Dokter Itu Masa Laluku.

Dokter Itu Masa Laluku.
Episode 51 Tanya


__ADS_3

Kevin dan Kiara yang berada di dalam mobil yang hanya diam saja tanpa ada yang berbicara sama sekali. Hujan masih sangat deras.


Kiara yang sibuk dengan pemikirannya dan Kevin yang memang tidak ingin banyak bicara dan juga tidak tau harus bicara apa. Sebelumnya sudah bertanya pada Kiara ada apa. Namun Kiara sepertinya tidak ingin mengatakannya dan Kevin tidak bisa memaksakan hal itu.


"Bagaimana jika pasangan mu menghiyanatimu?" tanya Kiara tiba-tiba membuat Kevin menoleh ke arah Kiara.


"Kamu bicara padaku?" tanya Kevin. Kiara melihat ke arah Kevin dengan tatapan mata Kiara yang penuh dengan arti.


"Tidak kok, aku hanya hanya bicara untukku saja," sahut Kiara geleng-geleng kepala yang tidak mau melanjutkan apa yang ingin di tanyakannya yang sebenarnya sangat penasaran dengan jawaban dari Kevin.


Kevin jelas sangat heran dengan pertanyaan Kiara yang sangat jelas di dengarnya mungkin karena Kiara terbawa suasana. Jadi langsung saja bertanya pada Kevin.


"Penghiyanatan adalah kejahatan bagiku," ucap Kevin tiba-tiba yang seolah menjawab pertanyaan Kiara yang membuat Kiara kembali melihat ke arah Kevin.


"Tetapi di dalam hubungan beda lagi dengan penghiyanatan. Karena penghiyanatan juga ada alasannya," lanjut Kevin yang biacara tetap memandang lurus kedepan tanpa melihat ke arah Kiara.


"Apa kamu akan memaafkan penghiyanatan dalam cinta?" tanya Kiara.


"Aku tidak bisa menjawabnya karena aku tidak pernah merasakannya," jawab Kevin dengan singkat.


"Tapi kamu akan merasakan hal itu. Monica calon istrimu telah menghiyanatimu dan dia mengkhianati mu bersama dengan kak Rangga," ucap Kiara tetapi hanya di dalam hatinya yang sangat sendu melihat Kevin.


"Ada apa Kiara? Apa ada sesuatu yang menggangu pikiranmu?" tanya Kevin.


"Tidak ada. Jika pun ada aku rasa itu tidak perlu di pikirkan. Karena apa yang terjadi mungkin bukan urusanku," jawab Kiara.


Kevin hanya diam yang tidak mengerti apa yang di katakan Kiara. Kiara hanya menghela napasnya dengan memejamkan matanya untuk menengakan dirinya. Kevin melihat ke arah Kiara dan merasa seperti ada sesuatu yang mengganggu pikiran Kiara.


***********

__ADS_1


Mentari pagi kembali tiba. Kiara yang keluar dari kamar yang langsung menghampiri meja makan dan ada Rangga di sana. Ada sedikit canggung antara kakak adik itu. Namun Kiara hanya berusaha untuk biasa saja dan bahkan ikut sarapan seperti biasanya.


"Kamu menjadi Dokter pribadi anak pemilik Perusahaan Lexus?" tanya Rangga yang tiba-tiba memulai pembicaraan.


Rachel mendengarnya kaget. Dia tidak tau hal itu sama sekali. Walau tau Kiara bekerja di rumah sakit Lexus. Tetapi hal itu tidak di ketahuinya sama sekali.


"Siapa maksud kakak?" tanya Rachel.


"Siapa lagi kalau bukan Kevin. Pria yang pernah di..." Rangga tidak melanjutkan kalimatnya yang mengontrol dirinya membuat Kiara melihat serius ke arah Rangga.


"Pernah apa?" tanya Kiara membuat Rangga panik dan begitu juga dengan Rachel.


"Kamu belum menjawab pertanyaan kakak. Benar kamu Dokter Kevin?" tanya Rangga mengalihkan pembicaraan itu.


"Iya aku Dokter dari tuan Kevin," jawab Kiara apa adanya.


"Kurang ajar. Jadi selama ini dia sering bertemu dengan Kevin dan jangan-jangan ingatannya sudah kembali dan jangan mereka..." batin Rangga yang terlihat cemas.


