
REHAN Kini sudah tiba dirumah nya dan pada saat itu ia sedang bergegas berganti pakaian seragam kantor nya. kala itu baru jam sembilan pagi dan sudah seharus nya ia berada dkantor nya untuk memimpin perusahaan nya. ibu Susi sudah pergi ke kantor nya sejak kedatangan Rehan ke rumah itu dan ibu Susi berkata bahwa diri nya pun akan memberitahukan acara pernikahan itu kepada semua anak buah nya kepada Rehan.
Diperjalanan Rehan berangkat ke kantor nya, Rehan pun segera menghubungi asisten nya yang bernama Doni itu.
"halo Don kau sedang apa?"
"halo bos? aku sedang berada dikantor bos, ada apa ya bos???" tanya Doni.
"ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepada mu."
"sesuatu apa itu bos? kalau begitu kebetulan aku pun ingin menyampaikan sesuatu juga kepada bos Rehan."
"kalau begitu nanti saja kita bahas didalam kantor ku, aku sedang dalam perjalanan menuju kantor."
"oh baiklah kalau begitu bos." ujar Doni dan Rehan pun segera mematikan panggilan tersebut.
Kini Rehan fokus menyetir lagi sampai ia tiba didalam ruangan kantor nya. semua karyawan nya sudah sama-sama sibuk bekerja dan tak menyadari bos nya itu sudah datang. setelah Rehan duduk dimeja kursi kerja nya, ia segera menghubungi Doni untuk datang ke dalam ruangan nya. setelah agak lama Doni dipanggil lewat telepon kantor tersebut, akhir nya Doni muncul juga dan kini ia sudah duduk di depan meja kerja bos nya itu.
"iya bos Rehan apa yang ingin anda sampaikan kepadaku?" Rehan yang sedang mengetikan sesuatu dikomputer nya itu berkata.
"begini Doni, hari sabtu aku akan segera melaksanakan acara pernikahan dengan calon istri ku."
"serius bos!?" tanya Doni terkejut.
"serius lah untuk apa aku bohong." ujar Rehan berkata meyakinkan.
__ADS_1
"lalu apa yang harus aku kerjakan bos???" tanya Doni.
"hmm begini Doni, aku minta tolong padamu agar kau membuat kan surat undangan untuk tamu yang ingin aku undang nanti. soal daftar nama orang nya akan aku berikan nanti setelah jam makan siang, bagaimana?" tanya Rehan lagi.
"kalau soal itu gampang bos..., lalu apakah karyawan kantor ini pun harus dicatat juga???"
"tak perlu kalau karyawan kantor ini. nanti aku yang akan mengumumkan nya kepada mereka setelah kita beres mengobrol."
"oh begitu, baik bos. hanya membuat undangan saja bukan?"
"iya Doni, bisakan kau membuat nya?"
"tentu bisa bos. paling lama sore pun selesai membuat nya, tapi ngomong-ngomong berapa banyak yang ingin bos buat???"
"tak banyak kok, hanya beberapa orang yang kenal dengan ku saja dan beberapa ada bos perusahaab yang pernah menjalin bisnis dengan kita."
"lima puluh saja jangan banyak-banyak."
"baiklah bos." ujar Doni lagi, kemudian Rehan berkata tanya.
"lalu apa yang ingin kau sampaikan kepada ku?"
"hmm begini bos.., masih ingatkan bos soal rencana kita yang patungab untuk biaya operasi wajah nya Dewi?"
"soal itu aku masih ingat, kenapa memang nya? apa Dewi sudah menuntut nya?"
__ADS_1
"sudah bos, ketika kemarin malam aku jalan dengan nya. ia mengatakan soal itu dan aku berkata akan bertanya dulu kepada mu bos."
"hmm begini saja..., bilang pada nya untuk menunda hal itu dulu setelah aku selesai melakukan resepsi pernikahan. mungkin bulan depan atau bulan depan nya lagi. soal nya aku akan pergi bulan madu nanti keluar negeri dengan calon istri ku itu."
"hmm baiklah jika begitu, nanti aku akan sampaikan kepada Dewi." ujar Doni dan kini Rehan berkata.
