
...🍃Soundtrack #Flower garden-Gfriend🍃...
...🌾🌾Terkadang rasa cemburu memang menjengkelkan tapi percayalah sebuah kecemburuan hadir saat hati terlalu dalam saat mencintai🌾🌾...
... ...
Feli juga Angkasa masih saja duduk ditepi pantai diatas pasir yang dilapisi kain sembari menikmati buah kelapa yang menyegarkan tenggorokan mereka tidak lupa dengan pemandangan sore disana, sangat menyegarkan mata juga meneduhkan hati.
"Apa kamu merasa senang karena kesini bersamaku? " Tanya Angkasa lagi-lagi memastikan.
Feli tersenyum karena ternyata laki-laki itu masih belum sepenuhnya yakin. Hanya karena Feli dengan Fahdan pernah kesana ia sangat kesal seperti anak kecil yang sedang cemburu.
"Iya mas, aku sangat senang datang kesini dengan mu, " Ucap Feli memegang tangan Angkasa.
"Kalau seumpama aku dengan Fahdan tenggelam siapa yang akan kamu tolong lebih dahulu? " Angkasa benar-benar kekanakan hanya karena rasa cemburu.
Feli tertawa lagi karena laki-laki itu sungguh sangat susah untuk ditebak bagaimana sifatnya, padahal tadi mereka sudah membicarakan dan Angkasa juga sudah mengerti kenapa Feli kepantai dengan Fahdan.
"Mas kenapa begitu sih hahaha, pertanyaan seperti itu sangat kekanakan sekali. " Feli tertawa dan Fahdan memasang wajah semakin kesal saja karena Feli menertawakan keseriusan nya.
"Kekanakan? Apa karena Fahdan itu disebut sangat gagah kamu jadi menganggap ku kekanakan? " Angkasa tidak Terima. Lagi-lagi laki-laki itu bereaksi berlebihan.
Feli langsung kepalang karena sebenarnya bukan itu yang ia maksud, laki-laki itu selalu saja salah faham saat sedang cemburu.
"Aduhh bukan gitu mas, maaf yah kalau mas kesinggung. Aku gak pernah bandingin kalian berdua karena posisi kalian jauh berbeda mas, kalau mas Fahdan adalah orang yang kuanggap sebagai saudara hanya itu tidak lebih sedangkan kamu mas aku hanya ingin kamu satu-satunya laki-laki dalam hidupku yang membuat ku bahagia, tertawa bahkan menangis. Laki-laki hebat yang akan menjadi ayah dari anak-anak ku. Dan laki-laki yang sangat ingin kugenggam tangannya sampai tua menjumpai, " Ucap Feli berjalan mendekat kearah Angkasa yang berdiri hendak pergi itu.
Angkasa yang mendengar itu langsung berdebar jantungnya, Lagi-lagi Feli membuat ia tersipu. Benar-benar labil bukan padahal tadi dia marah-marah kesal.
"Jadi mas jangan pernah lagi curiga sama aku, aku gak ada niatan buat ngeduain mas. Jahat banget gak percaya sama aku huuu, " Ucap Feli berpura-pura kesal.
Angkasa tersenyum lalu memeluk Feli dengan erat, ia benar-benar menyayangi gadis dalam pelukan nya itu.
"Maafkan mas yah, aku hanya terlalu mencintai mu sampai bersifat begini. "
Feli melepaskan pelukannya lalu tersenyum kearah Angkasa yang kini hendak mendekat dan Feli tahu apa yang akan dilakukan oleh laki-laki itu.
"Iihh banyak orang mas jangan cium-cium disini, " Ucap Feli mendorong bibir Angkasa yang hendak menciumnya itu.
Angkasa langsung cemberut kecewa "Ayo dong sayang, kita kan suami istri apa salahnya kita ciuman? Tuh banyak kok yang ciuman sampai megang ini itu. " Feli yang mendengar itu langsung melihat kesal kearah Angkasa.
"Mas gak malu yah? Aku gak mau nanti ada yang liat. "
"Padahal cium doang itu aja gak mau, tadi pagi aja aku minta jatah gak dikasih tuh sekarang ciuman juga gak dikasih, jahat banget. " Angkasa cemberut dan Feli tersenyum melihat itu.
"Permisi, " Ucap tiga orang gadis datang menghampiri Angkasa yang berdiri itu.
__ADS_1
Feli melihat kearah tiga orang gadis yang datang dengan bikini itu, mereka sangat seksi tidak lupa dengan kulit putih bersih dan wajahnya juga sangat good looking.
Angkasa langsung melihat kearah mereka dengan canggung "Apa ada yang bisa saya bantu? " Tanya mereka pelan.
Feli langsung menatap nyalak kearah mereka menunjukkan kalau Angkasa sudah ada pawang disana.
"Boleh minta nomor nya gak? " Salah satu dari mereka dengan beraninya meminta nomor Angkasa.
Feli tertawa hambar menunggu reaksi Angkasa, Angkasa sendiri memiliki ide untuk membuat Feli cemburu.
"Kamu pikir kamu doang yang bisa bikin cemburu? " Batin Angkasa.
"Wahh kenapa gadis cantik dan seksi seperti kalian meminta nomor saya? " Angkasa tersenyum membuat Feli langsung Memelototi mereka.
