Dokter Itu Masa Laluku.

Dokter Itu Masa Laluku.
Episode 85 Menceritakan semuanya.


__ADS_3

Kiara masih berada di dalam kamar yang tidak tau harus bagaimana caranya untuk keluar dari kamar tersebut.


"Kak Rangga benar-benar keterlaluan. Kenapa dia setega itu untuk mengurungku di sini," umpat Kiara dengan penuh kekesalan.


"Kiara!" panggil Rachel yang mengetuk pintu itu dan membuat Kiara kaget langsung mendekati pintu tersebut.


"Kak Rachel buka pintunya!"


"Aku ada di dalam kak Rachel! Aku mohon buka pintunya!" teriak Kiara dengan menggedor-gedor pintu tersebut.


"Maaf Kiara. Kakak tidak bisa membuka pintunya. Karena kuncinya di bawa kak Rangga. Maaf Kiara kakak tidak bisa melakukan apa-apa," ucap Rachel yang hanya berbicara dari balik pintu saja.


"Apa yang terjadi sebenarnya kak. Kenapa kak Rangga harus mengurung Kiara dan handphone Kiara juga di sita kak Rangga. Jendela juga di tutup. Apa yang terjadi kak," ucap Kiara.


"Kiara semua itu pasti karena kamu membantah apa yang di katakan kak Rangga," jawan Rachel.


"Karena apa? Karena aku tidak menurutinya yang mengundurkan diri dari Lexus," sahut Kiara.


"Iya Kiara," jawab Rachel.


"Kenapa kak? kenapa kak Rangga berusahalah untuk menghalangiku dekat dengan Lexus dan terima dengan Kevin. Kenapa kalian menyembunyikan hal besar dari ku. Seolah kalian semua takut. Jika aku kembali menjalin hubungan dengan Kevin," ucap Kiara.


Hal itu mengejutkan Rachel yang dari perkataan Kiara sudah menjelaskan. Jika Kiara mengingat semuanya.


"Apa maksud kamu Kiara? jangan bilang kamu mengingat semuanya?" tebak Rachel.


"Iya. Aku ingat semuanya. Aku ingat bagaimana hubungan ku dengan Kevin. Aku sudah mengingat semuanya kak dan kakak termasuk kak Rangga hanya menghalangiku untuk bersama Kevin," ucap Kiara yang akhirnya jujur.


"Kak Rachel jangan berbohong lagi. Kak Rachel jujur pada Kiara apa yang terjadi sebenarnya dan apa yang ingin di lakukan kak Rangga. Kenapa Kiara merasa. Jika kak Rangga ingin melakukan hal buruk pada Kevin," ucap Kiara yang perasaannya tiba-tiba saja tidak enak.


"Kamu katakan dulu Kiara. Selama ini kamu dan Kevin menjalani hubungan di luar pekerjaan kamu sebagai Dokter pribadinya?" tanya Rachel.

__ADS_1


"Iya aku menjalin hubungan dengannya dan aku tidak ke Surabaya dan melainkan ke Paris dan aku mengingat semuanya di Paris dan aku bersama Kevin di sana," jelas Kiara yang jujur.


"Katakan kak Rachel apa yang ingin di lakukan kak Rangga sebenarnya?" tanya Kiara.


"Kamu tenang Kiara! kakak akan bicara pelan-pelan pada kamu," sahut Rachel.


"Kalau begitu katakan kak. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Kiara yang ingin tau.


"Kiara kak Rangga sangat terobsesi untuk menghancurkan Group Lexus berserta orang-orangnya termasuk Kevin dan Mitra Winata," jelas Rachel.


Mendengar hal itu membuat Kiara sangat terkejut.


"Apa yang kakak bicarakan. Jangan bilang kak Rangga melakukan semua ini karena aku?" tebak Kiara.


"Memang karena kamu Kiara. Kak Rangga menjadi orang asing dan terlalu ambisi untuk menghancurkan Perusahaan itu," jawab Rachel.


"Kenapa kak Rangga punya pikiran seburuk itu. Apa dia dendam dengan keluarga Mitra Winata?" tanya Kiara.


"Kamu benar Kiara. Kakak sudah mengambil kesimpulan dan memang kak Rangga dendam dengan keluarga itu. Dia membalas dendam atas kehancuran keluarga kita Kiara," ucap Rachel.


