Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 91 s2


__ADS_3

Setelah mengompres pipinya,Queen memilih kembali ke dalam kamarnya sendiri.Dan saat membuka pintu kamar Neo dan saat sudah di luar.Tak sengaja ia kembali bertemu dengan Clay yang akan menuju kamarnya bersama dengan Lisa.


"Queen..." Lisa berjalan mendekati Queen dan memeriksa pipinya.


"Kamu gapapa kan Queen..?kakak khawatir sama kamu.Maafin kak Clay ya Queen,karena dia sudah buat kamu seperti ini." ucap Lisa tak enak hati.Queen hanya diam.ia sama sekali tak berniat menjawab ucapan kakak iparnya itu.Ia memillih berlalu meninggalkan ke dua nya.


Sedangkan Lisa menatap marah pada suaminya tersebut.Ia benar-benar kecewa dengan suaminya yang tadi sudah bertindak gegabah.


"Ini semua gara-gara kamu mas!harusnya kamu itu minta maaf sama Queen.Bukan malah diam saja." kata Lisa dengan kesal.


"Aku cuma gak suka dia dekat dengan laki-laki yank.Dia itu masih sekolah." jawab Clay dengan tanpang tak berdosanya.


"Lalu..?apa hubungan nya..?dia hanya bertemu mas makan bareng.Bukan pacaran." kata Lisa.Clay terdiam.Kata-kata istrinya memang benar adanya.Tadi Queen hanya makan bersama,hanya saja keakraban nya dengan Rendi membuatnya iri,sehingga ia tega menyakiti Queen.


Sore hari nya.


Queen berjalan menuruni tangga dengan pakaian nya yang sudah rapi.Sore ini,dengan di antar Rendi,Queen akan pergi ke makam mommy Syeril.Seperti biasa,ia akan mencurahkan semua uneg-uneg nya di makam,dan itu sudah ia lakukan sejak dulu.


"Mau ke mana Queen....?" tanya Tante Derra.


"Bisa tante, curcol..." jawab Queen.Tante Derra tersenyum.Sudah mengerti apa yang di maksud dengan Queen.Queen berjalan melewati ruang keluarga begitu saja,padahal di ruang tersebut.Daddy dan kakaknya yang sedang duduk bersama dengan yang lain.


"Oma mana Tante..?" tanya Queen.


"Ada di ruang keluarga sayang sama yang lain." jawab tante Derra.Queen melemas,mau tak mau ia harus bertemu dua manusia yang tadi sudah membuat nya sedih.


"Kenapa begitu sayang..?kayak males gitu mau ke sana.?" tiba-tiba Om Ryu datang dan menoel hidung mancung Queen.Om Ryu yang baru saja pulang,melihat Queen yang cemberut langsung menghampiri ponakan kesayangan nya itu.


"Om gak tau aja kalau tadi ada perang dunia ke tiga." jawab Queen.


"Perang apa itu..?om jadi kepo deh..?" tanya Om Ryu penasaran.


"Adalah.Salah sendiri Om Ryu gak ada tadi.Kalau ada kan Om bisa ikut andil dalam peperangan tadi.Kan lumayan pelakunya bisa babak belur karena pukulan Om Ryu." jawab Queen terkekeh sanbil membayangkan jika saja tadi Om nya ini ada,mungkin daddy dan kakaknya akan mengalami babak belur.


"Kenapa sih..?ada apa sebenarnya..?" tanya Ryu mendadak kepo.


"Sudah,jangan di tanya lagi.Kamu ini kan baru pulang,sebaiknya mandi sana.Hyuno sudah nunggu dari tadi." kata Tante Derra menyuruh suaminya untuk mandi.


"Ya sudah,Om mandi dulu ya.Ini kamu mau kemana..?" tanya Om Ryu sebelum pergi ke kamarnya.


"Mau ke makam Om." jawab Queen.


"Sama siapa..?" tanya Om Ryu penuh selidik.

__ADS_1


"Sama temeen Om,cowok.Namanya Rendi.Dia tinggal di komplek tengah." jawab Queen sedetail mungkin.Karena jika tidak,Om nya itu akan menanyainya terus.


"Baiklah.Hati-hati ya.Jangan lupa pamit sama Oma dan Opa." kata Om Ryu yang kemudian pergi meninggalkan keponakan nya.


Derra menggelangkan kepalanya dan menatap Queen.Sedangkan yang di tatap hanya bisa menyengir dan menunjukan jadi V nya.


"Piss tante.Habisnya,Queen kan gak bisa kalau gak cerita sama Om Korea." ucap Queen.


