
Dua hari kemudian,setelah Ryu merenungi semua kesalahan nya.Ia mengajak Derra untuk berkunjung ke rumah Vano.Ia akan mulai memperbaiki hubungan nya dengan Hyuna.
"Apa kita perlu membeli sesuatu untuk Hyuna..?" tanya Ryu.Saat ini,keduanya sudah berada di perjalanan menuju rumah Vano.
"Beli apa ya..?" Derra berfikir sejenak.
"Gimana kalau coklat..?biasanya kan anak kecil suka coklat." Ryu memberi usul.
"Jangan.Sama kak Vania,Hyuna gak boleh makan coklat.Nanti giginya sakit." jawab Derra.
"Ya belinya gak banyak yank,satu saja.Sama makanan yang lain." ucap Ryu.
"Ya sudah,kita beli coklat sama es crim dan juga susu saja.Kalau snack,kayaknya Hyuna juga gak boleh makan snack deh sama maminya."
"Kenapa semua-mua gak boleh sih...?" tanya Ryu heran.
"Bukan gak boleh.Kak Vania hanya membatasi Hyuna makan makanan ringan.Dan lagi,maminya itu jagi masak dan bikin kue.Jadi jarang banget Hyuna itu jajan di luar." jawab Derra.
"Kamu tahu dari mana..?"
"Sosial medianya kak Vania.Dia kan selalu ngepost makanan yang dia buat." jawab Derra lagi.
"Owh...ya sudah.Kita beli coklat,es sama susu saja ya."
"Iya.."
******
Lima belas menit kemudian.Derra dan Ryu sampai di rumah Vano.Keduanya turun dan berjalan masuk ke rumah.
"Ryu,Derra." panggil Daddy Bima saat melihatnya dan Derra akan masuk ke rumah Vano.
"Daddy..." Ryu mendekati daddy Bima dan menyalaminya.Begitu juga dengan Derra.
"Kalian mau ke rumah abang..?" tanya Daddy Bima.
"Iya dad."
"Abang lagi gak ada.Dia lagi liburan sama Vania sama Hyuna.Ella dan juga Mark." jawab daddy Bima.
"Hah...liburan Dad...? kemana....?" tanya Ryu.Ia mendadak sedih karena ternyata keinginanya bertemu Hyuna harus tertunda karena ternyata Vano dan keluarganya tidak ada di rumah.
"Me puncak.Tapi mereka perginya dari pagi tadi loh Apa iya menginap ya..?" Daddy Bima bertanya-tanya.
"Coba Ryu telfon deh dad " ucapnya yang kemudian menekan nomor ponsel Vano.
__ADS_1
[Hallo...Assalamualaikum..]
[Waalaikumsalam.Abang di mana..?] tanya Ryu to the point.
[Abang di puncak.Kenapa emang nya..?] tanya balik Vano
[Ryu pingin ketemu Hyuna bang.Ryu kangen sama dia.Abang pulang jam berapa..?]
[Abang gak pulang Ryu.Kamu kalau mau,ke sini saja.Abang lagi di Villa milik Lino.] jawab Vano.
[Ya sudah Ryu ke sana ya]
[Iya,sekalian belikan daging ya.Kita makan-makan di sini]
[Oke]
Ryu memutus panggilanya.
"Dad,abang di Villa milik bang L.Ryu mau susulin ke sana ya." ucap Ryu yang kemudian berpamitan dengan Daddy Bima.Begitu juga dengan Derra.Tanpa pulang terlebih dulu,Ryu langsung menancap gas mobilnya menuju Villa milik abang nya yang terletak di Bandung.
******
"Kenapa Mas...?" tanya Vania.Keduanya saat ini sedang menikmati suasana Villa milik Lino.Vania baru tahu jika ternyata Lino mempunyai Villa sebesar ini.
"Ryu mau nyusul ke sini katanya." jawab Vano.Vania mengerutkan dahinya.
"Memangnya kemarin ngomongin apa sih sama Ryu..?kayaknya serius sekali.Mas sampai penasaran loh.?" tanya Vano.Vania pun akhirnya menceritakan semua apa yang dia bicarakan dengan Ryu.Ia juga meminta maaf karena harus berbicara dengan Ryu tanpa seizin nya terlebih dulu.
