Dokter Itu Masa Laluku.

Dokter Itu Masa Laluku.
Episode 99 Berita mengejutkan.


__ADS_3

Kiara berada di dalam kamar yang terlihat gelisah yang mondar-mandir seperti setrikaan dengan memegang ponselnya yang begitu kuat. Wajahnya tampak sangat cemas seperti ada sesuatu yang di pikirkannya dan membuatnya penuh dengan rasa ke khawatiran.


Ceklek. Pintu kamar terbuka membuat Kiara kaget yang ternyata Kevin yang membuka pintu kamar tersebut.


"Kevin!" lirih Kiara yang langsung menghampiri Kevin.


"Ada apa Kiara. Kenapa wajah kamu tampak cemas seperti itu?" tanya Kevin yang ikut panik melihat Kiara panik.


"Terjadi masalah besar," jawab Kiara panik dengan memegang tangan Kevin. Kevin bisa merasakan dinginnya tangan Kiara dan juga bibirnya yang bergetar.


"Kamu tenang dulu Kiara. Kamu jelaskan masalah apa?" tanya Kevin yang berusaha untuk menenangkan Kiara.


"Kamu lihat ini?" Kiara langsung menunjukkan ponselnya pada berita di telivisi.


..."Tuan Kevin Alex Vino akan melangsungkan pernikahannya dengan Nona Monica Xander. Persiapan pernikahan sudah 80 persen. mendadak ini karena di duga hamil," berita yang menghebohkan dunia itu membuat Kevin terkejut. Matanya melotot yang tidak percaya. Jika adanya berita seperti itu....


Apalagi sampai mengatakan Monica hamil dan kehamilannya di duga karena Kevin. Karena selama ini Kevin yang berhubungan dengan Monica.


"Kiara ini tidak benar!" ucap Kevin.


"Ini fitnah Kiara. Hubunganku dan Monica tidak seperti itu dan berita ini bohong dan juga tidak akan ada pernikahan!" Kevin pasti berusaha menjelaskan yang pada Kiara.


"Kamu tidak perlu menjelaskan apa-apa kepadaku Kevin. Aku percaya semuanya. Aku tau hubungan kamu dan Monica seperti apa dan aku tau hubungan Monica dengan kak Rangga. Aku juga tau berita ini tidak benar," ucap Kiara yang memang memoercai Kevin atas berita mengejutkan itu.


"Jika kamu percaya kepadaku. Lalu apa yang membuat kamu cemas?" tanya Kevin yang memang melihat eksperesi Kiara yang tidak bisa bohong jika Kiara begitu cemas.


"Kevin aku tidak cemas dan tidak khawatir dengan berita ini. Tetapi aku cemas dengan nama kamu. Kamu sedang dalam tahap akan melakukan pemilihan dan semua ini yang terjadi. Di mana nama kamu menjadi buruk. Itu yang membuatku khawatir," ucap Kiara yang memang lebih memikirkan suaminya ketimbang apa-apa.


"Aku tidak tau Kevin siapa orang yang membuat berita ini. Dan pasti sengaja melakukan semua ini untuk menghancurkan kamu," ucap Kevin.


"Jika ini menghancurkanku. Ini sangat biasa dalam persaingan bisnis dan kamu jangan khawatir. Aku akan menyelesaikan semuanya," ucap Kevin meyakinkan Kiara.

__ADS_1


"Bagaimana jika semua ini perbuatan kak Rangga?" Kiara menduga-duga hal itu. Karena Rangga salah satu orang yang ini Kevin hancur.


"Aku juga tidak tau Kiara. Aku belum bisa berpikiran siapa yang melakukannya. Masalah pernikahan itu pasti sudah papa yang melakukannya. Dia melakukan sepihak tanpa persetujuanku dan masalah dengan dugaan Monica hamil tidak mungkin papa. Karena itu sama saja menghancurkan namaku, merugikan Perusahaan dan tidak mungkin papa mau melakukan hal bodoh seperti itu dan jika Rangga. Dia juga tidak mungkin memasukkan Monica dalam hal ini. Karena dia punya hubungan dengan Monica," jelas Kevin yang berpikir luas.


"Kamu benar juga. Tidak ada yang tau siapa yang memunculkan berita ini," sahut Kiara.


"Sudahlah Kiara. Kamu jangan memikirkan hal itu. Mau beritanya seperti apapun. Aku akan yang akan menyelesaikannya," ucap Kevin memegang kedua bahu Kiara yang berusaha untuk membuat Kiara tenang.


