
Tok...tok...tok...
"Hyuna..ayo makan sayang." ucap mami Vania mengetuk kamar Hyuna.
"Iya Mih,sebentar lagi." jawab nya dari dalam kamar.Vania kembali turun ke bawah dan menunggu anak nya turun untuk makan.
"Mami gak makan..?" tanya Arjuna yang sudah mulai menyendok nasi dan menaruhnya di piring.
"Kamu duluan saja.Mami nunggu Hyuna dulu." jawab Mami Vania.
"Owh...ya sudah." jawab Arjuna.Tak berapa lama kemudian Hyuna datang dan bergabung di meja makan.
"Selamat malam..." sapa nya pada keluarganya.
"Malam sayang.Ayo makan,mami sudah masak banyak buat kamu." jawab mami Vania.
"Makasih Mih." jawab Hyuna,ia melihat papi Vano yang begitu cuek padanya,begitu juga dengan Arjuna.
#Salah ku apa ya sama kak Arjuna..?kenapa dia jadi cuek sama aku ya..?# tanya Hyuna dari dalam hatinya.Ia merasa bingung dengan perubahan kakak nya yang tiba-tiba cuek padanya tanpa sebab.
Setelah makan malam selesai.Vano,Vania dan kedua anak nya berkumpul di ruang keluarga.
"Kak,besok masuk sekolah gak..?" tanya Hyuna mendekati Arjuna.
"Kayak nya enggak deh.Lagi males." jawab Arjuna cuek.
"Yaah....padahal Hyuna pen bareng sama kakak loh."
"Ya kan elo bisa minta anterin supir Hyun." jawab Arjuna.
"Kakak tumben sih...?apa Hyuna ada buat salah sama kakak..?" tanya Hyuna.
"Gak ada!" jawab Arjuna singkat
"Tapi ko-"
"Sudahlah Hyun,jangan mendebat,gue lagi males tengkar sama elo!" Arjuna menyela perkataan Hyuna.
"Hyuna gak ngajakin debat kok,Hyuna cuma bertanya." jawab Hyuna.
"Sama saja.Kalau gak detail kan elo bakal nanya terus."
"SUDAH STOP!!" kata papi Vano menghentikan keduanya.
#Appa Daniel...Hyuna kangen sama Appa.Kira-kira Appa masih ingat Hyuna gak ya...?# tanya Hyuna dari dalam hatinya.Setiap kali Hyuna bersedih karena papi Vano dan kakak nya.Ia akan selalu teringat oleh Daniel,orang yang dulu sudah menolong dirinya dan mami nya.Dan sudah sangat lama sekali ia tak pernah mendengar kabar dari Appa angkatnya tersebut.
✉️Appa🌻\=> Princes Appa,sudah tidur belum...?
✉️Me \=> Belum Appa.
✉️Appa🌻\=> Are you oke honey..?
✉️Me \=> yes Appa I'm okay😘
✉️Appa🌻\=> Ya sudah,jangan tidur terlalu larut ya sayang.Besok pagi Appa jemput kamu sekolah.
✉️Me \=> Siap Appa🫡
#Terima kasih Appa.Karena engkau sudah menjadi Appa yang baik buat Hyuna.Meski di awal Appa gak menerima Hyuna.Tapi sekarang Appa begitu sangat menyayangi Hyuna#
__ADS_1
Hyuna tersenyum haru sambil terus melihat ke arah poselnya.Membuat Arjuna penasaran dan mengambil ponsel adik nya tersebut.
"KAKAK!!BALIKIN GAK PONSEL HYUNA!" pinta Hyuna mencoba merebut kembali ponselnya.
"Eits...eits..bentar dong.Kakak mau lihat,kamu barusan lagi Chat sama siapa.Jangan-jangan kamu Chat sama cowok lagi." ucap Arjuna.
"Kakak ih,balikin ponsel Hyuna.Itu kan privasi Hyuna kak.kakak gak boleh gitu." katanya lagi dengan perasaan nya yang mulai kesal.
"Bentar doang kok." Arjuna enggan mengembalikan ponsel milik adik nya.Ia memilih membaca pesan yang membuat adik nya itu tersenyum sendiri.Pesan yang ternyata dari Ryu.Appa kandung Hyuna.
"Sudah kah." ucap Hyuna meminta kembali ponselnya.
"Nih,sudah." jawab Arjuna yang akhirnya menyerahkan ponsel milik adik nya.
"Aku tuh gak punya temen cowok selain kakak dan sepupu yang lain.Jadi,jangan berharap kalau isi ponselku chat dari orang lain." kata Hyuna dengan tegas.
"Mami,liburan mendatang Hyuna boleh ikut Queen ke Korea gak..?" tanya Hyuna.
"Boleh." jawab mami Vania.
"Gak boleh!"
"Gak boleh!" Arjuna dan papi Vano kompak menjawab tidak.
"Kenapa...?" tanya Hyuna.
