
Mentari pagi kembali tiba. Kiara dan Kevin menaiki mobil yang langsung menuju Surabaya. Mereka tidak menaiki pesawat memilih untuk naik mobil lewat jalan tol. Mungkin perjalanan yang cukup panjang. Tetapi mereka lebih memilih untuk naik mobil
"Kalau kamu capek. Kamu istirahat aja," ucap Kevin.
"Tidak kok. Aku hanya sedikit mengantuk saja. Lagian nanti kalau aku cape. Bagaimana dengan kamu. Masa iya aku harus membiarkan kamu menyetir sendirian," ucap Kiara.
"Aku tidak apa-apa Kiara yang penting kamu bisa istirahat dan kita berdua bisa secepatnya sampai ke Surabaya," ucap Kevin.
Kiara tersenyum dan menyandarkan kepalanya di bahu Kevin.
"Aku tidak percaya dengan hari ini yang akan ada. Di mana kita berdua sebentar lagi akan menikah. Semoga saja papa dan mama tidak menghalangi hubungan kita dan membiarkan kita berdua untuk menjalani hubungan ini memberikan kita berdua restu," ucap Kiara.
"Aku juga berharap seperti itu Kiara," sahut Kevin yang mencium pucuk kepala Kiara.
***********
"Brengsek!" Mitra Winata memukul meja dengan kuat dengan ke-2 tangannya dengan gebrakan yang menggelegar dan mengejutkan anak buahnya yang berdiri di depannya yang baru saja menemuinya untuk memberikan informasi.
"Jadi Kevin dan anak Kiara sekarang bersama dan ternyata selama ini kakak kandung Kiara yang menjadi antek dari Perusahaan Lexus!" umpat Mitra Winata.
"Benar tuan sesuai dengan bukti yang saya berikan. Adanya kerja sama Antara Rangga dengan Daniel saingan tuan Kevin dalam pemilihan yang akan datang," jawab Bodyguard itu.
"Kurang ajar berarti dugaanku benar. Jika selama ini Kiara hanya menjebak Kevin. Dia sengaja masuk untuk menipu semua orang untuk menghancurkan Group Lexus," ucap Mitra Winata menekan suaranya.
"Apa kalian ingin membalas dendam padaku. Jangan harap bisa aku bukan tandingan rakyat kecil seperti kalian!" umpat Hariyanto dengan penuh emosi dengan tatapan matanya yang tajam dan wajahnya yang memerah.
"Lalu Monica bagaimana?" tanya Mitra Winata.
"Seperti yang saya katakan dan saya tunjukkan kepada tuan. Jika Monica terlibat hubungan dengan Rangga dan bisa di katakan Monica banyak memberikan informasi pada Rangga sampai Rangga bisa menang beberapa proyek dari Kevin dan setelah itu Rangga memberikan informasi pada Daniel," jelas Pria itu.
__ADS_1
"Jadi pada intinya Nona Monica di manfaatkan oleh Rangga," lanjut Pria itu dengan lengkap.
"Wanita bodoh!" umpat Mitra Winata.
"Kau bahkan bermain-main dengan ku Monica yang beraninya kau menghiyanati perjodohan itu hanya demi pria seperti dia," umpat Mitra Winata yang semakin emosi dengan tangannya yang terkepal.
"Di mana Kevin?" tanya Mitra Winata.
"Kami melacak tuan Kevin yang bersama Nona Kiara. Sebelumnya mereka tinggal di Apartemen tuan Kevin dan pagi ini lacakan terakhir saya tuan Kevin berada di tol menuju Surabaya," jawab Pria itu.
"Untuk apa lagi anak itu pergi ke sana. Kau benar-benar Kevin ingin menghancurkan Perusahaan. Kau pikir aku akan membiarkan permainan mu ini berjalan dengan lancar. Kau menganggap semua ini main-main Kevin. Kau sama bodohnya dengan Monica yang hanya di manfaatkan oleh perasaan yang palsu," umpat Mitra Winata.
"Apa yang harus saya lakukan tuan?" tanya Pria itu yang hanya menunggu perintah.
