DEMI CINTA

DEMI CINTA
INIKAH NAMANYA CINTA


__ADS_3

DIPERJALANAN Menuju tempat Rangga bekerja sebagai seorang aktor atau artis, mereka berdua berbincang-bincang sejenak untuk memecah kesunyian didalam mobil tersebut dan dimulai dari Karina.


"apa aku boleh bertanya kepada mu???"


"mau bertanya apa kau???" tanya Rehan disela menyetir mobil nya.


"apa kau sudah punya kekasih atau pacar???" Rehan memalingkan wajah nya ke arah Karina dan menjawab 'Ya' dengan singkat.


"sudah berapa lama kau menjalin hubungan dengan nya???"


"kurang lebih satu tahun."


"wah sudah lama sekali! apakah kalian tak pernah bertengkar??? atau cemburu terhadap satu sama lain???"


"ya terkadang." jawab nya singkat.


Karina hanya manggut-manggut saja, lalu ia bertanya lagi.


"apa kau dan pacar mu itu pernah melakukan hubungan badan???" seketika itu juga Rehan mengerutkan dahi nya sembari menatap Karina.


"untuk apa kau bertanya soal itu???" tanya Rehan.


"ya hanya sekedar ingin tahu saja." ujar Karina cuek, lalu Rehan fokus menyetir lagi seraya berkata.


"kalau sekedar berciuman atau saling meraba tubuh, itu sering. tapi kalau soal berhubungan badan aku tak berani melakukan nya."


"mengapa tak berani???" tanya Karina penasaran.


"aku belum mau menjadi seorang ayah dan aku tak mau terburu-buru menikah."

__ADS_1


"begitukah alasan mu???"


"ya memang seperti itu." Karina sejenak merenung dan berkata,


"andai Rangga berwatak sama seperti mu, mungkin sampai saat aku tak akan sampai mengandung anak dari nya." ucapan tersebut membuat Rehan merasa kasihan kepada Karina dan ia berkata,


"sudah jangan banyak mengeluh. sebentar lagi kita sampai ditempat laki-laki yang telah menghamili mu itu." Karina hanya mengangguk saja dan mobil Rehan memang sebentar lagi sampai ditempat tujuan Karina.


Hal begitupun sama hal nya dengan paman Wahyu yang mengantar ibu nya Karina ke tempat tersebut. setelah mengantar anak nya sekolah, paman Wahyu mengantar ibu nya Karina ke tempat tersebut dan ibu nya Wulan pun ikut juga. diperjalanan mereka tak berbincang-bincang dan mereka hanya saling bungkam tak berkata apapun. arah perjalanan mereka sebentar lagi sampai dan begitupun dengan mobil nya Rehan.


Gedung besar dan tinggi itu memiliki area tempat parkir yang luas. mobil Rehan sudah lebih dulu berparkir ditempat tersebut. Karina keluar dari dalam mobil dan ia menatap nama gedung tersebut.


"besar sekali gedung ini!? ckckck."


"yang nama nya gedung memang besar tahu!" ujar Rehan sembari mendekati Karina.


"ayo kita masuk ke dalam." ajak Rehan dan Karina hanya mengangguk saja. tangan Karina digenggam oleh Rehan dan membuat hati nya berdesir indah dan ia membatin.


"lepas! jangan mencoba-coba kau memegang tanganku anak mama!" ucap Karina ketus biar tak dianggap wanita murahan oleh Rehan.


"maaf aku tak sengaja anak kampung!" ujar Rehan tak mau kalah ketus dan Karina memalingkan wajah nya kesamping. Rehan sudah berjalan duluan, ketika ia menatap ke belakang Karina masih berdiri ditempat nya dan Rehan berseru.


"ayo anak kampung! kau mau ikut masuk tidak ke dalam gedung itu hah!?"


"iya tunggu bawel!" ujar Karina dan ia kini berjalan mengikuti Rehan masuk ke dalam gedung itu.


Pada saat itu juga mobil nya paman Wahyu sudah tiba dan setelah mobil nya terparkir, mereka keluar dari dalam mobil tersebut.


