
"Apa maksud tuan?" tanya Kiara dengan heran.
"Kamu seorang Dokter atau seorang aktris yang sangat pandai berakting," ucap sinis Mitra Winata.
"Saya tidak mengerti dengan apa yang tuan katakan," sahut Kiara.
"Jangan bersandiwara di hadapanku," sahut Mitra Winata.
"Saya tidak bersandiwara. Tetapi saya memang tidak tau apa maksud tuan dan jika saya tidak tau tuan bisa memberitahu saya," ucap Kiara.
Kiara memang merasa Mitra Winata juga seperti ada sesuatu yang berkaitan dengannya dan Kiara juga berharap Mitra Winata jika mengetahui sesuatu bisa langsung bicara padanya. Agar dia tidak penasaran. Namun mendengar Kiara yang berbicara membuat Mitra Winata mendengus dengan kasar.
"Sok polos," desis Mitra Winata.
"Hmmm baiklah kita langsung saja. Kamu bisa jelaskan ini?" tanya Mitra Winata to the point yang memperlihatkan Kiara foto-foto.
Dan Kiara melihat lembaran foto-foto itu membuat Kiara kaget yang apa lagi kalau bukan foto-foto dirinya saat tadi malam berada di pantai bersama dengan Kevin dan ternyata Mitra Winata mengawasi Kevin dan Kiara. Sebenarnya tidak heran karena pasti Mitra Winata terus mengawasi Kevin.
"Kenapa foto-foto ini bisa ada padanyanya," batin Kiara yang terlihat shock.
"Apa pemeriksaan bisa di lakukan di pantai?"
"Apa seorang Dokter sekarang tugasnya seperti ini?"
"Tugas mengobati apa sekarang, mengobati hal lain," sinis Mitra Winata.
"Kamu ini seorang Dokter atau simpanan Putra saya?" tanya Mitra Winata dengan pedas membuat Kiara kaget mendengarnya.
"Kamu simpanan Kevin?" tanya Mitra Winata lagi dengan hina dan pertanyaan itu tidak di jawab oleh Kiara yang membuat Kiara kelihatan sangat gugup dengan sedikit takut dan pasti sakit hati dengan kata-kata itu.
"Kiara. Apa aku harus memanggilmu Kiara, Dokter Kiara atau anak emas Lexus," ucap Mitra Winata yang membuat Kiara bingung.
Tadi dia shcok dan sekarang bingung dengan kata-kata baru dari Mitra Winata.
"Gadis polos yang dulu menjadi anak emas dari Lexus. Mendapatkan beasiswa begitu banyak dan kehidupan yang enak dengan fasilitas Lexus. Tapi ternyata gadis itu membenci Group Lexus dan ingin keluar dari Group Lexus. Dari dulu kamu tidak pernah tau diri. Tidak tau berterima kasih sudah di berikan kehidupan enak. Tetapi kurang enak sampai ingin memiliki anak saja," lanjut Mitra Winata yang benar-benar memberitahu semuanya dan Kiara yang berdiri di depannya mulai tidak nyaman dengan napasnya yang naik turun.
Perasaan Kiara campur aduk, bingung, panik karena tidak mengerti dengan apa yang di katakan Mitra Winata kepadanya.
__ADS_1
"Kau jatuh cinta pada putraku. Atau Putraku yang jatuh cinta padamu. Aku lupa menanyakan bagaimana kisah awal kalian," ucap Mitra Winata yang sejak tadi terus bicara.
"Mau kau mencintainya atau sebaliknya. Tetapi seharusnya kau sadar. Jika Kevin akan menikah dengan wanita yang pasti sangat pantas untuk menjadi bagian dari keluarga Mitra Winata," tegas Mitra Winata mengecamkan pada Kiara yang sudah merendahkan Kiara.
Kiara hanya diam dengan matanya berkaca-kaca. Namun suara napasnya yang terdengar tidak stabil.
"Kiara kau tidak pantas bersanding dengan Kevin dan kau harus sadar posisi, derajat kau yang tidak mungkin sejajar dengan keluarga kami. Aku pikir setelah bertahun-tahun kau menyadari itu. Tetapi ternyata tidak kau itu sama dengan beberapa tahun lalu. Gadis munafik yang tidak tau diri yang bermimpi masuk ke dalam keluarga Mitra Winata," tegas Mitra Winata dengan kata-kata kejamnya.
"Apa maksud tuan?" tanya Kiara dengan suara beratnya yang sejak tadi hanya diam dan sekarang ingin mengetahui inti dari pembicaraan itu.
"Beberapa tahun lalu? Apa maksudnya?" tanya Kiara.
Mitra Winata mengendus kasar dengan menatap sinis Kiara.
"Kau berpura-pura dengan keadaan mu. Apa kau tidak sadar dengan dirimu yang....."
