
Kiara berada di dalam kamarnya yang duduk di meja rias. Kiara yang sedang di make-up dengan simpel. Dia sangat cantik menggunakan kebaya putih dengan rambutnya yang di sanggul. Hari ini adalah hari pernikahannya dengan Kevin.
Jadi wajahnya begitu berseri-seri yang tersenyum menunjukkan kebahagiannya. Aura pengantin itu sangat terlihat dengan senyum merekah.
Ada Rachel dan Ziva di dalam kamar itu yang membantu Kiara bersiap-siap.
"Dari tadi senyum calon pengantin baru tidak hilang-hilang. Sangat cantik sekali," puji Rachel yang menggoda adiknya itu membuat Risya jadi malu saja.
"Namanya juga calon pengantin kak Rachel. Jadi lihatlah begitu bahagia dan tidak berhenti tersenyum," sahut Ziva.
"Ihhhhhh jangan terus mengatakan seperti itu. Aku jadi malu," sahut Kiara dengan wajahnya yang memerah.
"Pake malu-malu segala. Sudah cantik juga. Jadi jangan malu-malu. Kevin nanti pasti mantanya tidak akan berhenti berkedip kalau sudah melihat calon istrinya yang sangat menarik ini," puji Rachel lagi.
"Stop ya kak Rachel jangan mengatakan itu berulang-ulang. Aku jadi malu," sahut Kiara dengan menutup kedua wajahnya dengan tangannya. Perias yang sejak tadi merias Kiara tersenyum saja dengan malu-malu Kiara yang di goda kakak dan adiknya itu.
Krekkk.
Pintu ruangan itu terbuka yang ternyata Sahila yang memasuki kamar.
"Mama!" sahut Ziva.
"Kiara kamu sudah selesai?" tanya Sahila.
"Sudah mah," jawab Kiara.
"Ya sudah sayang ayo! Yang lain sedang menunggu kamu. Kevin juga menunggu kamu. Jadi jangan biarkan yang lain menunggu," ucap Sahila.
"Iya mah," sahut Kiara mengangguk.
"Kita benerin sebentar ya," ucap perias yang memeriksa make up Kiara. Siapa tau ada yang kurang. Padahal Kiara sudah sangat cantik dan tanpa makeup juga sudah begitu cantik.
Setela selesai makeup akhirnya Kiara berdiri dan melihat dirinya di cermin. Kebaya yang di gunakannya membuatnya sangat elegan dan sangat cantik.
Sahila mendekat Kiara dan berdiri di depan Kiara. Memegang pipi Kiara dengan wajah Sahila yang tersenyum dengan tatapan mata haru.
"Sebentar lagi kamu akan menjadi istri dari Pria yang kamu cintai," ucap Sahila yang pasti sangat bahagia mengantar Putri sampai kepernikahan. Rasa bahagia sebagai orang ibu yang mengantarkan putrinya menikah.
__ADS_1
"Terima kasih mah sudah memberikan restu untuk Kiara dan Kevin," ucap Kiara.
"Itu adalah tugas orang tua untuk memberikan kebahagiaan untuk putrinya," ucap Sahila.
"Kak Kiara yang pertama kali menikah. Dan Zavier akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kakak," ucap Zavier yang juga begitu bahagia.
"Terima kasih Zavier dan makasih juga atas doa-doa kamu," ucap Kiara.
"Semoga setelah ini kak Rachel juga langsung menyusul," ucap Zavier.
"Iya doakan saja ya semoga kakak menyusul secepatnya," sahut Rachel.
"Ya sudah kalau begitu sekarang ayo kita turun. Di bawah sudah banyak orang menunggu kamu," ucap Sahila.
"Iya mah," sahut Kiara yang tersenyum.
"Semoga saja hari ini aku di berikan kelancaran dengan pernikahan ku dengan Kevin," batin Kiara.
***********
Acara pernikahan Kiara dan Kevin di adakan sederhana saja. Hanya keluarga dari pihak Kiara saja yang hadir di hari pernikahan itu. Karena memang keluarga Kevin tidak merestui dan mungkin tidak tau jika Kiara akan menikah dengan Kevin.
