Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 64


__ADS_3

"Aku mau susulin Vania dulu ya." ucap Syeril yang juga pergi meninggalakn keluarganya.Sama halnya dengan Vania.Syeril juga saat ini enggan melihat Ryu.Rasanya ia begitu marah kepada adik iparnya tersebut yang dengan seenaknya meragukan Hyuna.


"Tante Van-" panggilan Jessy terputus ketika ia melihat uncle Ryu yang saat ini berada di rumahnya.


"Uncle Ryu..." Jessy begitu terkejut saat melihat Ryu ada di rumahnya.Ia melepas genggaman Hyuna dan berlari mendekati Ryu.Begitu juga dengan Clay yang ikut mendekat.


Hup...


Ryu mwnangkap keduanya dan memeluknya.


"Jessy kangen sama uncle..." ucap nya terus memeluk Ryu.


"Uncle juga kangen sama kalian.Betah gak di sini..?" tanya Ryu.


"Gak betah Uncle,gak ada temen nya." jawab Jessy cemberut.Membuat Ryu terkekeh.


"Mamitu nana...?" tanya Hyuna dengan tiba-tiba.Membuat semuanya menoleh.Termasuk Derra dan Ryu.Keduanya menatap wajah Hyuna yang sangat mirip denggan Ryu.Sedangkan Vania hanya melihat ketiganya dari lantai atas bersama dengan Syeril.


"Are you oke Van...?" tanya Syeril.


"I'm oke Ril.Aku sudah ikhlas menerima semuanya.Aku juga sama sekali tidak berniat merebut Ryu dari Derra meski sekarnag kita berdua sudah ada Hyuna.Yang aku sedihkan hanya jika Ryu tidak mempercayai keberadaan Hyuna.Rasanya begitu sakit Syer." jawab Vania dengan air matanya yang sudah mengalir di pipinya.


Di bawah, Celline berjalan mendekari Hyuna.


"Sayang,sini deh.Mama mau kenalin kamu sama seseorang." ucap Celline yang kemudian menggendong Hyuna.Mengajaknya mendekati Ryu dan Derra.


"Tapa mama...?" tanya Hyuna.


"Ini sayang.Ini Appa Hyuna.Appa Ryu" jawab Celline.Sedangkan Ryu hanya diam tak sama sekali tidak menanggapi ucapan kakak iparnya tersebut.


"Appa...?" tanya Hyuna menatap Celline.


"Iya sayang..."


"No mama.Appa Yuna dak di tini.Appa Yuna telja." jawab Hyuna.Mendengar jawaban Hyuna,Entah mengapa membuat Ryu langsung melihat ke atas,menatap sebentar Vania yang memang berada di atas.Sedikit penasaran dengan apa yang di ucapkan Hyuna.


"Apa Kak Vania sudah menikah lagi...?" tanya Derra.


"Belum,Vania belum menikah.Daniel itu kakak iparnya Refa.Sekretaris abang di kantor.Sekaligus dokter kandungan Vania selama di Kanada." jawab Saga menjelaskan.


"Kanada...?" Derra membeo.


"Selama ini Vania tinggal di Kanada.Setelah Hyuna lahir,Daniel dan istrinya langsung mengangkat Hyuna sebagai anak nya.Dan saat ini Daniel sedang bertugas di Dubai.Makanya kenapa Vania pindah di Itali." jawab Saga lagi.


"Abang kenapa bisa tahu..?" tanya Ryu yang tiba-tiba mengeluarkam suaranya.

__ADS_1


"Apa sih yang gak abang tahu,kamu lupa kalau abang ini mempunyai adik yang jenius dan bisa mendapatkan informasi dalam waktu yang singkat." jawab Saga sambil melirik Lino.Ryu langsung menatap Lino yang nampak biasa saja.


#Jadi selama ini bang L tahu di mana dia berada# kata Ryu dalam hati.


Karena hari mejelang malam.Semuanya memutuskan untu membersihan dirinya masing-masing.Dan sejak kedatangan Ryu dan Derra.Vania memilih berdiam diri di kamar bersama dengan Syeril.Lino tak mempermasalhkan itu karena dia tahu hanya istrinya yang bisa mengerti Vania.Dan saat ini Lino juga dengan pergi mengantarkan Felix dan Chan ke bandara karena keduanya akan kembali ke Indonesia.


