Dulu Dibully, Sekarang Suami

Dulu Dibully, Sekarang Suami
75. Terkejut.


__ADS_3

...🍃Soundtrack #Navillera-Gfriend🍃...


...🌾🌾Hal yang sangat tidak kusangka saat ini adalah. Bahwa aku adalah orang yang paling beruntung karena menerima besarnya cinta mu🌾🌾...


      Mobil berhenti tepat didepan kantor. Feli tersenyum pelan karena ia benar-benar merindukan kantor itu, walaupun sebenarnya banyak sekali kenangan buruk dan menyakitkan ditempat itu. Baik itu rekan kerjanya yang begitu membenci hingga membuat ia masuk rumah sakit dan bahkan Angkasa yang pernah tega mengurung dia disana hingga tengah malam.


"Kenapa sayang? " Angkasa menyentuh pelan bahu Feli saat gadis itu melamun.


"Ah tidak apa mas heehe, " Ucap Feli cengengesan sembari meraih tangan Angkasa yang menuntunnya untuk keluar dari mobil.


"Aku sudah sangat merindukan kantor ini mas, " Ucap Feli tersenyum.


Angkasa tersenyum dan meraih tangan Feli menautkan jari-jari mereka hingga Feli kaget dan takut ada yang melihat itu.


"Bagaimana kalau ada yang melihat mas? "


"Loh kenapa? "


"Aku hanya takut sesuatu hal buruk terjadi lagi, " Ucap Feli lesu.


Angkasa sebenarnya tau sejak tadi Feli terlihat sangat ragu dan juga takut, tapi ia hanya ingin gadis itu ada disamping nya bahkan saat ia di kantor.


"Tenang lah sayang, ada aku disamping mu dan tak akan membiarkan mu mengalami hal seperti dulu lagi. "


Kaki Feli perlahan melangkah mengikuti Angkasa yang berjalan dengan senyuman sangat lebar karena sudah banyak sekali karyawan yang berkumpul disana.


"Baiklah pak Angkasa yang sudah kita tunggu sejak tadi sudah tiba dengan nona Feli yang merupakan istri beliau, " Ucap radon dengan lantang hingga seisi ruangan kaget begitu juga dengan Feli yang kaget karena seluruh pasang mata melihat kearah nya.


"Ma,, mas? " Feli gemetar dan meremas lengan Angkasa karena gugup. Belum lagi ia sangat takut dengan presepsi orang-orang tentang dirinya karena seluruh kantor tau siapa dirinya dan kini Angkasa membawanya ke tengah-tengah mereka untuk dikenalkan. Feli merasa minder dan tidak cocok dengan itu belum lagi tatapan orang-orang begitu menyudutkan Feli.


"Tidak apa sayang, setelah ini kamu akan lebih tenang lagi. " Angkasa memegang tangan Feli dengan pelan dan mencoba untuk menenangkan Feli yang masih gemetar itu.


Selama ini ia bekerja dikantor dengan menghindari pandangan orang orang yang mengenalnya dan tau masa lalunya yang pernah masuk ketahanan.


"Mas,, aku takut. " Mata Feli berkaca-kaca karena ia benar-benar khawatir saat ini.


Angkasa mengelus pelan tangan Feli, ia melihat khawatir kearah Feli dan tersenyum hangat mencoba meyakinkan Feli hingga kini mereka berdua sudah berdiri di depan semua orang.

__ADS_1


"Istri? Apakah aku salah dengar? "Bisik-bisik orang orang terdengar jelas ditelinga Feli begitu juga Angkasa.


" Bukankah dia adalah gadis yang dulu bekerja disini sebagai tukang bersih-bersih? "Ucap beberapa orang lagi hingga Feli meremas dressnya dengan kuat karena gugup.


Ia tak hentinya menunduk dengan mata berkaca karena sangat khawatir. Ternyata kekhawatiran nya sejak tadi dirumah adalah ini.


" Kalau tidak salah dia juga pernah masuk penjara, dia adalah mantan narapidana dengan tuduhan membunuh anggota keluarga nya. "


"Iya aku juga pernah membaca berita tentang nya, wahh apa boss sudah gila menikahi gadis seperti nya? "


Deg,


Air mata Feli jatuh saat mendengar itu, ini adalah hal paling menakutkan baginya. Ia takut orang akan berkata lain lain tentang Angkasa hanya karena dirinya sendiri.


"Mas,, a,, aku. " Feli memegang pelan lengan Angkasa dengan keadaan masih menunduk.


"Harap tenang, saya ingin menyampaikan pengumuman resmi agar tidak ada kesalahpahaman disini. "


Tiba-tiba seluruh ruangan hening menunggu Angkasa melanjutkan kata-katanya.


