
RANGGA Pun segera melakukan apa yang harapkan sejak dulu, yaitu menggagahi tubuh ibu nya. Rangga kini tak segan-segan lagi akan takut dimarahi ibu nya, karena malah ibu nya sendiri yang menawarkan tubuh nya gerayangi oleh anak kandung nya sendiri. beberapa kali mereka melakukan gaya hubungan badan dengan pelan-pelan supaya tak menimbulkan suara berisik dari ******* kedua nya. kakak nya Rangga sama sekali tak terganggu dari tidur nya dan Rangga pun akhir nya mengeluarkan cairan kelakian nya yang tak seberapa banyak itu didalam barang kewanitaan ibu nya.
Kedua nya ngos-ngosan menghela napas mereka setelah mereka puas setelah melakukan Hubungan Terlarang itu. setelah itu pun mereka tidur lagi dan Rangga tidur sambil menyusu buah dada ibu nya sampai mereka bangun dipagi hari nya. hari-hari mereka berdagang dan malam hari nya ibu dan anak itu seringkali melakukan hubungan terlarang itu sampai Rangga berumur lima belas tahun. kakak nya sudah punya pekerjaan dikota karena ia punya ijazah lulusan SMA dan Rangga baru saja masuk sekolah SMA.
Mereka saat itu sudah memiliki rumah walau masih mencicil dari biaya dagangan mereka dipasar dan tambahan dari uang gajian kakak nya Rangga. hubungan badan anak dan ibu itu terus saja berlanjut dan kakak nya Rangga pernah berkata kepada ibu nya untuk mencari suami baru lagi. tetapi ibu nya menolak bahwa ia lebih senang menjanda, padahal itu hanya alasan nya saja untuk menutupi hubungan gelap ibu dan anak. kakak nya Rangga tak menuntut ibu nya dan singkat cerita, ibu nya Rangga mulai merasakan diri nya hamil. padahal setiap hari ibu nya selalu minum obat pil KB. hal tersebut membuat Rangga kebingungan dan takut kakak nya tahu akan ibu mereka yang hamil tanpa seorang suami. Rangga sudah pasti bakal menyangka bahwa yang menghamili ibu nya adalah adik kandung nya sendiri.
Maka Rangga pun berkata kepada ibu nya untuk menggugurkan kandungan nya itu dan ibu nya menyetujui nya. disuatu malam ketika mereka sudah tertidur di kamar masing-masing, kakak nya Rangga tak biasa nya bangun pada malam itu. ia ingin pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, ketika ia akan pergi ke kamar mandi. ia mendengar suara ibu nya dan Rangga mendesah dikamar mandi. kakak nya Rangga kaget, tetapi ia tetap tenang akan apa yang ia dengar itu. ia lalu mengambil kursi untuk melihat apa yang sedang dilakukan ibu dan adik nya itu, kamar mandi setengah tembok itu membuat kakak nya Rangga leluasa melihat apa yang ada didalam kamar mandi itu.
Ternyata apa yang ia lihat adalah sesuatu yang menurut nya sangat mustahil terjadi. ia melihat adik nya sedang menggenjot ibu nya dilantai kamar mandi. kakak Rangga segera turun kembali dan masuk ke dalam kamar nya. ia tak habis pikir akan apa yang dilakukan oleh adik dan ibu nya itu, kakak nya Rangga segera menggedor pintu dan berteriak.
__ADS_1
"buka pintu nya! sedang apa kalian didalam!" bentak kakak nya Rangga sudah marah sekali dan membuat ibu serta Rangga tersentak kaget.
"bagaimana ini ibu? kita ketahuan!?" tanya Rangga dan ibu nya pun merasa sangat malu jika anak sulung nya itu mengetahui kelakuan kotor dari hubungan nya dan anak kedua nya itu.
Pada saat itu pintu kamar mandi ditendang oleh kakak nya Rangga karena pintu nya tak dibuka-buka. setelah pintu dibuka, kakak nya Rangga segera menampar wajah adik nya dengan keras sembari membentak nya.
