Delayed Mate

Delayed Mate
Chapter 57


__ADS_3

Vania pergi menuju kamar di mana Jessy dan Hyuna berada.


Tok...


tok..


tok...


"Iya,sebentar...." jawab Jessy dari dalam kamar.


Ceklek....


Jessy membuka pintu dan nelihat Vania di depanya sedang tersenyum.


"Papa sama Mama sudah berangkat kerja tante..?" tanya Jessy.


"Sudah kok.Sekarang,tugas tante buat jagain Jessy." jawab Vania dengan tersenyum.


"Iya.Ayo masuk Tan.Hyuna sedang mainan boneka milik Jessy." ucapnya sambil membuka lebar pintu kamarnya.Vania masuk dan melihat anaknya yang sibuk bermain dengan boneka milik Jessy.


"Mami...boneta tatak banak..." ucap Hyuna dengan senang.


"Jes...kenapa di berantakin semua..?bukanya tadi bilangnya mau di beresin...?" tanya Vania.Dirinya sedikit terkejut ketika melihat banyaknya boneka milik Jessy yang terkumpul di atas terpat tidurnya.Ia berjalan dan mulai menata kembali boneka tersebut pada tempatnya.


"Gak usah di beresin dulu Tan.Hyuna senang kok mainan bonekanya Jessy.Nanti kalau dia bosen baru kita beresin." kata Jessi.Vania menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Jes,tante ke sini buat kerja jagain kamu loh.Bukan kamu yang malah jagain Hyuna." ucap Vania tak enak hati karena anaknya yang sudah membuat boneka milik Jessy berantakan.


"Gapapa Tan.Jessy senang kok.Lagian,Hyuna cuma mainan boneka,gak mainan yang lain kok.Biarkan saja." katanya yang kemudian naik ke atas dan bergabung dengan Hyuna.


"Hyuna senang...?" tanya Jessy.


"Cenan tekali.Yuna ninta tatu bonetaana boyeh dak tatak...?" tanya Hyuna.Membuat mata Vania langsung membola karena terkejut.


"Hyuna!!gak boleh begitu sayang." larang Vania dengan menggelengkan kepalanya sambil menatap anaknya.


"Gapapa Tan.Hyuna mau boneka yang mana..?" tanya Hyuna.


"Ini...." jawabnya sambil mengambil satu boneka anjing dengan berkaluangkan nama anjing tersebut.Yang mana,sebenanrya boneka tersebut ternyata boneka kesayangan Jessy,karena boneka tersebut pemberian dari uncle Ryu nya saat dirinya akan berangkat.


"Hyuna mau yang ini...?" tanya Jessy lagi dan Hyuna menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Gak mau yang lain..?"


"Endak.Mau yan ini." jawab Hyuna sambil memeluk erat boneka tersebut


"Apa boneka itu spesial Jes...?" tanya Vania yang melihat Jessy seperti enggan memberikan boneka tersebut.


"Emm....boneka itu....👉👈...."


"Kenapa Jes...?" tanya Vania lagi kini dengan rasa penasaranya.


"Boneka itu dari Ucle R tante." jawab Jessy pelan.Membuat Vania langsung mematung ketika mendengar jawaban dari Jessy.Ia lantas menatap ke arah anak nya yang sedang memeluk erat boneka milik Jessy.


Vani menghela nafasnya kemudian berjalan ke arah anak nya dan mulai mencoba merayu Hyuna agar mau mengganti boneka tersebut dengan boneka yang lain nya.


"Hyuna,kalau misalkan tukar dengan boneka yang lain mau gak sayang...?" tanya Vania dengan lembut.


"Dak mau mami.Yuna tuka tama boneta ini " jawab Hyuna.


"Ini lebih bagus sayang...dan lagi lebih besar dari boneka ini loh." katanya lagi masih mencoba merayu Hyuna.


"Dak au mami..!!!!." jawab Hyuna kini dengan sedikit berteriak.Matanya sudah mulai berkaca-kaca.Sambil terus memeluk boneka tersebut.Hyuna turun dari ranjang dan berlari ke salah satu sudut yang berada di kamar Jessy.


Jika Vania sudah terbiasa dengan sikap Hyuna.Berbeda dengan Jessy yang begitu terkejut saat melihat Hyuna yang sedang marah.Bukan membuat Jessy marah,namun ia justru merasa gemas dengan tingkah Hyuna ketika sedang marah.


"Iya Jes.Ya begitu lah Hyuna kalau sedang marah.


"Astaga...lucu sekali sih,jadi pingin nyubit deh." ucap Jessy sambil terkekeh.Ia kemudian berjalan mendekati Hyuna dan berjongkok di belakangnya.