"Saya sebagai CEO diperusahaan ini mengumumkan secara resmi bahwa saya sudah menikah beberapa bulan yang lalu dengan Feli istri saya yang saat ini berdiri tepat disamping saya. " Angkasa meraih pinggang Feli hingga beberapa orang syok mendengar nya.


"Maaf karena tidak mengundang kalian saat acara pernikahan saya saat itu. Aku sangat bahagia dan bangga karena bisa menikah dengan gadis disamping saya ini. Dia adalah cinta pertama saya sejak SMA hingga saat ini rasa cinta saya kian bertambah persentasi nya. " Angkasa tersenyum mengatakan itu sembari melihat kearah Feli yang semakin mewek karena terharu.


Laki-laki dihadapannya sangat ahli dalam membuat ia terharu, ia selalu dibuat nyaman dan senang dalam waktu bersamaan.


Beberapa orang berbisik bingung dan beberapa orang merasa terharu dan baper melihat Angkasa juga Feli.


"Saat kalian berpapasan dengan istri saya tolong disapa dan diperlakukan dengan baik yah, karena dia adalah gadis yang berhati lemah lembut. " Angkasa tersenyum memegang tangan Feli yang masih saja mengeluarkan air mata itu.


Ternyata Angkasa sudah merencanakannya ini sejak tadi dan Feli sama sekali tidak menyadari itu.


Radon tersenyum senang karena akhirnya perasaan Angkasa berakhir menjadi cinta yang sangat tulus untuk gadis penuh penderitaan seperti Feli.


"Syukur lah akhirnya mereka bersatu, " Ucap Radon ikut senang.


"Aku tahu saat ini kalian pasti bingung kenapa tiba-tiba saya ingin mengatakan semua ini secara mendadak, walaupun kalian tidak cukup perduli atau menganggap ini bukanlah hal penting. Ini sangat penting bagi saya, saya tidak ingin ada beberapa rumor aneh lagi mengenai istri saya, saya ingin kalian memperlakukan nya secara terhormat karena sampai kini dia adalah gadis yang sangat saya hormati juga cintai. " Jelas Angkasa dengan mata menunjukkan ketulusannya.

__ADS_1


Feli semakin tidak kuasa mendengar itu, hatinya berdegup kencang karena merasa sangat bahagia. Air matanya terus saja mengalir deras karena terharu.


Feli masih saja tak bisa berkata-kata sampai kini bahkan saat mereka berdua kini sudah berada diruang kerja Angkasa dan duduk di sofa.


"Sayang? " Angkasa menepuk bahu Feli dengan pelan karena sejak tadi Feli tak hentinya diam sembari menatap kosong kedepan.


"E,, eh iya mas? "


"Kenapa sejak tadi kamu melamun hmm? Apa kamu tidak enak badan? "


Feli dengan cepat memeluk Angkasa hingga laki-laki itu sedikit kebingungan saat ini karena pelukan yang begitu tiba-tiba itu.


"Hiks,,, aku,, aku. "


Angkasa khawatir karena tiba-tiba saja Feli menangis dalam pelukannya dan pelukan itu sangat erat ia rasakan.


"Ada apa sayang? Apakah kamu sakit atau,, atau aku menyakiti mu? " Angkasa sangat khawatir dan melepaskan pelukan itu untuk melihat wajah Feli.


Feli menggeleng dengan cepat dengan deraian air mata. Karena sampai kini rasa haru itu semakin kuat.


"Aku,, hiks,, aku sangat bahagia mas sampai ingin menangis hik,,, "


Angkasa yang semula khawatir langsung tersenyum memeluk Feli dengan erat dan elusan lembut.


"Maafkan mas sempat membuat mu takut tadi, maaf karena tidak memberitahu mu sejak awal. Mas hanya takut kamu akan menolak untuk datang, " Ucap Angkasa sendu.


"Jangan minta maaf mas! Aku sudah sangat bahagia karena mas memperkenalkan aku dihadapan semua orang dengan bangga dan percaya diri saat aku sendiri seringkali tidak mempercayai diriku hiks,, " Feli begitu lega walaupun sebenarnya masih banyak sekali rintangan dihadapannya kini.


"Aku sangat bangga dan percaya diri tentang mu sayang, jadi mas mohon berhentilah berkecil hati. Kamu sudah banyak menderita selama ini dan sekarang aku sungguh ingin mengganti semua kenangan itu dengan kenangan indah bersama ku. "


Feli semakin mengeratkan pelukannya karena merasa terharu sekaligus bahagia. Angkasa tersenyum karena merasa senang memberitahu seluruh isi kantor bahwa Feli adalah istrinya.


"Aku sungguh sangat bahagia saat ini, apakah aku akan tetap seperti ini ke depannya? " Batin Feli.


...🎋🎋Bersambung 🎋🎋...


Aaaa seneng banget liat langit ngumumin hubungan depan karyawan.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya yah wan kawan.


See you guys 🌺.


__ADS_2