyuna sama-sama terkejut ketika Rendi menyebutkan nama Cafe di mana ia bekerja.
"Kalian ini kenapa sih..?"
.
.
.
.
.
Maaf ya guys kemarin libur soalnya lagi ada kesibukan..
__ADS_1
Yuk kita lanjutkan lagi
Sabar ya...😊😊