
Reina menarik napas dan menghembuskannya perlahan untuk mengurangi rasa gugupnya.
Akhirnya saat yang ia nantikan datang juga.
Kembali bertemu dengan orang2 yang sudah menghancurkan hidupnya.
Reina menatap keluar dimana 2 orang pengawal khusus yang disiapkan Kakei untuk menjaganya berdiri di sisi mobil.
Reina menolak saat Kakei ingin menemaninya, karena Reina tak ingin Kenzo mengetahui bahwa hilangnya Reina adalah campur tangan Klan Yamaguchi.
Reina memutuskan turun dari mobil yang langsung disambut oleh kedua pengawal.
Pengawal khusus terbaik klan Yamaguchi yang sudah berpengalaman.
Semua mata langsung menatap ke arah Reina.
Reina berdiri di sana.
Memakai gaun terusan berwarna hitam diatas lutut, dilengkapi blazer yang membuat penampilannya tampak resmi.
Bros berhias berlian tersemat didada sebelah kanan, tampak berkilau mewah.
Reina menggerai rambutnya yang hitam legam, kedua telinganya memakai tindik yang berhias berlian juga.
High heels semakin membuat Reina tampak jenjang, dengan tas tangan mewah limited edition berada dalam genggamannya.
"mari Nona, kami akan mengantar anda sampai ke ruang pertemuan," kata salah satu pengawal.
Reina mengangguk dan mulai berjalan mengikuti pengawal.
Dari pintu lobi tampak beberapa pria berjas hitam menyambut Reina.
Mereka adalah pengawal Kenzo yang diperintah untuk menjaga Reina selama berada di gedung milik klan Iwasaki ini.
Kedua pengawal Reina tampak waspada.
"silahkan Nyonya Muda, "
Reina menatap jengah saat salahsatu pengawal Kenzo memanggilnya dengan sebutan Nyonya Muda.
Bergegas mereka menggiring Reina masuk ke dalam lift menuju ruang pertemuan di lantai teratas gedung.
*******
__ADS_1
"Nyonya Muda sedang menuju ke ruang pertemuan, Tuan..." lapor Akira.
Kenzo masih duduk nyaman di kursi kebesarannya yang berada di ruang kerja miliknya.
"apa semua orang sudah hadir?"
"iya, Tuan...Nona Muda Ryujin juga sudah hadir menggantikan Tuan Ryujin..."
Kenzo menyeringai.
"istriku bertemu tunanganku, bagaimana menurutmu?"
Akira hanya terdiam menatap Tuannya itu.
Kenzo senang saat membayangkan reaksi Kanami yang kembali bertemu dengan Reina.
"apa kita menuju ruang pertemuan sekarang, Tuan?" tawar Akira meraih tablet dan beberapa map berisi laporan2 data perusahaan.
Kenzo hanya mengangguk seraya beranjak dari duduknya.
Kenzo merapikan jas nya dan mengancingkannya.
*****
Semua orang anggota komisaris sudah duduk di tempat masing2 menyisakan 1 kursi untuk Reina yang menjadi pemegang saham terbesar kedua.0
Suasana langsung hening begitu Kenzo memasuki ruangan diikuti Akira.
Kenzo langsung menuju kursi utama yang berada diujung meja besar untuk rapat.
Kanami berada di samping kirinya.
Duduk dengan anggun, menunjukkan sikap wanita kelas atas.
"sayang....kenapa terlambat?" tanya Kanami dengan nada lembut, menarik simpati orang2 dengan rasa kagum.
Kenzo hanya melirik sekilas dan meminta Akira untuk menyerahkan map yang dibawa kepadanya.
Akira pun bergegas menuju kursi dibelakang Kenzo bersama Rumi.
"siapa lagi yang belum hadir?" tanya salahsatu anggota rapat.
"bukankah Tuan Edward sudah kembali ke Inggris?"
__ADS_1
Beberapa orang mulai berbisik2.
Kenzo adalah pemegang saham terbesar diikuti Reina dan Edward.
Para anggota hanya mengetahui pemilik saham terbesar adalah Kenzo dan Edward, selaku putra dari pemilik kerajaan bisnis klan Iwasaki.
Pintu ruangan kembali terbuka.
Sosok Reina berdiri di sana.
Cantik.Dan, berkelas!
Suasana kembali menjadi hening, derap langkah heels Reina entah kenapa membuat suasana menjadi terasa mencekam.
Kenzo menatap Reina lapar.
Sungguh betapa merindunya bisa bersatu dengan istrinya yang telah hilang hampir 6 tahun itu.
Akira bergegas menyambut Reina dan mempersilahkan Reina untuk duduk di kursi yang berada di sebelah kanan Kenzo.
"selamat pagi, para hadirin yang terhormat, kita akan memulai rapat karena semua para pemegang saham sudah hadir disini..."
"siapa dia?"
"iya, siapa dia? Meskipun rasanya wajahnya tak asing, tapi kenapa dia ikut pertemuan ini?"
Beberapa pertanyaan penuh rasa ingin tahu mulai bersahutan.
Reina tersenyum dan kembali berdiri dari duduknya.
"apakah saya bisa waktu sebentar untuk memperkenalkan diri?"
Dan semua orang terdiam mendengar suara Reina.
"terima kasih, saya adalah pemegang saham terbesar kedua, nama saya, Reina..."
Semua orang tampak terkejut.
Pemegang saham kedua? bagaimana bisa?
"Nyonya Reina Iwasaki, beliau adalah istri dari Tuan Kenzo Iwasaki, ibu dari putra kembar generasi ketiga,.." imbuh Akira.
APA???
__ADS_1
**********