"Ya gak boleh aja." jawab Arjuna.
"Ta tapi kan harus ada alasan nya." jawab Hyuna.
"Ya tetep aja gak boleh Hyun,kamu tuh cewek,masak mau ke Korea sendirian..?"
"Ya sama saja.Aku ikut kalau begitu." ucap Arjuna
"Ya silakan." jawab Hyuna dengan santai.
"Papi tetap gak ijinin." ucap papi Vano.
"Ya aku minta ijin sama Appa.Pasti Appa memberi ijin.Lagian Hyuna ke sana juga nanti di jemput sama Om Gibran jadi kita berdua gak benar-benar pergi sendiri." jawab Hyuna lagi.Dan setelah itu ia pergi meninggalkan ruang keluarga begitu saja.
*****
Esok pagi nya....
"Selamat Mami..." sapa Hyuna ketika sudah berada di meja makan.
"Pagi sayang,tumben sudah cantik anak mami...?" tanya mami Vania ketika melihat anak nya yang sudah rapi dengan seragam sekolah nya..
"Iyalah Mih.Kan Appa mau jemput Hyuna." jawab Hyuna.Tak berapa lama kemudian Vano dan Arjuna juga ikut turun dan bergabung di meja makan.
"Pagi Mih." sapa Arjuna mencium pipi Mami Vania.
"Pagi sayang.Kamu mau sekolah...?" tanya mami Vania.
"Iya Mih.Bosen,di rumah juga gak ngapa-ngapain kan." jawab Arjuna.
"Bareng gue gak cil...?" tanya Arjuna.
"Gak usah!makasih." jawab Hyuna.
__ADS_1
"Sorry ya,kemarin gue udah marah-marah gak jelas sama elo." ucap nya sambil mengulurkan tangan.
"Iya gapapa." jawab Hyuna membalas uluran tangan kakak nya.Sudah menjadi hal bisa baginya jika di pagi harinya Arjuna pasti akan meminta maaf padanya setelah apa yang di lakukan nya semalam.
"Permisi tuan,ada tamu di luar.Appa nya non Hyuna." ucap bibik memberitahu.
"Ah iya bik,suruh tunggu bentar ya,Hyuna mau minum susu dulu." jawab Hyuna dengan semangat.
"Iya non." jawab bibik yang kemudian kembali menghampiri Ryu yang sedang menunggu di ruang tamu.
Vano berdiri dari duduk nya dan berjalan menghampiri adik sepupu nya itu.
"Tumben pagi-pagi sekali Ryu..?" tanya Vano dengan tiba-tiba.
"Iya bang,mau ngajak Hyuna sarapan diluar juga." jawab Ryu.
"Bagaimana kabar tante sama Om Ryu..?apa semuanya baik..?"
"Alhamdulillah,baik kok bang.Mana sih anak gue bang..?" tanya Ryu.
"Ada di belakang,dia lagi minum susu." jawab Vano.Dan tak lama kemudian, Hyuna datang dengan senyuman nya yang terus terukir di wajah nya.Dan Vano bisa melihat betapa bahagianya Hyuna hari ini ketika melihat Appa nya datang.Berbeda dengan semalam, wajahnya yang nampak sanggat murung karena dirinya yang sudah memarahinya.
"APPA...." sapa Hyuna yang langsung menyambut Ryu dan memberinya sebuah ciuman di pipi.
"Pagi honey.Sudah siap..?" tanya Ryu dan di angguki Hyuna.
"Bang,gue pamit duluan.Maaf ganggu sarapan kalian" ucap Ryu berpamitan.
"Iya gapapa." jawab Vano.
"Pamit sayang sama Papi." titah Ryu pada anak nya.
"Papi,Hyuna berangkat dulua sama Appa ya.Sekalian mau sarapan di luar juga." ucap Hyuna sambil mencium tangan papi Vano.
"Belajar yang rajin ya,jangan pulang telat lagi." pesan papi Vano setelah mencium kening putrinya.
"Iya..Assalamualaikum.."
"Waalaikimsalam.."
Di dapur..
"Mami kenapa gak nyamperin Appa nya Hyuna juga..?" tanya Arjuna.
"Gak usah,kan sudah ada papi." jawab mami Vania.
"Mamih takut papih cemburu ya..?" tebak Arjuna dan mami Vania hanya menjawab dengan senyuman lalu meletakan jari telunjuknya ke mulut,memberi kode untuk anak nya agar diam karena ada papi Vano.
"Hyuna sudah berangkat Pih..?" tanya Arjuna.
"Sudah." jawab papi Vano dengan singkat.Ketiganya pun akhirnya melanjutkan sarapan mereka dengan tenang.Sejak pertengkaran semalam dan sampai pagi ini,Vania memilih untuk diam,berbicara seadanya saja dengan suaminya,itupun jika suaminya mengajaknya bicara terlebih dulu.Selebihnya ia memilih untuk diam.
.
.
.
.
__ADS_1