DEMI CINTA

DEMI CINTA
PENGORBANAN CINTA


__ADS_3

REHAN Yang melihat kejadian tersebut segera paham bahwa itu adalah keluarga nya Karina. paman Wahyu dan istri nya ikut memeluk Karina juga bergantian. Karina berkali-kali mengucap kata 'Maaf' kepada paman Wahyu dan bibi mega atas diri nya yang kabur dari rumah paman nya itu.


"tak apa-apa Karina, kami berdua sudah memaafkan mu. yang kami takutkan adalah jika ada bahaya yang menimpa mu."


"benar apa yang dikatakan paman mu, nak. bibi dan ibu mu sudah melihat berita tentang dirimu yang diculik dan hampir diperkosa oleh orang-orang bejat itu. untung kamu masih sehat dan selamat nak." ujar bibi Mega dan membuat Karina berkali-kali mengucap kata maaf disela tangis nya.


Karina pun meminta maaf kepada ibu nya sembari bersujud mencium kaki ibu nya. suasana ruangan tersebut ramai oleh suara tangisan memilukan dan keharuan dan tak sadar, Rehan pun menitikan air mata nya sembari membatin.


"jadi memang benar apa yang di ceritakan gadis kampung itu, Pengorbanan Cinta nya sangat besar terhadap laki-laki yang telah menghamili nya itu. ia nekat kabur dari rumah nya dan hampir diperkosa oleh orang-orang bejat. sungguh pengorbanan yang layak di acungi jempol." ujar batin Rehan dan ia lalu mengusap air mata nya. setelah itu ia lalu berjalan mendekati Karina yang kini sudah menghentikan tangisan nya. ia ingin berkenalan dengan keluarga nya Karina dan ingin bertanya juga tentang beberapa hal.


Rehan tersenyum ketika ditatap oleh paman Wahyu, bibi Mega dan ibu nya Karina. Karina yang tahu kehadiran Rehan disamping nya pun berkata,


"ibu, paman, bibi, perkenalkan. laki-laki ini nama nya Rehan, ia adalah anak seorang polisi wanita yang sangat baik hati. selama ini Karina telah tinggal dirumah ibu nya Rehan." Lalu Rehan bersalaman dengan ibu nya Karina dan kemudian bersalaman dengan paman Wahyu dan bibi Mega.


"terima kasih ya nak, kamu sudah menjaga anak ibu." ujar ibu nya Karina dan Rehan hanya mengangguk sopan saja. lalu paman Wahyu bertanya kepada Rehan,


"apakah nak Rehan yang mengantar Karina datang ke tempat ini???"


"iya om. memang saya yang mengantar Karina datang kemari." lalu bibi Mega ikut bertanya.


"apakah nak Rehan dan Karina sudah lama tiba disini???"

__ADS_1


"kami baru saja sampai disini tante, mungkin sebelum om dan tante datang kami sudah tiba disini."


"oh begitu." ujar bibi Mega manggut-manggut.


Karina lalu ditenangkan oleh ibu nya agar menghentikan tangis nya dan Karina pun menuruti nya. ia mencoba tersenyum didepan ibu nya, bibi dan paman nya, begitupun kepada Rehan. senyuman manis tersebut membuat Rehan jadi salah tingkah dan ia segera memalingkan wajah nya ke arah pintu meja podium yang masih tertutup. suasana sudah seperti biasa lagi dan orang-orang yang ada di situ sudah berbincang lagi seperti biasa dan beberapa ada yang membahas ucapan ibu nya Karina tadi. Rehan lalu mengajak Karina dan keluarga nya untuk duduk kembali dan mereka pun kini duduk berdekatan.


Tak seberapa lama kemudian, pintu podium dibuka oleh dua orang kru tempat tersebut. suara hiruk pikuk mulai terdengar dari mulut-mulut para orang-orang. ada enam orang laki-laki muda dan wanita muda yang keluar dari dalam ruangan tersebut dan di antara nya ada Rangga dan seorang wanita yang dikenali oleh Rehan.


"Nikita!? sedang apa dia berada disini!" ucap batin Rehan dan pada saat itu juga Karina langsung berteriak.


"Ranggaaa!! jahat sekali kau Ranggaaa!! kau harus bertanggung jawab atas janin yang ku kandung ini!!" teriakan tersebut membuat Rangga menatap ke arah Karina dan wajah nya langsung pucat pasi.