"ayo sekarang kita pergi ke dalam ruangan kerja karyawan untuk memberitahu tentang acara pernikahan ku nanti."
"ayo bos." ujar Doni dan kini Rehan sudah keluar ruangan dan di ikuti oleh Doni.
Kini Doni sudah mengumumkan soal acara pernikahan bos nya itu disebuah perkampungan yang nanti alamat peta lokasi nya akan diberikan oleh Rehan kepada semua karyawan nya itu. kemudian Rehan pun menyambung ucapan Doni bahwa hari jum'at besok jam kerja akan diliburkan dan hari sabtu nya adalah dimulai nya Rehan dan calon istri nya itu akan menyelenggarakan pernikahan. semua para karyawan itu menurut ketika Rehan mengundang semua nya untuk datang di acara pernikahan nya nanti. setelah Rehan selesai mengumumkan acara pernikahan nya itu nanti, ia pun kembali lagi ke dalam ruangan kantor nya dan semua karyawan nya lanjut bekerja lagi termasuk Doni juga.
Disamping itu, ibu Susi pun melakukan hal yang sama kepada semua anak buah nya untuk menghadiri acara pernikahan anak nya nanti sabtu sampai minggu. semua anak buah ibu Susi yang mayoritas polisi itu menuruti nya dan kini Pengumuman Acara Pernikahan anak nya pun selesai. hari itu ibu Susi terakhir bekerja karena ia harus mengurus semua kebutuhan yang akan dibutuhkan nanti ketika acara pernikahan anak nya dilakukan. disatu sisi juga paman Wahyu dan bibi Mega serta anak nya Wulan yang mendengar kabar bahwa Karina akan secepat nya menikah pun membuat mereka menangis haru penuh derai air mata. khir nya mereka bisa tenang jika Karina benar-benar akan dinikahi oleh Rehan dengan resmi dan hal tersebut membuat mereka nanti akan pergi ke rumah ibu nya Karina yang ada dikampung untuk menghadiri acara pernikahan tersebut. paman Wahyu dan anak serta istri nya akan siap-siap mengemas pakaian mereka untuk nanti menginap dirumah nya ibu nya Karina.
Tenda pernikahan cukup lebar itu baru selesai setengah nya dan area halaman luas rumah tersebut sedang dihias memakai kolam air mancur dan ikan nya diambilnm dari kolam ikan belakang rumah tersebut. Karina dan ibu nya serta pak kepala desa sejak tadi sedang berada didalam ruangan tamu, mereka sedang membahas acara pernikahan Karina nanti dan Rehan. acara tersebut sudah disepakati oleh mereka bahwa nanti jika mempelai pria sudah datang, pak kepala desa tinggal mengumumkan acara pernikahan itu nanti ke semua warga kampung tersebut.
Acara tersebut nanti akan dilakukan hari sabtu pagi nya dan hari itu adalah hari kamis. tinggal satu hari lagi jeda waktu acara pernikahan Rehan dan Karina, maka dari itu Karina segera menghubungi Rehan pada siang itu.
"halo sayang? kau sedang apa?" tanya Karina menghubungi Rehan dan didengar oleh ibu nya dan pak kepala desa.
"aku sedang berada dikantor sayang, apa tenda nya sudah selesai dibuat?"
"belum sayang, baru setengah. oh iya, memang nya kamu kapan datang kesini nya sayang?"
"paling nanti besok datang kesana bersama mama."
__ADS_1
"oh baiklah kalau begitu sayang." ujar Karina dan panggilan ponsel pun berakhir.
Ibu nya Karina kemudian berkata kepada pak kepala desa untuk segera memberitahukan acara pernikahan tersebut agar para warga kampung itu semua nya tahu. pak kepala desa pun akhir nya pergi ke balai desa untuk mengumungkan hal tersebut dan pak kepala desa telahmenuruti ucapan ibu Ajeng. kini ibu nya Karina dan Karina hanya menaruh harap kepada pak kepala desa untuk memberitahukan akad pernikahan Karina dan Rehan hari sabtu esok nanti.