Diperistri Tuan Muda

Diperistri Tuan Muda
Terpesona.


__ADS_3

Ayyara terus menggerutu sepanjang perjalanan pulang ke kantor. wajahnya masih memerah dan perutnya masih terasa lapar. ia sama sekali tak bisa menikmati makan siangnya gara-gara perbuatan Gama.


tadi saat mereka asyik berciuman, si manajer restoran tiba-tiba masuk bersama beberapa orang pelayan membawakan pesanan mereka. Ayyara merasa sangat malu. perbuatan mereka di pergoki oleh orang lain. memang sih pasangan halal, tapi tetap saja hal itu bukan untuk konsumsi publik.


sementara Gama hanya tertawa saja jika mengingat kejadian tadi, ditambah ekspresi wajah Ayyara yang langsung merona seperti buah tomat.


"apa kau tidak malu dilihat orang seperti itu?" dengus Ayyara masih kesal.


"untuk apa malu? semua orang tau kalau kau itu istriku." bela Gama dengan masih menahan tawa.


"biarpun begitu, hal yang mereka lihat tadi sangat tidak biasa. mereka pasti syok."


"mereka yang syok, atau kamu yang malu?" Gama belum puas rupanya mengejek Ayyara.


"sayang.! iiihh..!" Ayyara memukul gemas lengan Gama. pria itu sama sekali tak membantu.


"sayang, aku ingin bercerita, ini tentang Dafa." kata Ayyara membuka suara setelah lama terdiam.


"kenapa dia?"

__ADS_1


Ayyara menceritakan semuanya kepada Gama. tentang Dafa yang ingin mengusirnya dari perusahaan, sampai dengan masalah saham 10 persen. ia juga menceritakan bagaimana awal mula perusahaan itu berdiri. walaupun Gama sudah tau tentang hal itu, tapi pria itu memilih diam dan terus mendengarkan cerita Ayyara.


"kenapa tidak kau relakan saja perusahaan itu jadi miliknya? kau kan sudah punya aku. aku akan menuruti semua yang kau inginkan." jawab Gama memberi solusi.


"tidak bisa sayang. aku juga ikut andil dalam mendirikan perusahan itu dan membangunnya sampai jadi seperti sekarang. modal awalnya juga dari hasil menjual rumah peninggalan kedua orang tuaku. aku tidak bisa menyerahkannya begitu saja." kata Ayyara. ia jadi merasa sedih.


"kau ingin aku membantumu?" tawar Gama.


"hm.. tidak." Ayyara menggelengkan kepalanya. "aku akan menyelesaikan masalahku sendiri."


"tapi sepertinya tidak akan selesai jika aku tak ikut campur. biarkan aku membantumu ya.."


"entahlah, kita lihat saja nanti. aku akan berusaha menyelesaikannya tanpa ada yang harus terluka." janji Gama.


Ayyara merasa bangga kepada suaminya itu. pria itu begitu bijaksana. bukannya marah karna dia bercerita tentang mantan suaminya, Gama malah berjanji memberi jalan keluar untuknya dan berusaha menenangkannya. sangat berbeda dengannya, baru melihat Gama ramah kepada wanita lain saja dia sudah terbakar api cemburu.


"trimakasih sayang. mmuuaahh..!"


satu kecupan manis mendarat di pipi Gama. membuat hati pria itu berbunga-bunga.

__ADS_1


"sayang, bagaimana dengan penyelidikannya?" tanya ayyara. Gama langsung mengerti walaupun Ayyara tak menyebutkannya secara langsung.


"masih kuselidiki sayang, sabar ya.. tidak lama lagi semuanya akan terungkap. kau bisa mengandalkanku."


"kau sudah banyak membantuku. tapi aku selalu saja merepotkanmu."


"sstt.! jangan bicara seperti itu. aku bahagia bisa membantumu dan membuatmu tersenyum. kebahagiaanku ada padamu. jadi jangan merasa seperti itu ya."


Ayyara melayangkan senyuman manisnya. apakah kebahagiaan akhirnya datang menghampirinya? takdir telah membimbingnya untuk bertemu degan pria hebat ini. pria psikopat yang suka sekali memeluknya.


dulu Ayyara sangat membenci Gama. bahkan jika hanya terbersit difikirannya saja ia sudah sangat membencinya. dulu ia terlalu menjaga perasaan Gama dan ibunya. padahal mereka tak pernah melihat niat baiknya itu.


kini, ada pria luar biasa yang selalu berdiri disampingnya, memberinya kekuatan dan dukungan yang sangat ia butuhkan. selalu membantunya disaat kapanpun. dan memberikan cinta yang luar biasa besar kepadanya. Ayyara sangat bersyukur akan hal itu. dia hanya bisa berdoa dan berusaha agar ia juga bisa terus memberikan cinta dan seluruh hidupnya untuk Gama.


"jangan melihatku terus seperti itu, wajahku bisa berlubang, dan ketampananku bisa berkurang nanti. apa kau terpesona padaku?" seloroh Gama. ia tahu kalau sejak tadi Ayyara terus memperhatikannya.


"iya. kau membuatku terpesona."


"aku tau. aku memang sangat mempesona."

__ADS_1


"hahaha.. aku mencintaimu Gama Maziantara Gundala."


__ADS_2