Deviasi

Deviasi
#part 75


__ADS_3

Tuan Iwasaki memperhatikan dengan cermat saat salah satu staff menjelaskan grafik tentang penurunan penghasilan perusahaan.


Beberapa perusahaan potensial milik klan Iwasaki mengalami penurunan karena beberapa kali kalah dalam perebutan tender proyek2 besar.


Sakimoto yang ikut serta pun sampai mengernyitkan dahi nya yang keriput.


"siapa pemilik perusahaan yang berhasil merebut proyek2ku?"


"selama beberapa hari ini kami bersama Tuan Hanami mencoba mencari informasi, dan ternyata perusahaan itu berada dibawah naungan klan Yamaguchi..."


Tuan Iwasaki sampai menggebrak meja.


"bagaimana mungkin Yamaguchi bisa berkembang sepesat itu?!"


"sepertinya sejak terjadi pergantian manajemen dengan pimpinan baru, Tuan..."


"apa?"


"Tuan Yamaguchi sudah melimpahkan perusahaan ke putra nya dan anak angkatnya..."


"anak angkat? Aku baru tahu Yamaguchi memiliki anak angkat selain putranya yang pecundang itu!"


Tuan Iwasaki melirik ke arah Sakimoto yang mengangkat bahunya karena tidak tahu menahu.


"kami hanya mengetahui anak angkat Tuan Yamaguchi seorang wanita, selebihnya informasi tentangnya seperti dirahasiakan..."


Tuan Iwasaki semakin mengernyit bingung.


"apa kemampuan Hanami sudah menurun sampai mencari informasi saja tidak bisa?"


Semua menundukkan kepala takut.

__ADS_1


"Aku beri waktu kalian 1 bulan untuk mencari informasi anak angkat itu dan untuk mendongkrak penjualan perusahaan atau kalian semua aku pecat!"


Tuan Iwasaki pun beranjak berdiri dari kursinya, berjalan keluar dari ruang meeting dengan bersungut2.


"segera kirim pasukan khusus untuk memata2i Yamaguchi! Bagaimana mungkin dia bisa mengalahkanku?!"


Sakimoto hanya mengangguk saja sambil mengikuti Tuan Iwasaki menuju ruang kerjanya yang berada di lantai teratas gedung.


*******


Reina tersenyum saat menatap layar laptop yang berada di pangkuannya.


Saat ini ia sedang duduk cantik dalam pesawat jet pribadi milik klan Yamaguchi yang akan membawanya terbang ke London, Inggris.


"apa yang membuatmu tersenyum?" tanya Kakei saat berpindah tempat duduk dihadapan Reina.


"lihatlah," kata Reina sambil membalikkan laptop ke depan arah Kakei.


"semua tender berhasil kurebut," kata Reina sambil tertawa kecil, takut membuat Tuan Yamaguchi yang sedang beristirahat di bilik kamar yang tersedia di pesawat.


"kau benar2 gila Young Lady !!" seru Kakei


Grafik pertumbuhan perusahaan begitu pesat, sejak Reina bergabung dengan klan.


Reina yang kini menjelma menjadi Dewi Fortuna klan Yamaguchi.


"pasti saat ini mereka sedang kalang kabut,"


"ya, mereka pasti akan mengirim pasukan mata2,"


Reina menatap Kakei terkejut.

__ADS_1


"sampai sejauh itukah?"


"dunia bisnis itu kejam, Nona, ckck.." decak Kakei


"kau sudah menyuruh orang untuk merahasiakan keberadaanku kan?" tanya Reina khawatir jika identitasnya terbuka sebelum balas dendamnya berhasil.


"tentu saja, tak perlu takut, aku sudah membayar mahal ahlinya..."


"mereka punya Hanami, seorang intel yang handal,"


"orangku lebih handal, mungkin kita bisa bertemu saat di Inggris nanti..."


"apa orangmu itu bisa dipercaya?"


"jika tidak, sudah dari dulu identitasmu terbongkar, karena mereka terus saja mencoba meretas informasi tentangmu.."


Reina menghela napasnya sambil duduk bersandar.


"semoga identitasku aman sampai aku bisa merebut putra2ku..." lirih Reina.


Kakei tersenyum, diraihnya tangan Reina dan di genggamnya erat.


"kita sudah sejauh ini, jangan menyerah Reina...aku dan Papa mendukungmu, karena kita memiliki tujuan yang sama..."


"terima kasih..." angguk Reina dengan mata yang berlinang air mata.


Hampir 6 tahun berlalu, di lalui Reina dengan jatuh bangun, belajar dan bekerja keras di dalam dunia bisnis dengan orang2 ahli yang di bayar khusus oleh Tuan Yamaguchi untuk menjadikan Reina yang sekarang ini berdiri di tampuk puncak kepemimpinan bersama Kakei.


Aku pasti akan merebut dan membawa kalian pergi, putra2 Mommy....tunggu aku...


*******

__ADS_1


__ADS_2