"Baiklah semoga saja masalah ini bisa selesai dan aku pasti akan mendampingi kamu terus," ucap Kiara.


"Terima kasih Kiara," sahut Kevin.


Walau Kiara mempercayainya dan mendukungnya penuh. Tetapi wajah Kevin tidak bisa bohong jika dia mencemaskan sesuatu.


"Ada apa Kevin?" tanya Kiara melihat wajah Kevin yang terlihat gelisah.


"Berita ini pasti sudah sampai pada mama dan papa kamu dan apa yang harus aku katakan. Kau tidak tau bagaimana menjelaskannya pada mereka. Aku harus mulai dari mana," jawab Kevin yang menghela napasnya yang mengkhawatirkan keluarga Kiara yang bisa tidak akan percaya padanya.


"Kevin, mama dan papa sudah mempercayakan aku untu menikah dengan laki-laki pilihan ku yang artinya mereka juga tidak akan termakan berita palsu ini. Kamu jangan khawatir. Kita jelaskan baik-baik pada mama dan papa," ucap Kiara yang pasti akan membantu suaminya itu.


"Baiklah Kiara. Aku hanya berharap mama dan papa percaya dengan ucapanku," ucap Kevin.


Kiara mengangguk dan langsung memeluk Kevin.


"Benar kata orang. Ujian pernikahan itu pasti ada dan sekarang kita sedang di uji di awal pernikahan kita yang baru satu hari," ucap Kiara yang menikmati ujian yang di berikan kepadanya dengan dia ikhlas dan menerima semuanya.


"Kita bukan hanya di uji dari pernikahan kita. Tetapi juga sebelum kita menikah. Hubungan kita yang tidak pernah berhenti di uji sampai detik ini," ucap Kevin. Kiara tersenyum dan melonggarkan pelukannya itu dari suaminya. Melihat Kevin dengan tersenyum.


"Semoga kita berdua lulus dengan semua ujian ini dan kita akan mendapatkan hadiah dari apa yang kita lalui. Semoga kita berdua bisa terus saling percaya dan sama-sama menghadapi semua masalah ini," ucap Kiara dengan mata berkaca-kaca hanya berpatok pada harapan dan doa.


"Aku percaya itu akan terjadi. Selagi kamu ada di sisiku dan selagi kamu mendampingiku. Maka kita berdua akan lulus dari ujian ini," ucap Kevin. Kiara menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Kevin mencium lembut kening Kiara dan mereka kembali saling memeluk erat dengan sama-sama menguatkan.


********


Jakarta. Ruangan Mitra Winata.


"Brengsek!" bentak Mitra Winata dengan memukul meja dengan keras. Satu Bodyguard yang berdiri di depannya tersentak kaget.


"Siapa yang mengeluarkan berita murahan ini!" umpat Mitra Winata. Kemarahannya ternyata karena berita tersebut. Di mana nama Kevin yang kembali buruk.


"Mengumumkan pernikahan dengan sepihak dan juga mengeluarkan berita murahan itu!" umpat Mitra Winata. Bodyguard itu hanya diam saja menyaksikan kemarahan bosnya itu.


"Aku ingin kau hilangkan berita ini. Jangan sampai semakin menyebar dan nama Kevin semakin hancur!" titah Mitra Winata.


"Baik tuan!" sahut Bodyguard tersebut.


"Lalu Bagaimana Kevin? Apa dia sudah kembali dan apa anak buahmu sudah menemukannya?" tanya Mitra Winata.


"Maaf tuan. Kami tidak mendapatkan informasi apa-apa mengenai tuan Kevin. Kami kehilangan jejaknya," jawab Bodyguard tersebut.


"Bodoh!" bentak Mitra Winata.


"Apa yang kalian kerjakan sampai kalian tidak bisa menemukan Kevin!" bentak Mitra Winata.


"Maaf tuan!"


"Jangan hanya minta maaf cari Kevin sampai ketemu dan bawa di ke hadapanku!" teriak Mitra Winata.


"Baik tuan," sahut Bodyguard itu hanya menunduk saja.


"Masalah semakin banyak dan anak itu seakan tidak perduli. Kau benar-benar ingin menghancurkanku Kevin," batin Mitra Winata mengumpat di dalam hatinya dengan kemarahannya pada Kevin.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2