"Bruk!" Pintu ruangan itu di buka dengan kasar
"Cukup pah," sentak Kevin yang datang tiba-tiba dan Kevin langsung masuk dan menarik tangan Kiara menjauhkan dari papanya, membuatnya berada di belakangnya.
"Jangan mengganggunya. Aku mohon cukup! Hentikan semua ini" tegas Kevin dengan suara beratnya.
"Aku akan terus melindunginya. Aku sudah mengatakan kepada papa untuk tidak menganggu Kiara. Aku benar-benar akan menghancurkan Perusahaan jika papa mengganggu lagi," ancam Kevin.
"Kurang ajar!" umpat Mitra Winata yang langsung memukul Kevin membuat Kiara kaget dengan mata Kiara yang terbuka lebar dan menutup mulut dengan kedua tangannya.
"Kau berani membelanya di hadapanku, mengeluarkan ancaman di depanku! Hanya demi wanita ini," teriak Mitra Winata dengan menarik kerah baju Kevin yang terlihat Mitra Winata begitu marah.
"Aku sudah mengatakan akan membelanya dan akan melindunginya. Jadi jangan menyentuhnya sedikitpun," tegas Kevin dengan mata melotot yang menantang Mitra Winata
"Kau!" Mitra Winata ingin kembali memukul Kevin.
"Kevin, tuan hentikan," sahut Kiara yang berusaha mencegah Mitra Winata yang memukul Kevin kembali dan Kiara bahkan menarik jas Kevin untuk Kevin menjauh dari papanya.
"Aku mohon hentikan semua ini," ucap Kiara yang panik.
"Apa kau sangat bahagia telah di jadikan ratu olehnya? Di bela di depanku. Apa kau merasa sangat berharga?" tanya Mitra Winata dengan menatap sinis Kiara yang mana Mitra Winata tersenyum pada Kiara.
__ADS_1
"Tuan aku minta maaf dengan apa yang aku lakukan. Mungkin aku salah dan tuan tidak menyukaiku. Aku tidak akan mendekati Kevin lagi, aku akan pergi dari hidupnya. Tapi aku mohon jangan pukul dia. Semua ini kesalahan ku," ucap Kiara dengan penuh permohonan dan dia lebih baik mengalah dari pada Kevin kenapa-kenapa.
"Tidak Kiara apa yang kau katakan," sahut Kevin yang pasti tidak setuju.
"Aku mohon Kevin. Kita hentikan semua ini. Aku tidak ingin ada kekerasan," ucap Kiara panik.
"Tidak akan. Aku sudah cukup mengalah selama ini dan kali ini tidak akan," tegas Kevin.
"Kau akan tetap bersamaku. Apapun yang terjadi kau akan tetap bersamaku," tegas Kevin menatap Kiara dengan penuh keyakinan. Keduanya yang saling menatap di depan Mitra Winata.
"Kevin hentikan sebelum aku berbuat lebih parah lagi," ucap Mitra Winata yang mengingatkan.
"Aku tidak akan menghentikan apa-apa. Karena aku sangat mencintainya dan papa harus tau siapa yang aku cintai dan aku tidak akan melanjutkan hubunganku dengan Monica," tegas Kevin yang bulat dengan keputusannya membuat Mitra Winata mengepal tangannya dengan ucapkan Kevin.
"Kau ingin aku membunuhnya Kevin?" Ancam Mitra Winata yang membuat Kiara kaget.
"Jika dia sampai mati. Maka papa juga akan melihatku mati," sahut Kevin.
"Kau!" Mitra Winata benar-benar kehilangan kesabarannya dengan Kevin yang masih saja membela Kiara dan mengabaikannya dirinya.
"Ayo Kiara kita pergi dari sini," ajak Kevin yang langsung membawa Kiara pergi.
"Bajingan!" umpat Mitra Winata dengan penuh amarah yang benar-benar tidak habis pikir dengan Kevin yang tidak takut kepadanya yang semakin lama semakin berani.
Bersambung
...Hay semuanya para readers saya ada cerita baru Lo. Special 17 Agustus buat Novel terbaru....
...Tidak pernah buat Novel tentang perbedaan Agama. Huhhhhh kalau cinta yang beda Agama ribet nggak ya?🤔 Ada ujungnya nggak ya?...
...Kita tidak tau apakah ada ujungnya atau bagaimana. Namanya pertemuan ya kan pasti tidak ada yang tau bagaimana dan juga sama dengan cinta yang datang tidak tau bagaimana....
...Selain beda Agama ini juga ribet dengan faktor usia. Pria dewasa yang menjalani Asmara dengan gadis remaja. Ya dewasa memang tidak berdasarkan usia....
...Antara tasbih yang melingkar di tanganmu dan gelang tridatu di tanganku. Sudah pasti tau itu Antara keyakinan apa ya. Mari mampir ke Novel terbaru Mimin ya....
...Tembok Kita Yang Sangat Tinggi ...
__ADS_1
...Jangan lupa di koment, like oke....