"Hyuna mau boneka itu..?" tanya Jessy dengan lembut.Membuat Hyuna langsung berbalik dan menganggukkan kepalanya,namun dengan mukanya yang masih saja di tekuk.


"Ya sudah ambil saja.Tapi ada syaratnya." ucap Jessy.


"Talat...?apa tu...?" tanya Hyuna tak mengerti.Sedangkan Vania hanya duduk di bibir kasur sambil menyimak interaksi keduanya.


"Hyuna harus jaga boneka itu ya.Soalnya itu pemberian dari Uncle kakak." jawab Jessy.Sebenanrya ia tak rela nelepas boneka pemberian uncle Ryu,karena Jessy yang selalu menghargai barang pemberian dari orang lain.


"Jes...lebih baik Hyuna di kasih yang lain saja, jangan yang itu." ucap Vania.Sungguh,dirinya benar-benar merasa tidak enak hati dengan Jessy karena baru pertama kerja,anaknya sudah meminta barang milik Jessy.


"Sudah,gakpapa tan.Lagian,Jessy gak akan kehilangan boneka ini selama kalian ada di sini nemenin Jessy.Jadi biarkan saja Hyuna bermain dengan boneka ini.Nanti Jessy bisa minta lagi sama Uncle."


Akhirnya dengan segala rayuan yang ternyata hanyalah sia-sia.Dengan ikhlas,Jessy memberikan bonekanya kepada Hyuna.Ia sendiri juga heran dengan dirinya yang juga dengan senang hati memberikan boneka tersebut.Padahal,sebelumnya Jessy akan selalu marah dan menolak ketika ada orang yang ingin mengambil barangnya yang dari orang lain.Ia dengan senang hati akan memberikan barang yang memang miliknya yang ia beli sendiri.Namun,ia akan marah dan melarang orang mengambil barang,ya jika barang tersebut pemberian orang lain.Sejelek apapun barang pemberian orang.Jessy akan selalu menghargainya.

__ADS_1


"Maafin tante ya Jes.Hyuna jadi minta aneh-aneh sama kamu." ucap Vania tan enak hati.


"Sudahlah tan.Jessy ikhlas kok." jawab Jessy.Ia pun akhirnya mengajak Hyuna untuk keluar dari kamarnya dan mengajak Hyuna ke ruang bermain.Sedangkan Vania,memilih membersihkan kamar Jessy sekaligus menata kembali boneka milik Jessy.


Selesai membersihkan kamar Jessy,Vania langsung menyusul keduanya yang kini pindah bermain di lantai bawah.Vania melihat anaknya yang begitu ceria ketika sedang bermain bersama Jessy.Hingga hampir satu jam bermain,akhirnya Hyuna berjalan mendekati mami nya yang sedang duduk di sofa sambil membaca novel.


"Mami..." panggil Hyuna.Membuat Vania langsung menutup buku novelnya.


"Ya sayang...?ada apa..?" tanya Vania.


"Yuna lapal..." jawab Hyuna sambil mengusap-usap perutnya.


"Hyuna lapar...?" tanya Vania dan di angguki Hyuna.


"Mau makan apa..?mami pesankan ya.?"


"Kenapa pesan tante,di dapur kan ada makanan.Kenapa gak makan di dapur saja,atau...tante bisa masak makanan sendiri buat Hyuna." ucap Jessy yang tiba-tiba datang setelah membereskan mainan nya.


"Ah..gak usah Jes.Tante pesan makanan saja buat Hyuna.Gak enak kalau harus masak di rumah kamu." jawab Vania tak enak hati.


"Kenapa gak enak sih Tan.Tante Vania kan kerja di sini di gaji sama papa.Trus kalau tante gak makan seharian kan bisa sakit tante.Sudah, ayo ke dapur.Sekalian masakin Jessy juga lah.Jessy juga lapar." ucap nya yang kemudian mengajak Vania menuju dapur.


"Hyuna mau makan apa..?" tanya Jessy saat keduanya sudah duduk di meja makan.


"Emm...telul cepok aja." jawab Hyuna.


"Telur ceplok...?" tanya Jessy dan Hyuna mengangguk.


"Yan mata itan tapi ya Mi." pinta Hyuna dengan polos.Membuat Jessy terperangah dan kemudian tertawa karena ucapan Hyuna yang sungguh menggemaskan dirinya.


"WHAT!! mata ikan..?mana ada Hyuna mata ikan,yang ada mata sapilah." ucap Jessy masih dengan tawanya.


"Ada tak,mami cepok telul mata itan." jawab Hyuna,dan lagi-lagi membuat Jessy tertawa dan kali ini tawanya semakin keras sehingga membuat seseorang penasaran...


"Ada apa ini...?"


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2