
"Hah!nomer siapa ini..?" tanya Queen saat melihat ada pesan masuk di ponselnya.
"Kenapa Queen...?" tanya Hyuna.
"Ini,ada yang ngirim pesan." jawab Queen sambil menunjukan isi pesan tersebut.
Hyuna membaca pesan singkat tersebut.Awalnya sedikit bingung.Tetapi,saat melihat foto profil di nomor tersebut membuatnya langsung tersenyum.
"Kenapa kamu malah senyum-senyum...?" tanya Queen keheranan.
"Kamu gak ada filing Queen itu nomor punya siapa..?" tanya Hyuna.
"Enggak lah.Memangnya nomor siapa..?" tanya Queen.
"Nomor kak Clay,Queen.Coba lihat foto pp nya.Foto kamu kan..!" jawab Hyun.Queen lantas melihat foto tersebut yang memang benar itu foto dirinya.
"Masak iya sih itu nomornya kak Clay..?"
"Coba kamu balas deh,itu nomor punya siapa." saran Hyuna.Queen pun langsung membalas nomor tersebut.
π±Me \=> maaf,ini siapa ya..?kok pakai pp foto aku sih..?
read....
"Cuma di read doang Hyun,gak di bales." kata Queen.
"Ya udah sih biarin aja.Mungkin itu penggemar berat kamu Queen." jawab Hyuna.
"Apa iya ini nomornya abang ya Hyun..?" tanya Queen yang memiliki filling jika nomor tersebut adalah nomor ponsel milik kakak nya.
"Coba kamu nanya sama Appa ku Queen.Barang kali Appa tahu." saran Hyuna.Queen pun menganggukan kepalanya dan langsung mengirim pesan tersebut pada Om nya dan menanyakan si pemilik nomor tersebut.
"Kalau ternyata itu nomernya bang Clay..?gimana Queen..?" tanya Hyuna.
"Ya aku bahagia lah Hyun." jawab Queen.Ia tak bisa membayangkan bagaimana jika ternyata ini adalah nomor kakak kandungnya.
Ting..
Tak berapa lama ponsel Queen berbunyi dan ternyata balasan dari Om Ryu nya.
π±Om Korea \=> itu nomernya daddy kamu Sayang.
Queen di buat tercengang ketika membaca balasan dari Om Ryu nya.Matanya berkaca-kaca.Hatinya berbunga-bunga.
"Daddy..." satu kata keluar dari mulut Queen.Air matanya langsung luruh seketika karena ia sudah tak bisa membendungnya lagi.Orang yang selama ini masih diam padanya, dengan tiba-tiba mengiriminya pesan singkat yang justru membuatnya sangat bahagia.
"Queen..?kamu kenapa..?" tanya Hyuna yang langsung khawatir dengan Queen yang tiba-tiba menangis.
"Hiks...hiks..kata Om Ryu hiks...ini nomornya hiks...daddy,Hyun hiks..hiks..hiks.." Queen menangis sesenggukan.Hatinya benar-benar bahagia.
__ADS_1
"Ssst...sudah Queen,jangan nangis.Kalau mau nangis,nanti saja di rumah.Kalau perlu kamu nangis di pelukan papa kamu deh." ucap Hyuna yang terus menenangkan Queen.
"Hiks...hiks...hiks...aku gak mimpi kan Hyun..?hiks..ini beneran nomornya daddy kan.?" tanya Queen yang masih dengan tangisan nya.
"Ya masak iya sih Appa bohong Hyun..?apa perlu aku perjelas lagi..?" tanya Hyuna dan Queen menggeleng kan kepalanya.
"Aku percaya kok Hyun." jawab Queen.
"Sudah Queen,jangan nangis.Kita gak akan tahu apa di balik semua itu kan." ucapan Hyuna membuat Queen seketika menghentikan tangisan nya dan lansung menatapnya.
"Maksud kamu..?" tanya Queen.
"Entahlah Queen.Aku seperti memiliki perasaan lain.Tapi mudah-mudahan saja semuanya gak benar Queen.Dan daddy kamu memang benar-benar memperhatikan kamu." jawab Hyuna.
*******
Tepat pukul dua siang Queen keluar dari kelasnya.Ia dan Hyuna berjalan keluar kelas menuju gerbang sekolah.Di mana supir Hyuna sudah menunggu keduanya.Sedari dulu,setiap pulang sekolah,Queen selalu pulang bersama dengan Hyuna.Keduanya memang sudah mempunyai supir pribadi yang sudah dipekerjakan Ryu khusus untuk menjemput keduanya ketika pulang atau pun berangkat sekolah.