"Ka..Karina!?" ucap nya pelan dan Nikita yang sejak tadi berdiri disamping Rangga sembari menggandeng tangan nya pun ikut terbengong. ia menatap Rehan yang ada disamping Karina dan seketika itu juga ia berkata pelan.


Karina segera berlari mengejar Rangga menuju pintu podium dan isi ruangan tersebut mulai gaduh oleh suara orang-orang. dengan Reflek nya Rehan pun segera mengejar Karina. rasa cemburu dan marah nya terhadap Nikita membuat Rehan ikut mengejar Nikita yang masuk kembali ke dalam ruangan podium tersebut. ibu nya Karina dan bibi Mega yang awal nya ingin menyusul Karina, tak diperbolehkan oleh paman Wahyu.


"kakak disini saja dengan Mega! biar aku yang mengejar Karina." lalu Paman Wahyu pun berlari mengejar Karina menuju ruangan podium.


Para orang-orang yang hadir disitu hanya bisa bengong melihat kejadian tersebut dan berita tentang Rangga yang sudah menghamili wanita lain pun mulai ramai diperbincangkan oleh mereka. Karina akhir nya menemui Rangga di dalam ruangan nya setelah ia bertanya memaksa kepada kru wanita. ternyata ia sedang bersama Nikita di dalam ruangan tersebut. pintu di tendang oleh Karina dan disela tangis nya ia berkata lantang menuding Rangga.


"mengapa kau lari hah!? apa kau takut untuk bertanggung jawab!! lihat ini Rangga!! ini adalah calon anak kita!! tapi lihatlah dirimu yang acuh tak acuh terhadap ku dan calon anak kita ini!! aku benci kepada mu Rangga!! lalu siapa wanita yang sedang bersama mu itu hah!? katakan!? dia siapa!!?" Rehan yang mulai emosi pun membentak Karina.

__ADS_1


"jangan mengada-ngada kau!! aku tak mengenal mu!!" bentak Rangga kepada Karina dan membuat Karina nekat ingin menghajar Rangga. tapi hal tersebut segera dicegah oleh beberapa kru yang sedang berada diruangan tersebut.


"kau jahat sekali Ranggaaa!! demi mencari dirimu aku hampir diperkosa dan untuk apa pengorbanan ku ini jika kau berpura-pura tak mengenaliku hah!! hixhixhix." Karina menangis histeris dan Rangga berkata kepada Nikita.


"jangan percayai ucapan wanita gila itu sayang! dia itu orang yang tergila-gila kepada ku!!" ucap nya dan membuat Nikita tak jadi menjawab perkataan Rangga.


Karena ia menatap Rehan yang sudah ada dibelakang Karina. paman Wahyu yang datang menyusul Rehan pun segera menenangkan Karina dan ia menuding Rangga dengan kasar.


"jangan sombong kau anak muda! mentang-mentang dirimu artis terkenal jangan dikira nya kau harus lari dari tanggung jawab mu!! kau harus bertanggung jawab atas kelakuan mu ini kepada Karina!!"


"jangan menuduh ku yang bukan-bukan pak tua! mana bukti nya jika aku adalah orang yang telah menghamili nya hah!?" tantang Rangga tetap membela diri nya.


Rehan yang sejak tadi hanya diam menatap Nikita dan Rangga secara bergantian segera berjalan mendekati kedua nya. para kru yang ternyata sudah mengenali Rehan pun menyingkir, karena mereka selalu pesan proferty artis melalui Rehan dan Rehan adalah bos besar pemilik perusahaan proferty tersebut.


Plakkk!! Rehan langsung menampar Nikita dengan keras dan cepat. kemudian dengan cepat pula Rehan menendang Rangga hingga terjungkal.


bugggh!! Rangga tersentak kaget dan terpelanting menabrak tembok. ia tak menyangka diri ya akan di tendang oleh Rehan dan para kru segera menahan Rehan yang ingin menghajar Rangga lagi.


"kalian berdua sama-sama manusia tak tahu diri!! dasar manusia busuk kau Nikita!! satu tahun kita menjalin hubungan tak tahu nya kau berselingkuh dengan manusia sombong tak tahu diri ini!!" bentak Rehan dan Nikita yang sudah menangis itu segera mendekati Rangga yang terkulai dilantai.


...*...

__ADS_1


...* *...


__ADS_2