Deviasi

Deviasi
#part 89


__ADS_3

Kenzi hanya menatap datar salah seorang murid yang terus saja menanyakan keberadaan ibu nya.


Apalagi berita tentang Ayahnya yang menjadi trending topik di beberapa media online.


Kenzi yang hendak keluar ruang kelas pun di hadang oleh beberapa murid.


"kenapa?"


"kau belum menjawab pertanyaanku,"


"sejak tadi kau menghina, bukan bertanya.."


Kenzi menatap dingin murid yang berdiri dihadapannya.


Kenzi si duplikat Kenzo.


Dingin, tak tersentuh.


Menatap dengan mata birunya yang mengintimidasi, persis seperti sang Ayah.


"atau jangan2 kau punya banyak ibu?"


"apa?"


"kau anak haram?"


BUGH!


Si murid yang mem bully jatuh terjengkang ke belakang karena mendapat pukulan keras.


Kenji memukul rahang anak lelaki yang terus saja menghina Kenzi.


Kenzi tersenyum menyeringai.


"ayo katakan sekali lagi, dan aku pukul sampai babak belur!" teriak Kenji


"awas kamu ! Aku akan lapor pada guru dan Daddy ku!!"


Kerumunan pun membubarkan diri.


Murid2 tidak ada yang berani melawan Kenji yang terkenal sangat nakal karena tidak segan2 memukuli murid lain, bahkan pernah seorang murid sampai masuk rumah sakit karena tulang hidungnya patah di pukuli oleh Kenji.


"huh, siapa takut!" tantang Kenji


Kenzi menepuk bahu adik kembarnya itu.


"ayo, kita pergi saja,"

__ADS_1


"hah?! Kakak mau pergi kemana?"


"kita membolos saja, biar Daddy marah sekalian.."


"hah?!"


Kenji menatap kakaknya yang sangat mirip dengannya itu.


Kenji memang nakal, tapi Kenzi lebih nakal dengan bertindak sesuka hatinya.


"kita bisa dihukum Kakek!" kata Kenji ngeri


Kenzi menaikkan sebelah alisnya.


"kau takut?" ejek Kenzi menyeringai


"isshh...siapa yang takut??"


"kalau begitu ayo,"


Kenzi pun berjalan keluar dari ruang kelas tanpa membawa tas nya.


Biar saja pengawal yang membereskannya.


"tunggu!" seru Kenji berlari mengikuti Kenzi keluar.


Murid2 langsung menyingkir memberi jalan kepada kedua Tuan Muda berwajah mirip itu.


Putra Mahkota klan Iwasaki generasi ketiga.


Siapa yang tidak mengenal mereka?


Klan Iwasaki adalah penguasa nomer 1 di negara ini dengan kekayaannya yang tidak akan habis tujuh turunan delapan tanjakan.


Meskipun media menyebut jika klan Iwasaki mulai terguncang bisnisnya karena kemajuan dari bisnis2 milik klan Yamaguchi, klan penguasa kedua setelah klan Iwasaki.


Sekolah internasional dimana Kenzi dan Kenji bersekolah pun masih dibawah kekuasaan klan Iwasaki.


Karena itulah, mereka bisa berbuat sesuka hati.


"Tuan Muda, kenapa keluar? Ini masih jam pelajaran sekolah..."


Salah satu pengawal berlari mendekati Kenzi dan Kenji yang tampak keluar dari lobi gedung sekolah.


"aku bosan," kata Kenzi singkat dan berjalan menuju mobil.


Kenji mengikuti Kenzi segera masuk ke mobil.

__ADS_1


"aku mau pulang ke mansion Daddy,"


"Tuan Besar, menyuruh untuk pulang ke mansion utama, Tuan..."


"kau ini pengawalku atau pengawal kakek?"


Para pengawal saling bertatapan.


"kami pengawal Tuan Besar yang mendapat perintah untuk mengawal anda berdua, Tuan Muda..."


Kenji menahan tawanya melihat raut wajah Kenzi yang berubah masam.


Mobil pun bersiap kembali pulang ke mansion utama.


"kakak...."


"hemm?"


"apa benar ya kita anak haram?"


Kenzi menaikkan sebelah alisnya.


"kau ini bodoh ya?"


"apa??!"


"kita punya Daddy, dan Mommy, meskipun kita tidak tahu dimana Mommy sekarang...apa kau lupa, banyak sekali fotonya diruang kerja Daddy?"


"kapan kita bisa bertemu Mommy?"


"Tuan Saki juga tidak pernah menyebut dimana Mommy berada, lagipula, tidak mungkin kita bertanya pada kakek..."


Kedua bocah itu pun tertunduk lesu.


"hei, pengawal!"


Kenzi pun menendang bagian belakang kursi penumpang di samping sopir.


"Ya, Tuan Muda?"


"apa kau tahu dimana Mommy ku?"


Sang pengawal pun menghembuskan napasnya berat.


"maaf, Tuan Muda, saya tidak tahu dimana Nyonya..."


Kenzi semakin keras menendang kursi.

__ADS_1


"huh, tidak berguna!"


*******


__ADS_2