Jangan tanya perasaannya pasti sangat dek-dekan saat pernikahannya yang semakin dekat.
Tidak lama menunggu akhirnya Kiara datang juga. Kiara datang bersama Ziva, Sahila, Rachel yang mendampingi Kiara. Mata para tamu yang ada di tempat itu melihat ke arah pengantin baru yang sangat cantik dan mencuri perhatian itu.
Termasuk Kevin yang tersenyum saat melihat cantiknya Kiara. Calon istrinya yang berjalan mendekatinya. Kiara juga jadi malu mendapat tatapan seperti itu. Wajahnya yang berseri-seri jadi merah merona dengan hatinya yang berdebar kencang.
"Lihat kak Kiara mata kak Kevin tidak berhenti berkedip," ucap Ziva menggoda Kiara.
"Shuttt kamu itu diam," ucap Kiara pelan. Tidak tahan di goda adiknya membuatnya semakin grogi.
Rasa grogi Kiara semakin menjadi-jadi saat sekarang langkahnya itu semakin dekat dengan Kevin. Kevin saja menghela napasnya yang juga semakin gugup.
"Kevin ini calon istri kamu!" ucap Sahila yang berdiri di depan Kevin di samping putrinya. Kevin tersenyum melihat pengantinnya yang sangat cantik di hadapannya itu.
"Kedip kak Kevin," goda Zavier membuat Kevin tersentak yang sadar dari lamunannya itu. Kiara dan Kevin jadi salah tingkah karena di goda saudara-saudara Kiara. Sementara Sahila hanya tersenyum saja mendengarnya.
__ADS_1
"Kevin kalau mau di puji. Puji aja sekarang nggak apa-apa kok," sahut Rachel.
"Benar kak Kevin, nggak rugi kok kalau mau puji kak Kiara. Jangan malu-malu gitu!" goda Ziva lagi.
"Sudah kalian itu jangan menggoda calon ipar kalian. Dia jadi malu," ucap Sahila yang membela calon menantunya itu.
"Iya-iya mah," sahut semuanya dengan serentak.
"Ada apa ini masih berdiri di sini ramai-ramai. Seperti ada pembahasan yang serius," ucap Danu yang menghampiri anak-anak dan istrinya itu.
"Ini pah biasa anak-anak ini pada menggoda Kevin," jawab Sahila.
"Sudah-sudah jangan menggoda Kevin. Sekarang kita mulai saja. Lihat yang lain sudah pada datang," ucap Danu.
"Iya pah. Dari wajah kak Kevin sudah terlihat kak Kevin sudah tidak sabaran untuk menikah," ucap Zavier yang lagi-lagi menggoda Kevin.
"Bukan hanya kak Kevin aja. Kak Kiara juga terlihat sudah tidak sabaran," sahut Ziva yang sama saja menggoda Kiara.
"Sudah-sudah jangan menggoda Kevin lagi. Kita mulai saja pernikahannya yang lain sudah menunggu," sahut Danu.
"Iya pak Danu," sahut Kevin.
"Kevin!" tiba-tiba terdengar suara yang memanggil nama Kevin membuat Kevin membalikkan tubuhnya.
Kevin terkejut melihat siapa yang memanggil namanya. Suara seorang wanita yang tidak asing yang ternyata Saras yang mengejutkan semua orang.
"Dokter Saras!" lirih Kiara yang kaget melihat kedatangan Saras.
"Bukannya itu Alana," ucap Ziva kaget melihat Alana yang juga datang bersama Saras. Bukan hanya Alana saja. Ada juga Marian istri ke-3 Mitra Winata. Ibu kandung Alana dan Clarissa yang sekarang masih berada rumah sakit jiwa.
"Benar itu Alana teman sekolah kita dulu. Kok ada di sini?" tanya Zavier yang terlihat shock.
"Kevin kenapa Dokter Saras ada di sini?" tanya Kiara heran.
"Aku juga tidak tau Kiara," jawab Kevin yang juga bingung.
Kevin sangat terkejut dengan kehadiran ibu tiri, adik dan juga kakak iparnya yang dia tau kenapa tiba-tiba bisa hadir di pernikahannya.
__ADS_1
Bersambung