
Queen dan Rendi sampai di TPU di mana Mommy dari Queen di makamkan.
"Queen..!.ini....?" tanya Rendi ketika melihat satu makam yang bertuliskan nama mommy dari Queen.
"Iya kak,ini mommy Queen.Lima belas tahun lalu dia ninggalin Queen untuk selama-lamanya.Meninggalkan Queen sendirian." jawabnya dengan matanya yang mulai berembun.
"Assalamualaikum mom,Maaf ya Queen baru datang mengunjungi Mommy." ucap Qeen berbicara di dekat nisan yang bertuliskan nama ibunya.
"Mom,perkenalkan.Ini kak Rendi.Teman baru Queen.Dia baik banget mom.Tadi pagi aku di kasih bubur,tapi buburnya jatuh karena seseorang.Dan sekarang,dengan senang hati,dia mau mengantarkan Queen ke rumah mommy.Semoga kak Rendi memang orang baik ya mom.Dan Queen gak salah pilih teman." tambahnya lagi kini Queen mulai bercerita.Sedangkan Rendi yang berada di sebelah Queen,merasa tersanjung karena dirinya yang dipuji oleh Queen.
#Gak nyangka,ternyata kamu memang gadis yang baik Queen.# kata Rendi dari dalam hatinya.
"Mom,tahu gak,kalau Daddy dan abang sudah pulang.Tapi mereka pulang sama keluarga barunya mom." katanya dengan air matanya yang mulai turun ke pipi.
"Queen gak tau mom,apakah Queen harus sedih atau bahagia.?Queen sudah nunggu Daddy dan abang selama lima belas tahun.Queen selalu berharap mereka berdua pulang dan memelik Queen.Menanyakan keadaan Queen.Tapi ternyata yang ada justru mereka membuat Queen kecewa Mom.Kenapa daddy dan abang tega sama Queen hiks...hiks..hiks..Apa kesalahan Queen begitu besar,sehingga Queen gak berhak mendapat kebahagiaan dari mereka berdua..?" Queen menangis sesenggukan.Ia mencurahkan semua uneg-uneg nya di samping makam Syeril.Dadanya begitu sesak dan hatinya begitu sakit,kala ia mengingat pertengkara nya dengan orang yang sangat ia sayangi dan sangat ia rindukan selama ini.Dan kejadian tersebut adalah pertengkaran pertama setelah lima belas tahun keduanya meninggalkan Queen.
Rendi yang berada di samping Queen begitu terkejut ketika melihat gadis di samping nya ini menangis sesenggukan.Ia bisa melihat betapa hancurnya Queen saat ini.Rendi juga baru tahu kalau ternyata Queen telah di tinggal lama oleh Daddy dan kakak nya.
Karena tak mau mengganggu,akhirnya Rendi hanya diam dan tetap setia menunggu Queen sampai selesai dengan urusan nya.
Hampir satu jam Queen mencurahkan semua isi hatinya di samping makam mommy Syeril.Setelah hati dan pikiranya mulai tenang,Queen mulai berdoa untuk mommynya.Rendi sudah lebih dulu berdoa dan saat ini ia menunggu di parkiran.
"Gak nyangka gue,di balik cerianya,ternyata dia menyimpan berjuta kesedihan yang ia rasakan sendiri." kata Rendi berbicara sendiri sambil menatap jauh Queen yang sedang berjalan mendekatinya.
"Loh!kok ganti mobil kak..?perasaan tadi kak Rendi pake motor deh..?" tanya Queen.Dia kaget karena Rendi yang sudah menunggu nya di depan mobil,padahal tadi mereka berangkat dengan menggunakan motor.
"Iya,tadi Radit yang nganterin.Kebetulan kan rumah nya dia deket sini." jawab Rendi.
"Berarti ini mobil nya Kak Radit..?"
"Bukan lah.Ini mobil gue,kebetulan kemarin di pinjem sama dia buat jemput cewek nya." jawab Rendi sekali lagi.
"Owh....iya...iya..." Queen mengangguk-anggukan kepalanya.
"Sudah selesai curhatnya..?" tanya Rendi.
"Sudah kak." jawab Queen dengan tersenyum.Sebenanrya Rendi ingin sekali bertanya banyak hal,namun ia masih takut menyinggung perasaan Queen.Dan lagi,keduanya juga baru mengenal satu sama lain.
"Ya sudah,sekarang mau ke mana..?" tanya Rendi.
"Terserah kakak deh,mau pulang ayok,jalan juga ayok.Queen menurut saja." jawab nya,ke duanya masuk ke dalam mobil dan tanpa memberitahu, Rendi langsung menghidupkan mesin mobilnya dan melajukanya meninggalkan area makam.
"Kenapa kak Rendi tukar mobil..?" tanya Queen tiba-tiba.
__ADS_1
"Tadi cuacanya agak mendung.Gue takut hujan,makanya minta tukar deh sama Radit." jawab Rendi.
"Owh...terus,sekarang mau ke mana."
"Ke mall mau gak..?jalan-jalan.Kamu gak keburu pulang kan...?"
"Enggak kok kak.Jam malam ku sampi jam 9,lagian tadi aku sudah ijin kok sama Oma dan Opa." jawab Queen.
