Delayed Mate

Delayed Mate
chapter 88 s2


__ADS_3

Malam harinya,semua keluarga Adhitama sudah berkumpul di ruang pasien.Begitu juga dengan Vano dan istrinya.Keduanya sengaja datang ke rumah sakit ingin menjenguk Om Reno yang sedang sakit.


"Arjuna sama Hyuna mana Van,kok gak ikut...?" tanya tante Icha.


"Mereka di rumah tante.Sore tadi baru pulang dari sekolah,jadi capek." jawab Vano.


"Owh..memangnya ada acara apa kok pulannya sampai sore.?"


"Biasalah tante mereka nongkrong dulu sama teman-teman nya." jawab Vano lagi.


"L,gimana kabarnya..?" kini Vano bertanya pada sepupunya.


"Baik bang." jawab L.Tak berapa lama kemudian Firly datang bersama suami,anak dan juga Queen yang memang sore tadi memilih untuk pulang daripada harus bertemu dengan keluarga baru daddy nya.


"Kalian sudah datang..?" tanya Celline.


"Ryu mana." tanya Saga.


"Bang R gak ke sini,Hyuno lagi sakit,jadi dia nemenin Derra deh." jawab Firly.


"Ryu sudah punya anak dek.?" tanya Lino.


"Sudah lah." jawab Firly cuek.


"Kapan..?" tanya nya lagi.


"Ya beberapa minggu yang lalu." jawab Firly.


"Psst...diem-diem bae." Neo menyenggol lengan Queen yang sedari tadi memilih duduk dan bermain ponsel.


"Ya terus aku harus apa.?" tanya Queen cuek.


"Queen marah sama Neo..?" tanya Neo.


"Iyalah marah,kamu itu udah janji-janji tapi selalu saja ingkar.!di otak kamu tuh isinya Raisa,Raisa dan Raisa." jawab Queen marah.Semua orang di buat terkejut dengan Queen.Baru kali ini mereka melihat Queen semarah itu.


"Kok kamu jadi brutal gini sih Queen marahnya..?" tanya Neo yang juga ikut terkejut.


"Tau ah,kamu tuh nyebelin tau gak!" jawab Queen.Ia melipat tangan nya di dada dan memanyunkan bibirnya.


"Kamu kenapa marah-marah sih..?" kini papa Saga berjalan mendekati Queen dan duduk di sampingnya.


"Neo tuh Pa.Dia udah janji mau jemput Queen,ajak jalan-jalan ke mall,tapi ternyata apa?!dia bohongin Queen.Selalunya Raisa-Raisa dan Raisa.Sebel kan." jawab nya masih dengan marah.


"Ya sudah,sebagai gantinya sekarang kita jalan-jalan deh." ajak Neo mencoba merayu Queen.


"OGAH!! Ajakan kamu udah basi." jawab Queen lagi.


"Queen,gimana kalau jalan-jalan sama kakak.Kebetulan kan kakak belum pernah ke Mall yang ada di Jakarta." Lisa mencoba mengajak Queen.


"Gak deh kak.Queen udah gak mood." jawab nya cuek.Queen kembali bersandar di sofa sambil mengutak-atik ponselnya.


"Kamu sih,nagapain sih pake janji-janji segala kalau gak di tepati." kata Mami Firly yang kini justru memarahi anak nya.


"Ya Neo kan gak tau ma kalau Raisa ada pemotretan di puncak." jawab Neo.


Pletak...


Papi Dafin mengeplak kepala anak nya.


"Sudah tahu Queen itu moodiyan pake di buat marah."

__ADS_1


"Haish...kenapa jadi Neo sih yang di marahain." kesalnya karena di marahi oleh papi dan maminya.


"Ya kamu tahu kan Neo.Kalau bukan sama kamu dan Arjuna,Queen gak pernah jalan-jalan.Dia gak punya teman cowok lagi selain kalian kan.Kalau gak sama kamu,dia manja nya sama siapa lagi." Mami Firly menasehati Neo sekaligus menyindir dua orang yang sedari tadi masih memilih diam tanpa mau menegur Queen sama sekali.


