
Halaman belakang sebuah resort yang berada di tepi pantai mulai dipenuhi oleh tamu2 undangan.
Sesuai dresscode yang tertera di undangan, semua tamu memakai pakaian berwarna hitam.
Ya,
Hari ini adalah hari di langsungkannya pernikahan Kenzo dan Kanami.
Kenzo menunggu Kanami di depan altar.
Para tamu undangan pun menunggu kedatangan mempelai wanita dengan duduk manis di masing2 round table yang telah di sediakan sesuai daftar tamu undangan.
Tuan Iwasaki senior duduk bersama satu meja dengan Ryujin yang tak berhenti tersenyum bangga.
Putrinya akan menikah dengan putra mahkota klan paling berkuasa di negeri ini.
Dibelakang meja Tuan Iwasaki berada, Kenzi dan Kenji duduk bersama pengasuh dan pengawal masing2.
"lama sekali, aku bosan di sini!" keluh Kenji karena sejak kedatangannya di resort ia sudah di ultimatum oleh sang Ayah tidak boleh berlarian, terpisah dari pengasuh dan pengawalnya.
Kenzi hanya menarik napas dan menghembuskannya berat.
Kekanakan sekali adiknya ini, keluh Kenzi, tanpa sadar ia pun masih kanak2 juga.
Musik pun mulai mengalun, untuk menghibur para tamu.
Penjagaan sekitar area resort pun diperketat keamanannya.
Tampak para pengawal tersebar di seluruh penjuru resort, Satsuki pun turun langsung dengan pengawal khusus klan Iwasaki untuk menjaga keamanan resort selama acara berlangsung.
Sebuah mobil mercedes maybach exelero berhenti di pintu utama resort.
Para pengawal yang melihat mobil mewah itu pun langsung bersiap.
Petugas resort pun bergegas membuka kan pintu mobil di bagian penumpang.
Kakei pun keluar dari mobil.
Memakai setelan jas hitam, dengan kemeja putih, dilengkapi dengan dasi berwarna merah darah.
__ADS_1
Satsuki menatap sosok Kakei yang mengulurkan tangannya ke arah dalam mobil.
Satsuki membola menatap sosok yang menyusul keluar dari mobil.
Reina berdiri cantik di sana.
Mengenakan gaun berwarna merah, senada dengan warna dasi yang dikenakan Kakei.
Reina menyanggul rambutnya tinggi.
Gaunnya yang terbuka di bagian belakang, memamerkan punggungnya yang berhias burung phoenix itu pun menarik perhatian semua orang.
Gaun Reina yang terbuka, memamerkan lekuk tubuhnya yang indah.
Ya, Reina terlihat mencolok di antara orang2 yang berpakaian serba hitam.
Para pengawal langsung membungkukkan badan dengan hormat saat Reina berjalan memasuki resort.
"Nyonya,"
Satsuki berdiri di hadapan Reina.
Reina hanya memandang Satsuki tanpa sepatah pun kata keluar dari bibirnya yang terpoles lipstik berwarna merah menyala.
Reina pun bergegas masuk ke dalam, diikuti Kakei dan para pengawal.
Kanami mengumbar senyum saat berjalan memasuki altar.
Gaun pengantinnya yang bertabur kristal swarovski begitu berkilau, mengundang decak kagum setiap tamu yang melihatnya berjalan.
Semua orang terpesona, kecuali sang mempelai pria.
Wajahnya datar dan dingin, tidak seperti mempelai pria pada umumnya yang seharusnya terharu bahagia menyambut sang wanita yang begitu mempesona.
Reina berdiri di pintu menuju altar.
Warna gaunnya yang merah menyala, mengusik perhatian para undangan.
Dengan langkah pasti Reina memasuki acara, bertepatan dengan Kanami yang sudah berdiri berhadapan dengan Kenzo.
__ADS_1
Kenzi dan Kenji pun menoleh ke arah Reina yang berjalan dengan angkuhnya.
"Mom..Mommy?"
Kenzi membola mendengar suara Kenji yang terbata.
Ya, itu Mommy nya.
Wanita bergaun merah yang begitu cantik itu Mommy nya.
Wajahnya persis seperti potret wajah wanita yang berada di ruang kerja Daddy nya.
"baiklah, mari kita mulai acaranya..."
Mc pun memulai acara pengucapan janji, ditengah bisik2 para undangan.
Kenzo melirik ke arah Reina yang berdiri bersama Kakei.
Menyadari Kenzo yang mencuri pandang memperhatikannya, Reina pun merapatkan tubuhnya ke arah Kakei yang dengan senang hati meraih pinggang ramping Reina.
Kenzo mengetatkan rahangnya.
"mungkin desas desus jika putra mahkota Yamaguchi menjalin hubungan dengan wanita itu benar..."
"Ya, wanita yang memiliki tatoo phoenix itu, mereka juga datang saat acara pertunangan yang lalu...."
"mereka tampak serasi sekali..."
"silahkan mempelai pria bisa mencium mempelai wanita nya..."
Kenzo membuka veil, hingga tampaklah wajah Kanami yang cantik.
Kenzo mendekatkan wajahnya dengan amarah yang memuncak karena Kakei yang mendekatkan wajahnya ke arah telinga Reina yang tak lama kemudian mereka tertawa bersama.
Dengan percaya dirinya Kanami melingkarkan tangannya ke leher Kenzo dan menariknya mendekat.
sialaannn,
********
__ADS_1