DEMI CINTA

DEMI CINTA
GAIRAH ASMARA


__ADS_3

GAIRAH ASMARA Yang dilakukan Karina dan Rehan semakin memanas. Rehan segera membuka baju nya dan celana pendek nya, tak lupa ia pun membuka ****** ***** nya. barang kelakian Rehan yang sudah lama tak dijamah tangan wanita pun segera dikocok oleh Karina dengan kedua tangan nya. kedua tangan Rehan pun sejak tadi sedang *******-***** kedua buah dada Karina sampai ke ujung nya. erangan kenikmatan dari sepasang kekasih itu telah membuat kedua nya lupa daratan. keringat dari kedua nya telah membasahi selimut ranjang tersebut dan percumbuan tersebut membuat napas kedua nya terengah-engah.


Ketika Rehan ingin membuka celana Karina, ia tak jadi melakukan nya karena ia masih teringat kengerian ketika melihat darah banyak keluar dari **** ********** Karina karena keguguran yang disebabkan oleh perkelahian nya dengan Nikita. pada saat teringat kejadian ngeri itulah Rehan segera menghentikan permainan nya.


"mengapa berhenti sayang???" tanya Karina. Rehan pun diam sejenak untuk menghela napas nya, setelah napas nya tenang ia pun berkata,


"aku masih trauma akan kejadian waktu kamu mengalami pendarahan itu sayang, tetapi keadaan tubuh kita sudah polos begini. apakah kita harus lanjut melakukan hubungan itu? kalau tak dilanjut, gairah ku sudah terbakar dan susah untuk dihentikan." ujar Rehan yang segera menghentikan rabaan nya terhadap badan Karina.


"apa perlu kita sampai melakukan hubungan itu sayang?" Rehan pun menggelengkan kepala nya dan berkata,


"tak perlu sayang, aku masih ngeri melihat **** ********** mu keluar banyak darah akibat keguguran tempo lalu. ditambah barang kewanitaan mu pun seperti nya belum kering dari luka pendarahan itu, aku takut sakit mu semakin parah. maka dari itu ada baik nya kita hentikan saja percumbuan ini sayang. bagaimana? apa kamu setuju???"


"aku terserah kamu saja sayang, aku tak memaksa juga."


"yasudah ayo kita pakai baju kita lagi sayang." Karina hanya mengangguk dan kini mereka segera mengelap keringat mereka memakai sprai yang sebagian sudah basah oleh keringat mereka itu. setelah itu mereka segera memakai pakaian mereka kembali dan Rehan langsung membawa selimut basah itu ke keranjang pakaian kotor dan mengambil selimut baru didalam lemari kecil tempat menaruh selimut.

__ADS_1


Setelah Rehan berada disamping Karina, mereka pun berciuman kembali walaupun tak lama. setelah itu mereka pun berbincang dengan posisi Rehan memeluk Karina dari belakang.


"oh iya sayang, tadi mama masuk ke kamar ini karena ia ingin melihat keadaan mu. tetapi saat ia masuk, mama kaget melihat wajah mu tertutup bantal. mama pikir kamu sedang melakukan bunuh diri dengan membekap bantal diwajah mu, setelah mama cek ternyata kamu sedang tertidur. hehehe, aku tertawa mendengar cerita mama ku tadi sayang." Karina pun ikut tertawa walau pelan, lalu ia pun berkata.


"terus mama bertanya apa tentang ku kepada mu sayang???"


"banyak, salah satu nya soal pipi kamu yang sembab oleh air mata."


"lalu apa yang kamu katakan kepada mamamu???" tanya Karina lagi penasaran.


"aku katakan saja apa yang kita alami sebelum nya, ketika kamu mencurigai ku telah berduaan dengan wanita lain dan pokok nya semua nya aku ceritakan kepada mama ku."


"mama ku adalah seorang perempuan sama seperti mu, ia menasehati ku untuk tidak menyakiti perasaan wanita terutama pasangan. banyak sih, cuman aku hanya ingat yang penting nya saja." ujar Rehan sedikit mengingat ketika ia berbincang dengan ibu nya di ruangan meja makan.


Karina hanya manggut-manggut saja mendengar cerita dari Rehan, lalu Rehan berkata lagi.

__ADS_1


"yuk kita tidur sayang, sebentar lagi jam tiga dini hari."


