
Suara napas yang terdengar naik turun dengan tatapan mata keduanya yang sangat dalam. Namun air mata terlihat jatuh dari ujung pelupuk mata Kiara dan Kevin langsung mengusap dengan tangannya dan mencium lembut kening Kiara.
Tidak tau juga kenapa Kiara tiba-tiba meneteskan air mata yang pasti ada yang di rasakannya yang tidak biasa dan pasti itu karena perasaannya yang bermain.
Ke-2nya masih tetap saling menatap begitu dalam dan Kevin yang kembali mencium lembut kening Kiara.
"Kau akan menjadi wanita yang selalu ada di sisiku. Bukan karena kamu Dokter pribadiku. Tetapi kamu juga karena sudah masuk kedalam kehidupanku. Kamu yang sudah pergi dan kembali masuk dan tidak akan ada yang menggantikan posisimu," ucap Kevin.
"Lalu bagaimana dengan Monica?" tanya Kiara yang seakan butuh kejelasan untuk hubungannya dengan Kevin.
"Jangan membahasnya saat aku sedang bersamamu. Perasaanku hanya untukmu dan bukan untuk siapapun. Itu yang harus kamu yakini," jawab Kevin yang membuat Kiara bingung dengan jawaban Kevin.
"Apa kamu mengerti Kiara?" tanya Kevin. Kiara menganggukkan pelan kepalanya dan Kevin langsung memeluknya.
"Dan kamu tidak salah Kevin. Dia yang pertama yang telah menghiyanatimu dan jika kau berhiyanat kepadanya itu bukan kesalahanmu dan aku tidak salah mempunyai perasaan ini dan sama dengan kak Rangga yang mungkin juga tidak salah menjalin hubungan dengan Monica," batin Kiara yang memeluk erat Kevin.
Kevin juga memeluknya begitu erat yang sekarang bisa menuntaskan kerinduannya kepada Kiara yang benar-benar wanita yang sangat di cintainya.
*********
Malam terlewatkan dan pagi kembali. Kiara yang baru bangun tidur dengan tidurnya yang sangat nyenyak. Kiara keluar dari kamar dan melihat berjalan melihat-lihat di sekitarnya yang masih berada di atas boat. Di mana Kiara melihat masih ada penjaga yang yang mengawasi mereka.
Namun Kiara melihat ke arah ujung yang melihat Kevin baru melompat ke air yang sepertinya ingin berenang yang membuat Kiara langsung mendekati Kevin.
Kiara duduk di pinggir kapal dengan kakinya yang mengayun dan melihat ke arah air laut yang begitu cerah.
Tidak lama muncul kepala Kevin tepat di bawah kaki Kiara. Kevin mengusap wajahnya dengan satu tangannya.
"Kamu tidak mau berenang?" tanya Kevin.
Kiara menggelengkan kepalanya.
"Kenapa?"
"Dingin," jawab Kiara.
"Mana ada air yang tidak dingin. Ayo turun!" ajak Kevin.
Kiara tetap menggelengkan kepalanya. Dan Kevin bukannya lanjut berenang dia malah naik dan membuat Kiara heran. Kevin mengambil bathrobe lalu memakainya dan duduk di samping Kiara.
"Kapan kita pulang?" tanya Kiara.
"Memang sudah tidak mau di sini?" tanya Kevin.
__ADS_1
"Aku sudah tidak pulang beberapa hari. Aku takut kak Rangga mencariku," ucap Kiara.
"Bukannya kamu sudah memberitahu keberadaan kamu?" tanya Kevin.
"Iya sih. Tetapi tetap aja. Mereka akan mencari ku," ucap Kiara.
"Baiklah kalau begitu, kita akan pulang," ucap Kevin.
"Memang sudah aman?" tanya Kiara.
"Sudah aman," jawan Kevin.
"Baiklah kalau begitu," sahut Kiara.
"Kamu tidak mau sarapan?" tanya Kevin.
"Boleh," sahut Kiara.
"Hmmm, mau kumasakkan tidak?" tanya Kevin menawarkan.
"Memang kamu bisa masak?" tanya Kiara.
"Mau mencobanya," sahut Kevin menantang.
Mereka itu seperti sudah berpacaran saja dan Kiara tampak begitu nyaman Kiara bahkan melupakan jika Kevin adalagi kekasih dari wanita lain yang menjalani hubungan dengan kakaknya.