"Oke deh.Kita ke Mall saja." jawab Rendi semangat.Keduanya pun akhirnya pergi menuju salah satu mall yang ada di Jakarta.
🌻🌻🌻🌻
Di rumah Adhitama,Ryu yang sudah mengetahui kejadian tadi pagi langsung marah pada Lino.Ia tak menyangka jika abang nya ini dengan sangat tega menyakiti Queen.
"Elo tuh bang,kalau pulang hanya untuk nyakitin Queen,mending gak usah pulang.!kita semua masih bisa merawat Queen.!" kata Ryu dengan tegas.
"Abang gak sengaja Ryu,abang terbawa emosi karena dia sudah melawan kakak nya sendiri." kata Lino membela diri dan juga membela Clay.
"Alah,elo cuma alasan aja bang.Sudah lah,mending elo dan kluarga elo kembali saja ke negara elo sana.Gak usah pusingin Queen.Dia sini baik-baik saja."
"Kamu ngusir abang Ryu..?" tanya Lino yang kini sudah terpancing emosinya karena perkataan adik nya.
"Gue bakal ngusir elo kalau elo tega nyakitin Queen.Lima belas tahun kita mencoba menjaga hatinya Queen agar tidak sedih.Tapi elo dengan seenaknya nyakitin dia bang.Gimana gue bisa terima. Hah!" kata Ryu marah.
"Ryu,sudah.Jangan di perpanjang lagi.Biarkan saja.Labih baik sekarang kita makan.Sudah waktunya makan kan." ucap Papa Reno menghentikan kedua anak nya.
"Queen mana Pa..?apa dia gak ikut makan..?" tanya Firly.
"Dia sedang pergi sama teman nya." jawab papa Reno.
"Teman..?siapa..?Arjuna sama Hyuna..?" tanya Firly.
"Bukan dek.Katanya senior dari sekolah lain." jawab Ryu.
"Owh..Baru tahu aku kalau Queen punya teman cowok lain selain Arjuna." kata Firly.
🌻🌻🌻🌻🌻
Rendi dan Queen berjalan beriringan mengelilingi Mall.
"Mau ke mana dulu Queen..?" tanya Rendi
"Terserah deh kak,keliling aja dulu gapapa " jawab Queen.
__ADS_1
"Kamu!mau ada yang di beli gak..?" tanya Rendi lagi.
"Gak ada sih."
"Mau main game gak..?kita ke gamezone." kata Rendi.
"Boleh deh." jawab Queen.Keduanya pun akhirnga menuju lantai tiga,di mana letak gamezone berada.Rendi mengajak Queen bermain segala macam permainan yang ada di tempat tersebut.
"KAK QUEEN...." teriak seseorang memanggil namanya.Membuatnya langsung menoleh dan melihat Aiden dan ke dua kakak nya yang ternyata juga sedang berada di mall.
"Siapa Queen...?" tanya Rendi yang juga ikut melihat Aiden,Clay dan Lisa yang berjalan mendekatinya dengan Clay yang menunjukan wajah dingin nya.
#Bukan nya itu laki-laki yang tadi pagi maksa Queen pulang.# kata Rendi dalam hati saat menatap Clay.
"Kakak..!ternyata di sini juga..?" tanya Clay.Queen hanya menjawab dengan senyuman.
"Queen...kamu di sini juga.Kebetulan sekali ya.Kamu ke sini sama siapa Queen..?" tanya Lisa.
"Sama temen kak." jawab Queen singkat.
"Kak,gimana kalau kita main bareng..?" tanya Aiden.
"Gimana ya..?" Queen nampak berfikir.Sebenanrya ia sangat malas jika harus bertemu dengan kakak nya sendiri.Ia masih marah karena kejadian tadi pagi.
"Gapapa Queen,kita main saja sama adik kamu.Tambah orang tambah rame lagi." kata Rendi yang justru menyetujui ajakan Aiden.
"Ya sudah,terserah kakak saja deh." jawab nya pasrah.Rendi,Queen dan Aiden pun akhirnya bermain bersama.Sedangkan Clay dan Lisa hanya menunggui ke tiganya layaknya orang tua yang sedang menunggu anak nya bermain.
"Kamu gak mau main juga mas..?" tanya Lisa.
"Enggak.Kamu kalau mau main,main saja." jawab Clay.
"Gak deh.Di sini aja nemenin kamu." ucap Lisa.Ke duanya pun memilih duduk berdua di kursi tunggu yang sudah di sediakan di mall.Dari jauh Clay melihat betapa bahagianya Queen ketika bermain bersama adik dan juga teman nya.Nampak wajah nya yang cantik sangat ceria.Membuat hati kecil Clay tersentuh.Ingin sekali ia meminta maaf pada adik nya karena telah menyakitinya tadi pagi.Tetapi rasa gengsinya terlalu besar hanya untuk meminta maaf pada Queen.
.
.
.
.
Hai-hai para readersku yang baik dan budiman.Maaf ya beberapa hari ini Author gak bisa update dan mungkin beberapa minggu ini menjelang lebaran Author gak bisa janji bakal up tiap hari karena kesibukan Author
__ADS_1
Jadi mohon di maklumin ya man teman.