Vano tersenyum,ia menggenggam tangan istrinya.Meski sampai sekarang Vano belum bisa mencintai Vania.Namun,ia akan terus menjadi suami terbaik untuknya dan keluarganya.Ia akan selalu melindungi dan menjadi garda terdepan jika suatu saat ada yang menyakiti keluarganya.
"Mas akan selalu mendukung kamu selama itu baik." ucap Vano.
"Makasih ya mas." jawab Vania membalas senyuman suaminya.
Malam hari tiba Ryu dan Derra sudah sampai di Villa.Keduanya masuk ke dalam sambil membawa belanjaan yang tadi di oesan Vano.
"Assalamualaikum...." ucap keduanya.
"Waalaikumsalam...." jawab Vano dan yang lain nya.
"Hyung...!" Mark menoleh dan melihat Ryu datang bersama Derra.
"Kalian sudah datang..." ucap Vano menyambut keduanya.
"Kalian bawa apa..?" tanya Vania.
__ADS_1
"Suami kamu ngajakin BBQ,nyuruh kita belanja." jawab Ryu sambil meletakan belanjaan di atas meja.
"Hyuna mana..?" tanya Ryu.
"Ada di taman,sama Ella." jawab Vania.Ryu langsung pergi ke taman belakang,menemui Hyuna dan Ella.Ia sudah sangat tidak sabar karena ingin bertemu Hyuna dan memeluknya.
"Nunna....gak takut apa..?kalau Hyung nyakitin Hyuna lagi bagaimana..?" tanya Mark yang tiba-tiba merasa khawatir dengan Hyuna.
"Gak akan." jawab Vania.Ia yakin jika Ryu sudah berubah dan mau menerima Hyuna sebagai anak nya.
Dengan semangat,Ryu berjalan menuju taman untuk menemui Hyuna.Ia akan meminta maaf kepada anak nya atas semua kesalahan yang dia perbuat selama ini.
"Hyuna...." teriak Ryu memanggil nama anak nya.Matanya berembun,ia menyesal karena sebelumnya sudah membuat Hyuna sedih berkali-kali.
"Ya..." Hyuna yang sedang berdiri langsung menoleh pada Appanya.
Ryu tersenyum.Ia berjalan mendekati Hyuna. Dan saat sudah di depan anak nya,Ryu langsung berjongkok.Mensejajarkan tingginya dengan Hyuna,lalu ia memeluknya dengan erat dan penuh kasih sayang.
"Hiks...hiks..hiks... maafin Appa,maafin Appa..." ucap nya sambil terus meneteskan air matanya.
"Appa tatit,Yuna dah bica napas." ucap Hyuna dan seketika Ryu melepas pelukan nya. dan menatap anak gadis cantiknya.
"Appa nanis ya..?napa Appa nanis..?" tanya Hyuna.Ia mengusap air mata Appa nya dengan tangan mungilnya.
Ryu memegang tangan Hyuna,lalu berkata. "Maafin Appa ya sayang,karena Appa sudah nyakitin kamu.Appa bukan Appa yang baik buat Hyuna.Appa menyesal karena sudah buat kamu sedih.Maafin Appa ya.." ucap Ryu dengan penuh penyesalan.
"Appa dah tayan beyum tama Yuna...?" tanya Hyuna.
Ryu menggangguk cepat. "Sudah,Appa sayang sama Hyuna.Appa gak mau kehilangan Hyuna.Appa gak mau Hyuna benci Appa.Appa sayang sama Hyuna." jawab Ryu dengan kembali memeluk Hyuna.
"Yuna juda tayan tama Appa." jawab Hyuna yang kemudian membalas pelukan Ryu.Dan semua itu tak lepas dari perhatian Vano,Vania,Derra,Ella dan Mark.Mereka terharu karena akhirnya Ryu dan Hyuna bisa bersatu.Vania tersenyum.Ia merasa lega karena akhirnya, anak nya bisa mendapatkan kasih sayang dari Appa kandungnya.
#Terima kasih Tuhan,karena Engkau sudah mengembalikan Ryu seperti dulu.Menjadi pribadi yang baik dan bisa menerima Hyuna.Semoga mereka selalu bahagia.# doa Vania dalam hati sambil meneteskan air matanya.
"Terima kasih ya karena sudah menjadi istri yang terbaik untuk ku dan Ella." ucap Vano sambil merangkul pundak istrinya.
"Sama-sama.Terima kasih,juga karena sudah menerima ku dan Hyuna." balas Vania.
.
.
.
__ADS_1
.