"Dan masih banyak Kiara yang belum bisa kakak ceritakan kepada kamu," ucap Rachel.


"Kak Rachel. Ini artinya Kevin dalam bahaya. Kak Rachel aku mohon tolong aku kak. Aku tidak ingin terjadi sesuatu hal buruk yang akhirnya kak Rangga juga akan celaka. Karena aku yakin melawan Group Lexus tidak mudah dan kak Rangga tidak mungkin sendirian. Pasti ada orang hebat di belakangnya," ucap Kiara.


"Kakak juga berpikiran seperti itu Kiara. Tetapi kakak tidak bisa menyelidikinya," sahut Rachel yang memang sudah curiga.


"Kalau begitu kak tolong aku kak. Aku harus keluar dari sini. Ponselku di tangan kak Rangga dan perasaan ku tidak enak," ucap Kiara dengan ketakutan.


"Kakak tidak bisa melakukan apa-apa Kiara. Kakak tidak bisa mengeluarkan kamu," ucap Rachel.


"Tolong temui Kevin kak. Dia pasti ada di kantornya hari ini. Kakak katakan kepadanya jika aku ada di sini," ucap Kiara yang mempunyai ide.

__ADS_1


"Tapi Kiara. Bagaimana jika kak Rangga tau?" tanya Rachel.


"Tidak kak. Kak Rangga tidak akan tau percaya padaku," sahut Kiara yakin.


"Baiklah Kiara. Kalau memang itu yang kamu mau. Kakak akan mencoba hal itu dan semua ini kakak lakukan demi kamu. Kakak tau dan Kevin masih saling mencintai. Semoga kakak bisa mengeluarkan kamu," ucap Rachel.


"Iya kak Rachel. Aku tunggu kak. Semoga semuanya lancar," sahut Kiara dengan panik dari dalam kamar.


"Iya Kiara. Kakak akan temui Kevin," sahut Rachel yang langsung pergi.


Kiara yang tidak mendengar suara Rachel lagi semakin panik.


"Semoga saja kak Rachel bisa bertemu dengan Kevin sebelum terjadi sesuatu pada Kevin," batin Kiara yang mencemaskan Kevin.


Perasaannya memang tidak tenang. Apalagi Rangga memegang ponselnya dan pasti Kevin menelpon Kiara. Karena Kiara belum sampai ke kantor Kevin untuk melakukan pemeriksaan.


********


Akhirnya Rachel sampai di Perusahaan Lexus. Dia mencoba untuk mencari Kevin dan membicarakan apa yang di katakan Kiara. Rachel yang turun dari mobilnya melihat di sekitarnya yang sebenarnya Rachel takut-takut jika harus masuk kedalam ke Perusahaan tersebut.


"Aku harus segera menemui Kevin," gumamnya dengan yakin yang buru-buru berjalan memasuki Perusahaan tersebut.


Baru saja Rachel membelok. Namun tiba-tiba Rachel melihat Mitra Winata yang membuat Rachel kaget dan langsung membalikkan tubuhnya.


"Tidak. Aku tidak boleh bertemu Mitra Winata ini sangat bahaya," batinnya yang mencoba untuk menghindar dan bersembunyi di balik tembok.


Dan sangat bersamaan Rachel melihat Kevin yang berjalan bersama Shela sekretaris Kevin. Rachel tidak bisa memanggil Kevin karena ada Mitra Winata yang pada akhirnya berbicara dengan Kevin dan itu menjadi penghalang bagi Rachel untuk berbicara dengan Kevin.


"Bagaimana ini? Aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak mungkin memanggil Kevin. Ini sangat bahaya. Apa yang harus aku lakukan," batin Rachel yang jadi serba salah.


Kevin dan Mitra Winata yang selesai saling berbicara yang langsung pergi meninggalkan tempat tersebut yang membuat Rachel tidak punya kesempatan untuk memanggil Kevin. Karena dia juga takut ketahuan Mitra Winata.

__ADS_1


"Aku tidak boleh kehilangan Kevin. Aku sudah berjanji pada Kiara. Aku harus melakukan cara lain," batin Rachel yang pergi dari persembunyiannya yang tidak tau apa lagi yang mau di lakukannya.


Bersambung


__ADS_2