"Iya...iya...nanti Neo minta maaf sama Queen." kata Neo akhirnya pasrah dan menerima kesalahan nya.


Hari semakin malam.Vano dan Vania sudah pulang,begitu juga dengan Firly dan Dafin.Neo,sudah sedari tadi ia pergi karena harus ke studio untuk pekerjaan barunya.Dan kini hanya tinggal Saga dan istrinya begitu juga dengan Lino dan keluarganya yang masih menunggu di rumah sakit.


"Laper gak..?" tanya Clay pada Lisa.


"Iya.Pingin makan sate ada gak ya..?" tanya Lisa.


"Pah.Om Joni masih jual sate gak..?" tanya Clay.


"Masih kok." jawab papi Saga.


"Aiden,mau ikut beli sate gak..?" tanya Clay pada adik nya.


"Boleh deh." jawab Aiden.Ia berdiri dan mensekati Queen.


"Kak Queen mau ikut juga gak..?" kini Aiden bertanya pada Queen.


#Kalau kak Clay,yang ngajak ya pasti mau Den.Berhubung kamu ya maaf deh kakak tolak aja# ucap nya dalam hati.


"Kak..!!" Aiden menepuk pindak Queen.


"Eh...ha...!ya kenapa Aiden..?" tanya Queen gelagapan.


"Haish...kakak ikut gak...?Aiden mau beli sate sama Kak Lisa dan kak Clay."


"Gak deh Den.Kakak ke kantin rumah sakit saja." jawab Queen menolak ajakan Aiden.


"Ya sudah,kalau begitu Aiden pergi dulu ya.Daa...." pamitnya yang kemudian langsung pergi meninggalkan ruangan.


"Boleh tan." jawab Queen dengan singkat.Ia lalu berdiri dari duduknya dan pergi terlebih dulu.


"Mas,Ayo pergi." ajak Monica pada suaminya.


"Kamu saja yank yang pergi.Aku di sini saja." jawab Lino menolak ajakan istrinya.


"Ayo maaass,kamu ih." Monica langsung menyeret suaminya dan mengajaknya pergi ke kantin.Menyusul Queen yang sudah pergi terlebih dulu.


"Somoga saja L dan Clay bisa sayang sama Queen.Aku kasihan kalau harus lihat Queen sedih terus." ucap Celline sambil menghapus air matanya.


"Mama juga kasihan sama Queen.Lima belas tahun dia menunggu daddy dan kakakmya pulang.Tapi sekalinya pulang,mereka membawa luka yang mendalam buat Queen." kata mama Icha yang juga sedih ketika melihat cucunya yang terus saja bersedih.


Di lorong rumah sakit.Monica menggandengan lengan Queen.Mengajak Queen berbicara agar suasana tidak canggung.


"Queen,kamu sekolah kelas berapa sayang...?" tanya tante Monica.


"Kelas sebelas tante." jawab Queen.


"Waaah,sebentar lagi kelas dua belas ya?"


"Iyalah,kan habis sebelas dua belas." jawab Queen.


"Emm...nanti kalau lulus,kamu mau kuliah di mana..?" tanya tante Monica lagi.


"Kemungkinan Queen akan tinggal di Korea sama uncle nya Queen tante.Adik nya alm mommy." jawaban Queen seketika menghentikan langkah Lino yang sedari tadi mengikuti dua wanita di depan nya ini.Entah mengapa ada rasa yang begitu berat ketika mendengar Queen akan tinggal di Korea bersama Gibran.


"Yaah...berarti setahun lagi kamu ke Korea dong ya..?" tanya tante Monica mendadak sedih.

__ADS_1


"Masih rencana tante.Queen juga gak tau kedepan nya gimana.Tapi liburan mendatang, Uncle akan datang buat jemput Queen.." jawab nya lagi.