Vania sendiri juga membiarkan anak nya bersama keluarga besar Adhitama.Ia sudah pasrah dengan takdir yang sudah di berikan Tuhan untuknya.Dan ia akan menjalani semuanya dengan ikhlas.Vania yakin Tuhan sudah merencanakan hal yang baik untuknya di kemudian hari.


Ting....


Ponsel Vania berbunyi dan ternyata pesan dari Daniel.


📨Daniel Oppa \=> Are you oke Chagia...?


📨Me \=> Oke Oppa.


📨Danie Oppa \=> Hyuna di mana..?


📨Me \=> Dia sedang di luar bersama Opa dan Oma nya.Ada Om dan tantenya juga.


📨Daniel Oppa \=> Apa semua menyukainya..?


📨Me \=> Semoga saja Oppa.Doakan Hyuna terus bahagia ya Oppa.


📨Me \=> Terima kasih Oppa karena sudah sesayang itu dengan ku dan Hyuna.


📨Daniel Oppa \=> Sama-sama.Ya sudah Oppa kerja lagi ya.Salam buat Hyuna.


📨Me \=> Iya Oppa.Salam juga buat Eonni ya Oppa


Malam pun tiba.Kini seluruh keluarga sudah berkumpul di meja makan.Kecuali Vania yang masih berdiam diri di kamar.


"Vania gak di panggil L...?" tanya mama Icha.


"Enggak mah.Vania gak mau.Nanti saja dia makan." jawab Lino.


"Biar nanti aku bawa makan untuk nya." kata Syeril.


"Ya sudah.Ayo kita makan.Setelah ini,kita bisa lanjut bicara di ruang tamu." ucap Papa Reno.Semua pun menikmati makanan dengan khitmat.Termasuk Ryu yang masih memilih untuk diam.Dari awal,sebenanrya dia masih enggan untuk bertemu Hyuna.Tetapi,karena Derra yang memaksa,akhirnya ia pun menuruti istrinya.


"Tatak....mami mana..?Yuna pen tetmu mami.?" tanya Hyuna setelah selesai makan.


"Mah,tante Vania di mana..?" tanya Jessy.


"Ada di kamar atas,kamarnya Om L.Kamu ajak dia ke sana saja." jawab mama Celline.

__ADS_1


"Iya.Ayok Hyuna kita ke atas." ucap Jessy yang kemudian emnggandengan tangan Hyuna.


"Aku ikut.Aku juga mau ketemu tante cantik." kata Clay yang juga ikut menggandeng tangan Hyuna.


Sampai di kamar...


"Mami..." panggil Hyuna.Membuat Vania langsung menoleh dan melihat anak dan keponakan nya masuk.


"Hyuna,Jeje,Clay." sapa Vania.


"Tante kenapa di kamar terus sih...?lagi sakit...?" tanya Clay yang kemudian naik ke atas tempat tidur di susul dengan Jessy dan juga Hyuna.


"Sepertinya sih begitu.Kalian sudah makan belum...?" tanya Vania.


"Sudah..." jawab Jessy menganggukan kepalanya.


"Mami,tadi tatanya ada Appa Yuna di lual.Benel dak itu...?" tanya Hyuna tiba-tiba.


"Apa Hyna bahagia ketemu Appa...?" tanya mami Vania.


"Emmm...teditit." jawab Hyuna.


"Kenapa sedikit...?" tanya mami Vania lagi.


"Appa dak tuka Yuna,mami." jawab Hyuna dengan singkat sambil mengerucutkan bibirnya.


"Kalau sama yang lain..?Hyuna bahagia gak..?"


"Emmm...Yuna tuma dak tuka tama Appa.Talena Appa dak tuka Yuna,mami." jawaban Hyuna sudah cukup membuat Vania mengerti semuanya.


"Tante,Hyuna ngomong apa sih..?Clay gak ngerti deh..?" tanya Clay kebingungan.


"Kata Hyuna,dia bahagia bertemu kalian." jawab Vania setengah jujur.Clay dan Jessy tersenyum lalu mendekati Hyuna dan langsung memeluknya.


"Kita juga bahagia ketemu sama Hyuna." jawab Clay.


"Iya,kamu adik kesayangan kita setelah Neo.Ya kan Clay.?" tanya Jessy dan Clay menganggukan kepalanya.Vania menatap ketiganya dengan tersenyum.Meski Ryu belum bisa menerimanya,Vania cukup bahagia karena keluarga Adhitama bisa menerima Hyuna.Vania tak pernah mengharapkan pengakuan dari Ryu.Yang dia inginkan hanya mempercayai jika Hyuna memang anak nya.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2