"Kamu mau ikut ke rumah gak Hyun...?" tanya Quwen.
"Maulah.Tadi pagi aku udah ijin kok sama mami dan papi,aku mau nginep di rumah Appa." jawab Hyuna.
"Berarti kamu sudah bawa baju ganti dong..?" tanya Queen.
"Gak lah.Aku cuma bawa seragam doang buat besok.Kalau baju ganti,kan ada baju lamanya Bunda,bisalah aku pakai." jawab Hyuna dengan santainya.
"Dasar kamu.Ya sudah ayok lah,dah di tunggu noh sama pak supir." Queen dan Hyuna berjalan bersama menuju gerbang sekolah sambil terus mengobrol satu sama lain.
Queen dan Hyuna di buat kaget dengan suara klakson mobil dari arah belakangnya.Sehingga membuat keduaanya berhenti dan menoleh ke belakang.
Nampak lah Zio yang ternyata sedang menunggu ke duanya dengan mobil spornya yang berwarna merah.
"Heh...kalau jalan jangan kayak keong dong,gue buru-buru nih" ucap nya dari dalam mobil.Menyuruh Queen dan Hyuna agar cepat-cepat minggir.
"Ish...dasar cowok nyebelin." ucap Queen dengan menatap tajam pada Zio.Ia dan Hyuna kembali berjalan seperti biasa.Menghiraukan perintah dari Zio.Sedangkan Zio sendiri di buat kesal lantaran harus menunggu kedua cewek di depan nya ini.
Tring....tring...
Ponsel Zio berbunyi,dan ternyata panggilan dari seseorang yang bernama Karina.Ia adalah kekasih Zio yang berada di Singapura.Karina seorang model dan umurnya lebih tua empat tahun di banding kan Zio.
β Karina is Caling....
β"Halo sayang...." jawab Zio.
β"Zi,kamu kemana sih..?kenapa gak ada kabar sama sekali...?" tanya Karina dengan suaranya yang terdengar sangat kesal.
β"Sory yank.Kamu tahu kan aku harus mengurus kepindahanku dulu di sini.Aku gak sempat menghubungi kamu." jawab Zio.
β"Lalu,kapan kamu ke sini...?" tanya Karina.
__ADS_1
β"Masih belum tahu Kar,aku masih banyak kerjaan.Nanti ya,aku ke sana kamu tenang saja."
β"Kamu ih...ya sudah.Tapi ingat ya,jangan selingkuh."
β"Iya sayang...aku janji.Aku bakal jagi hati aku buat kamu."
β"Aku pegang janji kamu.Kalau gitu aku tutup ya.Aku harus bekerja.Kamu juga mau kerja kan..?" tanya Karina.
β"Iya,aku mau ke studio."
β"Oke,selamat bekerja ya sayang...muach...."
β"Muach..."
Zio menutup telfon nya dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan sekolah.Melewati mobil jemputan Hyuna dan Queen begitu saja.
"Arjuna mana Queen..?" tanya Hyuna.
"Ya mana aku tahu Hyun,kan dia abang kamu." jawab Queen.
"Iya tahu.Tapi kok tumben sih dia gak kelihatan...?" Hyuna bertany-tanya.
"Lagi ngecengin adik kelas kali Hyun.Kan dia ada gebetan."
"Ya kali dia yang ngecengin..?susah untuk di percaya Hyun.Kamu tahu kan abang aku itu sekeras batu marmer yang susah kali di hancurkan." kata Hyuna membuat Queen langsung terkekeh.
"Yayaya...tahu kok.Tapi ya siapa tahu aja dia sudah ada yang bisa hancurin bat marmernya."
"Gak ada.Yang bisa cuma kamu seorang."
"Diih...dah ah.Ayuk pulang.Kamu telfon saja dia nanti.Lagian,dia bawa motor kan.?" tanya Queen dan Hyuna menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Ya udah.Ayok pulang aku laper tauk."
"Iya-iya tau.Yang udah gak sabar ketemu daddy tercintanya." goda Hyuna,membuat Queen terkekeh lalu menggandenga lengan Hyuna.Mengajaknya masuk ke dalam mobil.
.
.
.
.
.
.
Sabar ya ges ya,di usahain up tiap hari ya meski hanya satu bab.
__ADS_1
Jangan protes ya soalnya Author dah mulai sibuk banget.