"Tidak mungkin! Tidak mungkin Kiara sudah mengingat semuanya. Kiara tidak menunjukkan jika dia mengingat semuanya," batin Rachel yang juga panik dengan pagi hari yang penuh dengan ketegangan itu.


"Kak Rangga kenapa terlihat marah sekali, terlihat shock dengan aku yang menjadi Dokter pribadi dari pria yang calon istrinya ada hubungan dengan kak Rangga," ucap Kiara yang tampak santai.


Justru apa yang di katakan Kiara membuat Rangga bingung dan apa lagi Rachel yang terlihat tidak mengerti dengan apa yang di katakan Kiara dan sepertinya ada sesuatu dengan Rangga.


"Kak Rangga jangan khawatir. Kiara Dokter pribadi dan itu hanya pekerjaan saja yang bekerja profesional dan tidak akan mencampuri urusan pribadi tuan Kevin. Hanya saja kak Rangga seharusnya tau wanita yang bersama kak Rangga itu adalah calon istri orang lain," ucap Kiara dengan santai yang memulai sarapannya.


"Kak Rangga tidak tau itu?" tanya Kiara melihat Rangga serius.


"Dari pertanyaan kakak tiba-tiba menyalahkanku. Aku rasa kak Rangga tau wanita yang bersama kakak punya pasangan dan aku tidak tau kenapa kakak punya hubungan dengannya," ucap Kiara.

__ADS_1


"Aku benarkan kak?" tanya Kiara yang masih saling menatap dengan Kevin.


"Dari perkataan Kiara. Dia tidak mengingat apapun tentang Kevin. Lalu bagaimana dengan Kevin. Dia sudah bertemu Kiara dan sangat tidak mungkin mereka biasa saja. Atau memang iya Kevin biasa saja dan sudah melupakan Kiara dan Kiara bahkan sangat santai membicarakan Monica yang sebagai calon istri dari Kevin," batin Rangga yang penuh dengan kebingungan dengan sikap adiknya.


"Aku harus menyelidiki semuanya apa yang terjadi sebenarnya. Aku harus memastikan Kiara tidak mengingat Kevin dan Kevin juga tidak ada hubungan dan perasaan lagi pada Kiara," batin Rangga yang harus serius menghadapi masalah yang terjadi.


"Kamu tidak tau apa-apa Kiara dan kamu juga tidak perlu tau masalah ku dengan Monica," jelas Rangga dengan penegasan.


"Iya aku sudah mengatakan itu bukan urusanku. Namun kakak yang sudah tau alangkah baiknya menghentikan suatu hal yang tidak ada gunanya. Wanita itu bukan hanya berhiyanat pada calon suaminya juga pada kakak pastinya," ucap Kiara yang mengingatkan.


Rangga terdiam yang tidak bisa berkata apa-apa. Namun Rachel malah semakin bingung yang tidak tau arah pembicaraan Kiara dan Rangga dan Monica. Dia juga sangat asing mendengar nama itu.


"Kiara berangkat dulu!" ucap Kiara yang berdiri dari tempat duduknya yang sudah selesai sarapan dan tidak ada yang di katakannya lagi sama dengan Rangga dan Rachel yang juga tidak mengatakan apa-apa dan membiarkan Kiara pergi begitu saja.


"Ada apa ini kak?" tanya Rachel setelah kepergian Kiara.


"Semuanya kacau dan ini semua karena kamu yang tidak memberitahu apa-apa," ucap Rangga yang menyalahkan Rachel.


"Apa sih kak. Kenapa jadi aku yang di salahkan. Memang aku melakukan apa," sahut Rachel yang kebingungan.


"Ini semua karena kecerobohan kamu dan lihat Kiara bukan hanya bekerja di rumah sakit Lexus. Tetapi Kiara juga menjadi Dokter pribadi Kevin dan aku tidak tau apa yang terjadi selama ini," ucap Rangga marah-marah.


"Ya lalu kenapa semua jadi salahku," sahut Rachel yang tidak terima di salahkah.


"Alah sudahlah pusing kepalaku dengan semua ini," sahut Rangga mengacak-acak rambutnya dan langsung pergi dari tempat itu meninggalkan Rachel.


"Aku tidak tau apa-apa dan dia malah menyalahkan ku dan Kiara ternyata selama ini sering bertemu dengan Kevin. Lalu bagaimana hubungan mereka dan ingatan Kiara seperti apa," gumam Rachel yang juga frustasi memikirkan semua yang terjadi.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2