"dasar anak durhaka! wanita ini ibu kandung kita tolol! mengapa kau melakukan perbuatan nista begini hah! ibu kenapa mau saja diajak berhubungan dengan Rangga!? jawab ibu!!" bentak kakak nya Rangga dan Rangga hanya menunduk takut saja. ibu nya Rangga yang sudah terlanjur ketahuan basah itu pun berkata,
"astagfirullah bu! didalam agama dilarang seorang ibu berhubungan badan dengan anak kandung sendiri! ah sudahlah! aku kecewa sama ibu! mulai saat ini aku akan pergi dari rumah ini! jangan cari aku lagi!" kakak nya Rangga pun pergi dengan tangisan air mata penuh kekecewaan.
__ADS_1
Rangga dan ibu nya tak bisa menghentikan kepergian kakak nya Rangga itu dan kini mereka hanya tinggal berdua saja. singkat cerita setelah agak lama dari kejadian itu, ibu nya Rangga mulai hilang akal karena terlalu sering memikirkan anak pertama nya. Rangga sudah berkali-kali mengingatkan bahwa diri nya akan tetap disamping ibu nya sampai kapan pun dan makin lama ibu nya Rangga semakin kurus karena tak mau makan. ditambah ibu nya Rangga mulai hilang akal dan sering tertawa sendiri, terkadang juga menangis tanpa sebab.
Rangga yang kasihan terhadap ibu nya itu tetap bersikap biasa saja, bahkan disaat ibu nya dalam keadaan seperti itu. Rangga masih menggauli badan ibu nya dan ibu nya hanya bisa diam diperlakukan seperti itu oleh anak kandung nya sendiri. pada suatu hari, Rangga sudah lulus dari sekolah SMA nya dan ketika ia pulang sekolah sehabis mengambil raport. ia mendapati ibu nya sudah tak bernyawa diranjang kamar nya. darah hitam dan bau keluar dari **** ********** ibu nya dan membuat Rangga menangis menjerit.
Para tetangga rumah nya yang mendengar jeritan daru Rangga itu segera berdatangan ke rumah itu dan Rangga pun segera ditenangkan. kepala desa dikampung itu pun lalu mengajak warga untuk menyempurnakan jasad ibu nya Rangga sampai ke dalam liang lahat. Rangga yang seumur hidup nya sudah membuang rasa penyesalan terhadap sesuatu itu, hanya bisa merelakan kepergian ibu nya. setelah masa berkabung selesai, Rangga mengoper rumah itu kepada orang lain dan pengoper rumah itu membayar uang yang sudah masuk kepada pemilik rumah cicilan tersebut.
Uang itu akan Rangga pakai untuk mencari pekerjaan dikota dan dimulai saat itu ia sudah melupakan kakak nya serta ibu nya yang sudah meninggal. tiba dikota jakarta, Rangga yang memiliki paras tampan itu sangat mudah sekali mendapatkan pekerjaan. ketika ia menjadi seorang pelayan cafee ditempat kerja nya kala itu, ada kru perfilman yang sedang melakukan acara syuting drama televisi di cafee tersebut. produser dari kru tersebut, melihat ketampanan Rangga yang menurut nya cocok untuk menjadi pemeran tambahan dari acara drama televisi tersebut.
Rangga lalu ditawari oleh pak produser yang bernama pak Yono, pak produser yang sekarang menjadi bos nya Rangga. Rangga pun menerima tawaran tersebut karena menurut nya menjadi artis adalah dambaan cita-cita nya sejak kecil. di tambah para artis wanita nya banyak yang cantik-cantik, alhasil membuat Rangga semakin betah dalam pekerjaan nya itu. mungkin sudah hampir dua tahun Rangga bekerja sebagai artis sampai sekarang dan ia sekarang sudah menjadi orang kaya yang banyak uang nya. begitulah kira-kira Kisah Masa Lalu Rangga yang terkenal cabul dari kecil sampai sedewasa sekarang.
__ADS_1
...*...
...* *...