Dokter Itu Masa Laluku.

Dokter Itu Masa Laluku.
Episode 62 Perasaan yang terungkap.


__ADS_3

Kiara keluar dari dalam kamar. Karena Kiara tidak bisa tidur. Mungkin saja karena di atas boat dan Kiara merasa tidak aman untuk tidur. Lalu Kiara memilih untuk keluar kamar. Belum juga Kiara membuka pintu. Kiara menoleh ke arah kanannya. Pintu yang menuju teras yang ada di kamarnya.


Kiara pun mengubah langkahnya dan memilih untuk ke arah teras. Kiara terkejut melihat Kevin yang tertidur di atas Sofa singel di teras kamar.


Udara begitu dingin dan Kevin tidur di sana. Mungkin Kevin ingin menjaga Kiara dari mana saja. Yang pasti di sekitar boad, di depan kamar dan di mana saja ada penjaga. Namun untuk di bagian kamar Kevin pasti tidak menginjinkan orang lain dan lebih baik dia yang menjaga walau sangat dingin.


"Kenapa dia tidur di sini? Apa dia tidak kedinginan," gumam Kiara yang malah khawatir.


Dari tubuh Kevin yang berbaring telentang dengan kedua tangannya di bawah kepalanya. Terlihat Kevin tampak biasa saja dan tidak ada dingin-dinginnya. Mungkin karena sifatnya yang sudah dingin. Jadi dingin itu sudah tidak mempan lagi.


"Cari penyakit saja apa coba harus tidur di sini," decak Kiara yang langsung kembali masuk ke dalam kamar dan langsung mengambil selimut. Lalu Kiara kembali keluar dan menyelimuti Kevin. Kiarae juga tidak mungkin membangunkan Kevin.


Saat menyelimuti Kevin. Tiba-tiba saja mata Kiara fokus pada wajah Kevin dan tangan Kiara tiba-tiba sangat berani menyentuh pipi Kevin dengan getaran hatinya yang pasti tidak terkontrol.


"Kamu laki-laki yang begitu baik. Kamu sangat baik Kevin. Tetapi kenapa ada yang harus menghiyanati kamu. Lalu bagaimana dengan kamu sendiri. Apa kamu menghiyanati Monica. Karena aku merasa kamu memberi peluang kepadaku untuk semakin membesarkan perasaan ku ini," batin Kiara yang menatap Kevin begitu dalam.


Di sisi lain dia kasihan pada Kevin. Namun di sisi lain dia justru merasa wanita yang salah. Karena menyukai kekasih orang lain. Kiara menyadari perasaan jika dia memang menyukai Kevin dan tidak tau sejak kapan perasaan itu ada dan mungkin juga karena Kevin yang memberinya ruang untuk semua perasaan itu.


"Tidak Kiara apa yang kau lakukan. Bagaimana mungkin kau menyuruhnya untuk meninggalkan kak Rangga. Namun kau sendiri juga mempunyai perasaan dengan kekasihnya. Yang artinya kau dan Monica sama saja," batin Kiara merasa dirinya sangat gila sampai Kiara menggeleng-gelengkan kepalanya dan hendak pergi.


Namun tiba-tiba tangannya di tahan dan membuat Kiara tidak jadi pergi dan melihat ke arah Kevin yang sudah membuka matanya.


Kiara kaget dengan Kevin yang tiba-tiba saja bangun membuat Kiara menelan salivanya.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Kevin dengan suara beratnya.


"Tidak apa-apa. Aku_ aku_ aku hanya memberi selimut," ucap Kiara dengan terbata-bata.


Kevin melihat ketubuhnya yang memang sudah ada selimut.

__ADS_1


"Kenapa harus tidur di sini. Di sini sangat dingin," ucap Kiara yang sangat gugup dan berusaha untuk mengalihkan pandangannya.


Kevin menghela napasnya dan duduk dengan mengusap wajahnya.


"Aku harus menjagamu makanya tidur di sini," jawab Kevin.


"Tidak perlu menjagaku," sahut Kiara.


"Itu sangat perlu," jawab Kevin.


"Kenapa?" tanya Kiara yang melihat ke arah Kevin.


"Kau tau alasannya tanpa aku memberi tahu mu," jawan Kevin yang saling melihat dengan Kiara.