**********
Akhirnya Kevin memasak untuk Kiara yang kebetulan ada dapur di sana dan Kiara hanya duduk yang memperhatikan Kevin yang memasang begitu santai. Seperti apa yang di katakan Kiara saat malam itu dia seperti wanita yang di cintai yang di perlakukan seperti ratu.
Makanya sejak tadi Kiara mengeluarkan senyum yang indah yang mencerminkan kebahagiaan. Sesekali Kevin juga melihat ke arah Kiara dan yang adanya Kiara jadi malu sendiri dan mengalihkan pandangannya yang takut ketahuan jika dia sejak tadi begitu memperhatikan Kevin.
Kevin tersenyum yang melihat tingkah Kiara yang sangat manis. Huhhh sepertinya dunia sudah seperti milik berdua.
Akhirnya masak memasak selesai dan Kevin langsung menyiapkan di atas meja.
"Sudah selesai," ucap Kevin.
"Apa ini?" tanya Kiara.
"Steak," jawan Kevin.
"Baiklah aku coba. Apa ini enak atau tidak," ucap Kiara.
__ADS_1
"Silahkan di coba," ucap Kevin. Kiara menganggukkan kepalanya dan Kiara mencoba untuk pertama kali masakan Kevin.
Lalu Kevin duduk di samping Kiara yang menunggu respon Kiara atas makanan tersebut.
"Bagaimana apa enak?" tanya Kevin.
"Enak," jawab Kiara dengan tersenyum.
"Kamu juga coba," Kiara pun menyodorkan kepada Kevin dan Kevin langsung membuka mulutnya menerima suapan dari Kiara.
"Aku tidak bohongkan?" ucap Kiara.
"Iya kamu tidak bohong. Berarti masakan yang aku masak cocok untuk mu," ucap Kevin.
"Berarti kalau cocok untuk lidahku. Apa akan ke-2 kali untuk di masakkan?" tanya Kiara.
"Kenapa tidak!" sahut Kevin yang membuat Kiara tersenyum dan Kiara melanjutkan kembali makannya.
Ternyata momen dengan waktu yang sedikit membuat Kevin dan Kiara melewatkan dengan hari yang manis. Seperti sekarang ini di mana speadboad mereka yang berhenti di pasir pantai yang ada di pulau kecil dengan Kiara dan Kevin yang menikmati pemandangan indah itu.
Bahkan Kiara yang berlari-lari dengan bahagianya dan beberapa kali mengajak Kevin untuk ikut bermain bersamanya di pesisir pantai. Awalnya Kevin menolak. Tetapi mama mungkin bisa menolak Kiara dan mengikuti Kiara saja.
Ke-2nya yang tampak bahagia dengan wajah yang penuh dengan senyuman dan hingga mereka yang lelah sendiri dengan saling berhadapan dengan saling menatap satu sama lain.
Sangat jelas di antara ke-2nya seperti penuh dengan cinta yang sangat tulus dan keduanya yang saling berpelukan kembali dengan erat.
"Aku tidak pernah menyangka. Jika hari ini akan ada. Jika kamu kembali lagi Kiara. Kembali dengan dirimu yang sama. Walau berbeda dalam ingatan. Tetapi semua itu tidak mengubah apapun. Aku tetap sangat mencintaimu Kiara," batin Kevin yang memeluk dengan begitu erat yang penuh dengan kehangatan.
"Biarkan aku merasa. Jika kamu adalah milikku dan biarkan aku tidak tau apa-apa," batin Kiara yang tidak kalah merasakan kebahagiaan. Bahkan Kiara tidak peduli. Jika Kevin mempunyai tunangan.
**********
Akhirnya Kiara dan Kevin kembar juga ke daratan dan mereka memang sudah aman dan kondisi keduanya juga baik-baik saja. Kevin dan Kiara turun dari speadboad dan menuju mobil yang masih terparkir di tempatnya semula.
"Tuan mau saya Anatar atau menyetir sendiri?" tanya Arya.
"Saya menyetir sendiri saja. Saya aka.
"Saya akan mengantarkan Kiara pulang," ucap Kevin.
"Baiklah tuan kalau begitu," ucap Arya.
Kevin mengangguk dan membuka pintu mobil untuk Kiara. Kiara langsung masuk dan Kevin juga langsung menyusul dan mereka langsung meninggalkan pantai tersebut.
__ADS_1
Bersambung