"Kau bawa Kevin kehadapanku. Aku tidak mau tau dia harus ada di hadapanku dan jika melumpuhkannya baru bisa membawanya maka bawa dia!" perintah Mitra Winata dengan tatapannya yang sudah di penuhi dengan iblis
"Baik tuan!" jawan Pria.
"Baik tuan!" sahut Pria itu.
"Kalian pikir kalian semua sudah paling hebat. Mitranya Winata tidak akan pernah kalah dengan apapun. Termasuk kalian semua yang tidak ada apa-apanya dan kalian tidak akan pernah bisa melawanku. Group Lexus akan menjadi nomor satu di bawah pimpinan Mitra Winata jadi jangan bermimpi RD atau Perusahaan manapun ingin menyaingi grup Lexus," gumma Mitra Winata dengan menyunggingkan senyumnya dengan tangannya yang masih terkepal.
Pembicaraan Mitra Winata dan anak buahnya terdengar oleh Saras yang berada di balik pintu. Dengan wajah Saras yang tampak gusar langsung pergi dari depan pintu itu sebelum dia nanti akan ketahuan oleh Mitra Winata yang hanya akan menjadi masalah besar.
************
Saras menuju kamarnya dan duduk di pinggir ranjang dengan tangannya yang saling mengatup dan menghela napasnya dengan perlahan kedepan.
"Jadi selama ini Rangga ada di balik semuanya. Dia bekerja sama dengan Daniel untuk bersaing dengan Kevin dengan keuntungan yang banyak yang di dapatkan Rangga yaitu hancurnya Group Lexus dan juga papa pastinya dan bisa di pastikan semua ini adalah dendam yang di lakukan Rangga," gumam Saras yang juga tadi terkejut dengan apa yang barusan di dengarnya.
__ADS_1
"Semua yang terjadi, penyerangan dari kaki gunung sampai di pantai juga ulah Daniel yang memang sengaja untuk mencelakakai Kevin dan lagi-lagi Kiara yang di korbankan dalam hal itu,"
"Aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku hanya berharap Kevin dan Kiara baik-baik saja," batin Saras yang hanya bisa mendoakan apa yang terbaik. Karena pasti dia kuga sangat takut jika terjadi sesuatu pada Kevin dan Kiara. Karena Mitra Winata kali ini benar-benar murka.
***********
Kevin dan Kiara sedang makan bersama yang mereka berdua lapar dan mampir di Restaurant. Namun hanya ada Kiara yang duduk sendirian. Sementara Kevin yang tidak jauh dari Kiara sedang mengangkat telpon yang tampaknya bicara serius.
Kiara hanya sesekali melihat ke arah Kevin. Yang jujur Kiara juga sangat penasaran dengan apa yang di bicarakan Kevin di telpon itu sampai akhirnya Kevin selesai menelpon.
Terlihat Kevin yang menghela napasnya dengan berat yang tidak tau apa yang terjadi dan Kevin kembali menghampiri Kiara.
"Maaf aku lama," ucap Kevin kembali duduk di depan Kiara.
"Tidak apa-apa sepertinya telpon penting," ucap Kiara.
"Dari kak Saras," jawab Kevin.
"Oh iya ada apa? Apa ada hal penting?" tanya Kiara.
"Papa sedang mencariku dan mengirim orang untuk membawaku pergi," jawan Kevin tampak santai.
"Lalu bagaimana?" tanya Kiara khawatir.
"Tidak ada yang perlu di khawatirkan Kiara. Semuanya akan baik-baik saja. Kak Saras mendengar semua percakapan papa dengan anak buahnya dan papa sudah tau jika Rangga bekerja sama dengan Daniel dan masalah Monica papa juga tau dan kak Saras pikir aku tidak tau. Makanya kak Saras hanya memberitahu ku. Dan aku juga menjelaskannya pada kak Saras. Jadi semuanya tidak ada yang di perlu di khawatirkan," ucap Kevin.
"Lalu apa Om Hariyanto tidak akan mencari kita?" tanya Kiara yang takut.
"Jangan mengkhawatirkan apa-apa Kiara. Aku sudah mengatur semuanya dan kita akan sampai tanpa ada yang menghalangi," ucap Kevin yang meyakinkan Kiara.
__ADS_1
"Aku juga berharap seperti itu," sahut Kiara.
Bersambung