"Kamu sangat takut aku sampai kenapa-kenapa?" tanya Kiara.


"Iya," jawab Kevin.


"Iya," jawab Kevin.


"Apa karena aku hanya Dokter mu. Makanya kamu khawatir, peduli dan bersikap berlebihan?" tanya Kiara.


"Tidak dan kita pernah membahas ini saat di gunung. Jika aku seperti ini bukan kepada semua orang lain. Tetapi hanya untuk mu," ucap Kevin.


"Kau sengaja membuatku baper dan akhirnya perasaanku, semakin, semakin..." Kiara tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Kiara memejamkan matanya yang berusaha untuk tenang dengan menghela napasnya.


Kevin memegang pipi Kiara dengan wajahnya yang semakin dekat dengan Kiara. Sementara Kiara menunduk yang menghilangkan rasa gugupnya.


"Ada apa Kiara. Kenapa kamu sangat gugup?" tanya Kevin.

__ADS_1


Kiara mengangkat kepalanya dan saling bertatapan dengan Kevin.


"Semua yang kau lakukan seakan kau mencintai ku. Aku merasa seperti di cintai," ucap Kiara yang memberanikan diri untuk mengatakan perasaannya yang semakin tidak terkontrol.


Kevin mendengar hal itu langsung mengecup bibir Kiara. Kiara sempat memundurkan kepalanya dengan matanya yang terpejam. Namun bibir Kevin sempat menempel pada bibir Kiara dan Kevin melepas kecupan itu dengan kembali menatap Kiara yang membuka matanya dan semaki gugup dengan wajah Kevin yang sangat dekat dengannya tanpa ada jarak.


Kevin mengelus-elus pipi Kiara dengan tatapan yang begitu dalam.


"Jika kamu merasakan perasaan itu. Itu perasaan yang sangat wajar. Karena adanya perasaan itu karena pasti perasaan yang sama dari pelakunya," ucap Kevin.


"Maksudnya kamu mempunyai perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan?" tanya Kiara dengan jantungnya yang semakin kencang.


Kevin tidak menjawab dan kembali mencium bibir Kiara dan kali ini bukan hanya mengecupnya namun menciumnya lebih dalam dan Kiara yang bergejolak dengan perasaannya menerima ciuman itu dengan memejamka matanya.


Membiarkan Kevin menciumnya yang semakin dalam dan Kiara yang memegang kuat kemeja Kevin hanya diam dengan ciuman tersebut yang tidak munafik Kiara sangat menikmatinya dan Kevin pasti pria yang melepas rindu dan rindu itu sampai pada Kiara.


"Kevin kau juga menghiyanati Monica Apa kau sadar itu dan aku sama saja dengan kak Rangga yang menyukai seseorang yang sudah menjadi milik seseorang," batin Kiara yang merasa ini salah dan ingin menghentikannya.


Namun perasaannya dan tubuhnya menolak untuk semua itu dan menginginkan Kevin untuk tetap bersamanya.


"Kiara aku hanya ingin kamu seperti ini. Orang baru yang kembali jatuh cinta. Aku tidak ingin kamu kemabli ke masa lalu dan mengingat betapa sakitnya hubungan kita. Aku ingin kamu menjadi Kiara yang sekarang," batin Kevin.


Kevin sama saja seperti dulu yang masih dan tetap mencintai Kiara yang dulu dan sekarang. Namun Kiara melupakan Kevin yang dulu pernah di cintainya. Tetapi dia telah jatuh cinta pada Kevin yang di kenalnya dalam versi terbaru.


Kevin juga tidak ingin Kiara seperti dulu lagi yang menderita karena papanya dan karena dirinya yang kurang tegas dan mungkin jika Kiara juga ingat masa lalu itu. Kevin bisa menebak Kiara pasti akan semakin terluka. Makanya Kevin tidak pernah menceritakan apa-apa dan membiarkan semuanya mengalir begitu saja. Sama dengan perasaan Kiara yang tanpa iya sadari dia jatuh cinta 2 kali kepada orang yang sama.


Ciuman yang romantis di atas lautan itu yang di saksikan alam tersebut akhirnya terhenti dengan bibir mereka yang terlepas perlahan-lahan dan mata yang terbuka perlahan.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2