"Dasar...jangan sedih lagi ya sayang.Kalau sampai om kamu tahu kamu sedih karena daddy dan kakak kamu,dia pasti akan sangat marah." nasehat tante Derra.Semenjak L dan Clay meninggalkan Queen.Ryu langsung menggantikan peran L sebagai daddy Queen.Ryu akan melakukan apapun asalkan ponakan nya itu senang.Tak pernah sekalipun Ryu memarahi Queen dan semua keinginan Queen pasti ia penuhi.Maka tak heran jika Queen juga begitu dekat dengan Hyuna.Karena memang Ryu tak pernah membedakan keduanya.Queen dan Hyuna bagaikan anak kembar yang apa-apa di samakan oleh Ryu.


"Asiyap tante kuh.Ya sudah,Queen mau pamit Oma sama Opa dulu ya.Keburu teman Queen datang." ucap nya yang kemudian pergi ke ruang tengah.


"Oma,Opa..." panggilnya mendekati Oma Icha dan Opa Reno.


"Ada apa sayang..?tumben cucu oma cantik sekali..?mau ke mana kamu..?" tanya Oma Icha.


"Mau curcol Oma.." jawab Queen.Oma Icha tersenyum,beliau sudah mengerti apa yang di maksud cucu nya itu.


"Pergi sama siapa Queen..?mau papa antar..?" tanya papa Saga.


"Gak deh pa.Queen di jemput sama temen." jawabnya.


"Temen apa temen..?" goda mama Celline.


"Memang anak kompleks tengah ada yang sekolah di tempat kamu.?" tanya Opa Reno.


"Dia sekolah di tempat lain Opa.Di sebelahnya sekolah Queen." jawab Queen.


"Ya sudah,hati-hati ya sayang.Pulangnya jangan malam-malam." kata Oma Icha memberi izin.


"Iya Oma.Queen sekalian makan malam ya Oma.?"


"Iya..." jawab Oma Icha.


Queen mulai menyalami semua keluarganya.Mulai dari Opa Reno,Oma Icha,Papa Saga dan mama Celline.Setelah selesai,Queen mulai berjalan mendekati daddy nya yang juga duduknya tak jauh dari yang lain.Queen mengulurkan tangan nya,membuat Lino kaget dan langsung menatap Queen yang berdiri di depan nya.


"Queen pamit,mau pergi dulu sana teman.!" ucap nya berpamitan.Tanpa menatap wajah daddy nya Queen tetap berpamitan pada Lino.


"Maas...itu,Queen mau lamit sama kamu." kata Monica menyenggol lengan suaminya.L yang pikiranya di penuhi tanda tanya hanya bisa membalas uluran tangan Queen tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Setelah itu,ia pergi meninggalkan rumah karena Rendi yang ternyata sudah menunggunya di depan.Sedangkan untuk Clay,ia hanya melewatinya saja.


"Hai..." sapanya ketika melihat Queen datang.


"Hai kak,maaf ya lama nungguin nya." jawab Queen.

__ADS_1


"No problem,aku santai kok." jawab Rendi.


"Kamu mau ngajakin aku ke mana sih..?" tanya Rendi penasaran.


"Mau ngenalin kakak sama Mommy ku." jawab Queen.Rendi melototkan matanya,secepat itu Queen mengenalkanya pada Mommynya.Padahal mereka sendiri baru saja kemarin berkenalan.


"Are you serious..?" tanya Rendi.


"Yes, I'm serious." jawab Queen.


Rendi pun mulai menghidupkan mesin motornya dan meminta Queen naik.Setelah itu ia mulai melajukan motornya,meninggalkan area kompleks.Dari lantai atas,Clay menatap kepergian Queen dengan tanganya yang mengepal karena marah.Entah mengapa ia benar-benar tidak rela dan tidak mengijinkan Queen mengenal laki-laki terlebih dulu.


"Kamu ngapain berdiri di sini..?" tanya Om Ryu.


"Om Ryu...." Clay menyalami Ryu dan berpelukan.


"Om Ryu bagaimana kabarnya..?" tanya Clay.


"Om Baik-baik saja.Kamu sendiri bagaimana..?katanya kamu sudah nikah ya..?" tanya Om Ryu dan Clay menganggukan kepalanya.


"Iya Om.Maaf kalau Ckay gak ngabarin orang rumah kalau Clay menikah." ucap Clay.


"Ya ya ya.Om sangat faham." jawab Ryu yang sangat nengerti arti perkataan Clay.


"Kamu habis lihat siala tadi..?Queena..?" tanya Om Ryu.


"Om tahu,siapa laki-laki yang bersama Queen..?" tanya Clay.


"Entahlah,om belum pernah lihat." jawab Om Ryu dengan mengedikan bahunya.


"Lalu..?kenapa Om Ryu ijinin dia pergi sama cowok tadi...?" tanya Clay.


"Kenapa harus Om larang kalau Queen nya sendiri mau.Asal dia bahagia dan tersenyum,apapun itu pasti Om turuti." jawaban Ryu bagikan sindiran bagi Clay yang tadi pagi sudah membuat Queen sedih.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2