"wah besar sekali tempat nya!?" ujar ibu nya Karina dan membuat paman Wahyu dan bibi mega memaklumi nya.

__ADS_1


"ini gedung tempat laki-laki yang menghamili Karina itu bekerja kak. ayo kita masuk dan semoga saja anak itu ada di dalam." ujar paman Wahyu dan kini mereka masuk ke dalam gedung tersebut. pintu masuk yang dijaga oleh satpam itu segera mencegat paman Wahyu, bibi Mega dan ibu nya Karina.


"bapak ibu ini mau kemana???"


"saya ingin masuk ke dalam gedung ini mas." ujar paman Wahyu kepada satpam yang lebih muda dari nya.


"apa sebelum nya ada keperluan dengan siapa???" tanya satpam itu lagi.


"kami ingin bertemu Rangga, mas. apa mas tahu dengan Rangga???"


"oh den Rangga, silahkan masuk ibu, pak." lalu mereka pun masuk ke dalam gedung tersebut. satpam muda tersebut berpikir sejenak dan berkata,


"sebelum ini ada dua orang yang masuk. yaitu laki-laki dan perempuan yang ingin menemui den Rangga, sekarang ada lagi. ah...!! masa bodo juga! lagi pula itu bukan urusan ku!" ucap nya masa bodo dan ia segera bertugas berjaga lagi.


Diruangan resepsionis, paman Wahyu sedang mengobrol dengan salah satu karyawan wanita nya. setelah paman Wahyu memberikan KTP sebagai jaminan nya, ia lalu mengajak istri dan kakak nya pergi ke suatu tempat. tempat yang mereka tuju adalah ruangan jumpa pers bagi para pers yang ingin bertemu dengan artis-artis idola nya. didalam ruangan tersebut sudah ada Rehan dan Karina yang duduk menunggu Rangga muncul. diruangan tersebut tak hanya mereka berdua, ada beberapa kalangan anak muda-mudi juga yang duduk menunggu kehadiran Rangga beserta artis lain nya.


Paman Wahyu lalu masuk ke dalam ruangan tersebut dan di ikuti oleh istri dan kakak nya. ketika mereka duduk di kursi yang kosong, ibu nya Karina melihat anak nya sedang duduk agak jauh dari tempat nya berada.


"Karina!? bukankah itu Karina!?" ucap nya tak terlalu keras dan membuat paman Wahyu dan istri nya ikut menatap ke arah yang ditunjuk ibu nya Karina.


"yatuhan! itu memang Karina, teh!" ujar bibi Mega girang dan ibu nya Karina menitikan air mata ketika ia berseru.


"Karinaaa...! anak kuuuu....!" teriakan tersebut membuat semua mata memandang ke arah ibu nya Karina.


Karina yang mendengar seruan tersebut pun ikut menatap juga dan ia tercengang sembari melontarkan kata.


"ibu!?" lalu ia bangun dan berjalan setengah berlari kepada ibu nya. ibu nya pun melakukan hal yang sama dan akhir nya mereka berpelukan sembari menangis meraung-raung. suasana yang awal nya hanya suara gaungan orang-orang mengobrol, kini berganti menjadi tangisan penuh keharuan. mereka yang tak tahu kejadian apa yang sebenarnya sedang terjadi kepada mereka hanya bisa diam dan melongo tanpa berkata-kata. mereka hanya bisa mendengar Karina dan ibu nya berkata,


"aku rindu pada ibu.., hixhix.. lalu mengapa ibu ada disini...??? hixhixhix.." ujar Karina dan ibu nya menjawab.

__ADS_1


"ibu juga sangat rindu kepada mu nak. ibu ada disini karena ibu ingin bertemu dengan Rangga agar ia mau bertanggung jawab kepada mu nak, hixhixhix." ucapan tersebut membuat orang-orang yang ada disitu saling tatap dan belum mengerti apa yang sebenarnya dibicarakan oleh ibu nya Karina itu.


__ADS_2