"yuk sayang, lagi pula aku sudah mengantuk." ujar Karina dan kini mereka berdua pun tidur dengan perasaan hati yang amat damai dan tentram. disatu sisi, waktu ditempat itu baru menjelang sore hari. disebuah pantai tempat para bule-bule melakukan rekreasi berenang dan berselancar, terlihat Rangga sedang terbaring di kursi tidur sembari menikmati minuman jus jeruk nya. disamping nya ada satu kursi tidur lagi dan ia ditemani oleh seorang perempuan bule yang hanya memakai bikini saja.


Mereka berdua asyik berbincang-bincang memakai logat bahasa inggris dan sesekali mereka menikmati minuman jus mereka masing-masing. seperti nya Rangga sedang mencoba merayu perempuan bule yang berwajah cantik dan berbadan semok itu untuk diajak berkencan. rayuan maut Rangga ternyata mampu meluluhkan hati dan perasaan wanita bule itu dan perlahan bule itu pun mulai merasakan jatuh cinta terhadap Rangga.


Ketika wanita bule itu bertanya soal apa pekerjaan Rangga di indonesia, Rangga diam sejenak. ia tak mau menceritakan jati diri nya terhadap siapa pun dan tujuan nya pergi keluar negeri pun hanya untuk memalsukan identitas nya dengan yang baru. Rangga mengaku bahwa ia adalah seorang pebisnis yang sampai saat itu masih mencari pasangan hidup. Rangga pun bercerita bahwa ia sudah sangat ingin memiliki seorang istri dan hidup bahagia bersama nya.


Wanita bule itu pun berkata bahwa ia mau menjadi istri nya Rangga, awal nya Rangga sanksi akan ucapan wanita bule itu. tetapi wanita bule itu tetap bersikeras bahwa ia bersedia menjadi istri nya tanpa syarat apapun. tetapi Rangga tetap tak percaya, maka di buatlah kesepakatan pembuktian dari Rangga kepada wanita bule itu. kesepakatan pembuktian tersebut adalah wanita bule itu harus melayani gairah asmara Rangga saat itu juga dan melakukan hubungan badan jika bule wanita itu mau menjadi istri nya Rangga. wanita bule itu pun menyanggupi kesepakatan tersebut tanpa berpikir bahwa diri nya saat itu sedang dibodohi oleh Rangga. akal picik Rangga jika ia sudah ingin menikmati kehangatan tubuh wanita, apapun caranya selalu ia lakukan sampai berhasil. trik nya hanyalah merayu dan berbohong, maka jika ia sudah merayu seperti itu para perempuan mana pun akan jatuh cinta kepada nya. ditambah wajah nya yang tampan mirip seorang artis korea selatan, jadi wajar saja Karina, Nikita dan para korban lain nya mudah termakan rayuan gombal dari Rangga.


Kini mereka berdua pergi ke rumah kayu tempat penginapan pantai berada. disana mereka akan melakukan hubungan badan seperti yang sudah Rangga harapkan dari rencana nya terhadap wanita bule yang baru ia temui dipantai tersebut. setelah Rangga memesan kamar, ia juga memesan dua jus minuman untuk nya dan untuk wanita bule itu. ketika wanita bule itu sedang membuka bikini nya, Rangga segera bergerak cepat memasukan serbuk obat tidur ke dalam minuman yang akan diberikan kepada wanita bule itu. setelah keadaan wanita bule itu dalam keadaan polos, mata Rangga sudah melotot ingin segera meraup badan putih bersih itu.


Tetapi sebelum melakukan hal itu, ia memberikan segelas jus yang sudah ia beri obat tidur kepada wanita bula itu. hal itu Rangga katakan untuk Cheers pertama mereka melakukan hubungan badan dan wanita bule itu menurut saja. setelah jus itu diminum habis oleh kedua nya, Rehan pun segera memeluk wanita bule itu dan mereka pun berciuman dengan napsu nya. perlahan obat tidur itu mulai bereaksi dan membuat wanita bule itu tiba-tiba saja mengantuk dan akhir nya tertidur dipelukan Rangga. kesempatan untuk menggagahi tubuh wanita bule itu akan ia lakukan dan setelah ia puas nanti, Rangga berniat akan meninggalkan wanita bule itu seorang diri dikamar hotel itu. karena niat awal Rangga membual terhadap wanita bule itu, agar ia dapat menikmati tubuh wanita bule itu dengan gratis


.

__ADS_1


...*...


...* *...


__ADS_2