Sampai di kantin,Queen dan tante Monica langsung memesan makanan.


"Kamu mau apa Queen..?" tanya tante Monica.


"Soto ajalah tante." jawab Queen.


"Mas,kamu mau pesan apa..?" tanya Monica pada suaminya.


"Samain aja." jawab Lino singkat.Setelah itu Monica pergi memesan makanan.Sedangkan Lino dan Queen menunggu di bangku pembeli.Queen memilih membuka ponselnya dan melihat sosial media nya.Menghiraukan daddy nya yang saat ini berada di depan nya.Sedangkan Lino merasa canggung berada di depan Queen.Tanpa di ketahui oleh Queen.Lino sempat mencuri pandang ke arah Queen.Manatap wajah cantik putrinya yang sudah sangat lama ia tinggalkan.Melihat wajah Queen yang begitu mirip dengan alm istrinya.


#Kamu benar-benar mirip Syeril# kata Lino dalam hati.


Tak berapa lama Monica kembali sambil membawa beberapa minuman di tangan nya.Ia juga membawa beberapa snack yang ia beli untuk Queen.Ia merasa gadis seusia Queen pasyi suka dengan makanan ringan.


"Ini,buat kamu Queen." ucap tante Monica.


"Waah...banyak sekali tante,ini buat Queen semua..?" tanya Queen dengan mata berbinar karena melihat ada banyak snack yang di belikan oleh tante monica.


"Iya Queen,ini buat kamu. suka..?" tanya tante Monica lagi.


"Suka sih tante.Tapi kalau ada Om Ryu dan tante Pily pasti mereka marah kalau lihat Queen makan makanan seperti ini." jawab Queen.


"Kenapa memangnya..?"


"Queen ada asam lambung tan.Kalau kebanyakan makan atau gak teratur makan nya pasti kambuh.Seringnya sih Queen kebanyakan makan hehehe..." jawab Queen terkekeh.


"Waah,kalau begitu kita bagi saja sama Aiden ya.Tante gak mau kalau kamu sakit." kata tante Monica.


"Iya tan.Boleh kok." jawab Queen.


Tak berapa lama makanan pun datang.Queen meletakkan ponselnya.Dan tak sengaja Lino melihat ponsel Queen dengan layar foto dirinya.Seketika membuat hatinya berdesir.Lidah nya benar-benar kelu saat ingin menyapa Queen.Membuatnya akhirnya memilih untuk diam.


"Selamat makan sayang." ucap Tante Monica pada Queen.


"Selamat makan tante." jawab Queen.Ia pun mulai makan soto yang tadi sudah ia pesan.


#setelah hampir lima belas tahun,akhirnya Queen bisa makan bareng sama Daddy.Meski Daddy belum menyapa Queen,tapi Queen bahagia dad.bahagia baget.# ucap nya dalam hati.Malam ini ia merasa soto yang ia makan sangatlah enak.Membuatnya sangat lahap.


Setelah makan Queen mwngeluarkan obat dari dalam tasnya.Membuat tante Monica langsung penasaran.


"Ini,obat apa Queen..?"


"Obat mual tan." jawab Queen.


"Obat mual..?" tante Monica membeo.


"Iya.Takutnya asam lambung Queen naik lagi tan.Soalnya porsi makanan nya tadi banya banget." jawab Queen.


"Apa selalunya kamu meminum obat ini Queen..?"


"Ya kalau makan nya banyak saja.Kalau sedikit ya enggak." jawab Queen.Tante monica menatap Queen dengan mata berkaca-kaca.Ia begitu kasihan dengan Queen.Terlihat jelas jika sebenanrya Queen sedang menyembunyikan kesediahanya.


"Mulai sekarang kamu harus jaga kesehatan kamu ya.Jangan sakit-sakit lagi.Masa depan kamu masih panjang Queen." kata Tante Monica menasehati Queen.


"Iya panjang.Sepanjang harapan Queen yang tak sampai." jawabnya bercanda.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2