Diperistri Tuan Muda

Diperistri Tuan Muda
Akibatnya Jika Membuatku Khawatir.!


__ADS_3

buk.!!!!


Gama langsung melayangkan tinjunya ke wajah dafa. membuat pria itu langsung tersungkur ke lantai sambil mengaduh. punggungnya terkena meja kerjanya sendiri.


“sudah kubilang jauhi istriku. sudah kubilang jangan mengganggunya lagi.” Gama memang tidak berteriak. tapi nada bicaranya penuh dengan penekanan dan amarah. Dafa bisa merasakan aura membunuh dari pria yang sedang berjongkok dihadapannya saat ini.


“ini adalah kali terakhir aku memperingatkanmu. sekali lagi kau muncul dihadapan istriku, aku akan langsung menghabisimu saat itu juga.” Gama semakin menekankan nada ancamannya. membuat Dafa meringsut ketakutan. dia sudah cukup dibuat marah oleh dokter obgyn yang tidak dia kenal, ditambah dengan kelakuan Dafa yang menyakiti istrinya. membuat tanduk Gama semakin panjang saja.


setelah memberikan ancamannya kepada Dafa, Gama berdiri dan menghampiri Ayyara yang masih mematung di dekat pintu.


“sayang, kau tidak apa-apa?” tanyanya lembut. ia langsung memeluk istrinya itu dengan sangat erat.


“aku tidak apa-apa.” jawab Ayyara masih mengatur nafasnya.


“ayo, kita pulang..” ajak Gama. ia kemudian menangkup kedua bahu istrinya dan membimbingnya keluar.


beberapa saat yang lalu......


Nia datang tergopoh-gopoh ke ruangan Gama. kebetulan Gama sudah selesai dengan rapatnya. kedatangan Nia membuat Gama terkejut. dengan terbata-bata, gadis mungil itu menjelaskan tentang situasi menegangkan yang sedang terjadi dikantornya antara Ayyara dan Dafa. dengan secepat kilat Gama berlari dan pergi ke tempat Ayyara berada.


Gama mematung sebentar di luar ruangan Dafa, ia mendengarkan percakapan Dafa yang mulai tak masuk akal. semakin dibiarkan, Dafa semakin tak terkendali, maka dari itu Gama langsung mendobrak pintunya dan langsung melayangkan tinjunya kepada pria itu.

__ADS_1


***


“sayang kau benar-benar tidak apa-apa kan?” tanya Gama. ia masih nampak khawatir. ia terus menggenggam tangan Ayyara. ia bisa merasakan tangan itu gemetar dan dingin.


"aku tidak apa-apa.." jawab Ayyara lirih. "maaf aku sudah membuatmu khawatir." ucap Ayyara lagi.


Gama langsung memeluk tubuh istrinya itu. ia tidak peduli kalau Fadil si jomblo sedang menyupiri mobil mereka.


"kau pasti sangat ketakutan tadi.. maaf aku tidak ada disampingmu saat itu.." lirih Gama.


"tidak apa-apa sayang. aku senang kau datang. trimakasih karna sudah menghajarnya tadi.."


"dia pantas mendapatkannya." gumam Gama lagi. pria itu terus mengelus mesra rambut Ayyara yang dikepang satu.


"apa dia baik-baik saja?" penyakit mengelus Gama kambuh. ia mulai menggerayangi perut Ayyara.


"dia baik-baik saja. mungkin hanya sedikit terkejut." jawab Ayyara yakin.


setelah mereka sampai dirumah, Gama langsung memerintahkan istrinya itu untuk beristirahat di kamar. sedangkan dia mengekori sampai kedalam kamar.


pelukan tiba-tiba dari Gama membuat Ayyara sedikit terkejut.

__ADS_1


"sayang... kenapa.?" tanya Ayyara. suaminya itu seperti sedang memikirkan sesuatu.


"kau harus merasakan akibatnya karna sudah berani membuatku khawatir." bisik Gama, membuat Ayyara merinding geli karna nafas Gama berhembus di telinganya.


"apa? aku tidak mmmmm..." Ayyara tak sempat melanjutkan kata-katanya. karna bibir Gama yang kelaparan langsung meraup bibir ranum milik Ayyara.


Gama terus saja memperdalam ciumannya. dan dibalas oleh Ayyara. perlahan Gama menggiring tubuh mereka ke atas ranjang tanpa melepaskan pagutannya sedikitpun.


kini Gama sudah berhasil menguasai area dada istrinya. mungkin Gama memang sedang kelaparan. saat ia melihat dua benda kenyal menyembul keluar dari wadahnya, Gama langsung saja melahapnya tanpa ampun. membuat Ayyara mendesah nikmat.


tubuh Gama tak bisa lagi menahan rangsangan. langsung saja ia eksekusi tubuh polos istrinya itu. memenuhinya dengan tanda kepemilikan di setiap bagiannya.


sampai akhirnya, si junior lah yang mengambil alih keadaan sampai membuat pasangan suami istri itu dipenuhi peluh dan kelelahan.


.


.


.


kalian baca aja ya... jangan ngebayangin yang enggak-enggak. 🤭🤭🙈🙈🙈

__ADS_1


__ADS_2