"Apa? Cantik dan seksi? " Feli kesal setengah mati dan memandangi tubuhnya yang dibalut celana pendek juga baju kaos itu. Ia bandingkan dengan tubuh mereka dan hasilnya adalah Feli kalah telak.
"Kamu terlihat sangat tampan juga gagah, kami tertarik untuk berteman dengan mu. " Ucap mereka membuat Angkasa tersenyum.
"Tampan dan gagah yah? Wahh apa dia senang sampai senyum selebar itu? " Kesal Feli masih saja diam melihat Angkasa dari dekat.
"Maaf saya lupa membawa ponsel saya dan saya tidak hafal nomor saya, " Ucap Angkasa dengan lembut.
"Hahaha lembut sekali suaranya itu? " Feli tak habis pikir.
"Yahh sayang sekali, kalau begitu kita foto saja sebagai kenang-kenangan. " Ucap salah seorang lagi.
"Baiklah, kalian saja yang menentukan posenya. " Angkasa sengaja menerima tawaran itu untuk memanas-manasi Feli yang kini benar-benar terlihat kesal sekali.
"Apa mereka tidak melihat kehadiran ku disini? Ada istrinya masih saja berani ganjen sama laki orang. Wahh apa pelakor sudah seberani ini sekarang? " Feli benar-benar marah.
"Khem,, khem,, " Feli berdeham kuat hingga tiga gadis itu melihat bingung.
Namun hanya sebentar mereka kembali hendak meminta foto namun Feli langsung menarik Angkasa dengan cepat.
"Sayang, bukannya tadi minta dicium yah? " Feli dengan wajah kesal melihat kearah Angkasa yang tertawa pelan itu.
Mereka bertiga langsung bingung melihat kearah Feli juga Angkasa.
"Tapi kami hendak berfoto dulu, mohon buat mbak jangan mengganggu dulu. " Ucap seseorang membuat Feli semakin kesal.
"Wahh dia pikir dia siapa? " Ucap Feli dengan kesal.
Langsung ia tarik tengkuk Angkasa dan mencium bibir laki-laki itu tepat di depan mereka bertiga yang kaget saat melihat nya.
Tidak sampai disana Feli mel*mat bibir Angkasa dengan kaku walaupun tidak selihai Angkasa hingga laki-laki itu tersenyum menarik pinggang Feli dan membalas kecupan itu dengan menikmatinya.
__ADS_1
"Sial, kena dengan dua orang ini? " Mereka pergi meninggalkan Feli dan Angkasa yang hanyut dalam permainan bibir itu.
"Akhh,, " Angkasa memekik karena Feli menggigit pelan bibir Angkasa.
Feli langsung melepaskan ciuman itu dan melihat Angkasa dengan wajah penuh kekesalan.
"Wahh, mas sesenang itu yah digodain cewek cewek seksi tadi? "
Angkasa tersenyum karena ia tahu istrinya sedang cemburu buta karena melihat nya dengan beberapa gadis tadi.
"Kenapa kamu terlihat sangat kesal sayang? " Tanya Angkasa berpura-pura tidak tahu.
"Gak usah manggil sayang deh, " Ucap Feli berjalan kesal meninggalkan Angkasa.
"Ini sebabnya aku lebih suka kalau dia tidak usah berubah setampan ini, aku ingin dia kembali seperti saat dulu. " Kesal Feli berjalan kesal.
Tiba-tiba saja tangannya ditahan dari belakang dan itu sudah pasti Angkasa yang tersenyum karena berhasil membuat gadisnya cemburu.
"Kenapa mas Pegang-pegang tangan aku? Gak usah megang-megang deh. " Feli hendak melepaskannya namun ditahan oleh Angkasa.
"Kenapa hmmm? " Angkasa bertanya dengan lembut.
"Malah nanya lagi, gak tau ah. " Kesal Feli dan Angkasa menahan tawa karena itu.
"Kamu pikir cuma kamu yang bisa bikin cemburu, " Batin Angkasa tersenyum.
"Kamu cemburu? " Angkasa bertanya kearah Feli.
"Kalau iya kenapa mas? "
"Aku gak suka sama tubuh mas sekarang, pokoknya pulang dari sini aku mau mas makan banyak sampai gemuk biar gak ada cewek yang liat-liat sambil godain mas. Aku gak suka, " Kesal Feli.
Angkasa tertawa karena ucapan Feli, butuh waktu lama ia membentuk tubuh itu agar bisa membuat Feli bangga tapi gadis itu malah menyuruh nya agar kembali seperti dulu.
"Hahaha kamu sangat lucu sayang, jangan cemburu dong mas kan cuma sayang sama kamu doang. " Angkasa memeluk Feli yang terlihat sangat kesal itu.
"Tadi aja genit banget ngomong sama cewek cewek sekarang meluk meluk. "
"Lucu banget sih sayang, " Angkasa memeluk erat Feli.
Feli sendiri hanya tersenyum pelan meski ia masih saja berpura-pura kesal.
...🎋🎋Bersambung 🎋🎋...
Astaga kenapa saling cemburu begitu hahaha. Gumush Banget liat mereka.
__ADS_1
Jangan lupa yah like, komen dan votenya wan kawan.
See you guys🌺.