
...🍃Soundtrack #it's you-Sezairi 🍃...
...🌾🌾Bahkan angin saja tahu setiap saat aku tak hentinya memikirkan mu, kenapa kamu masih ragu?🌾🌾...
... ...
Angkasa benar-benar bingung harus bagaimana saat ini, gadis itu benar-benar salah faham dengan sikap Angkasa beberapa hari terakhir ini. Laki-laki itu sedikit menjauh hanya tidak ingin melukai Feli, ia takut lepas kendali dan akan membuat Feli merasa tidak nyaman.
"Sayang, ayo keluar lah mas minta maaf yah. Bukan maksud mas bikin kamu sakit hati, mas gak pernah bosan dengan mu sayang. Kamu salah faham! "
Angkasa sejak tadi mengetuk pintu kamar mandi karena benar-benar khawatir dengan Feli yang tak kunjung keluar, malam sudah mulai larut gadis itu hanya mengenakan kain tipis kekurangan bahan itu. Angkasa benar-benar sangat takut dengan kondisi Feli juga calon bayi mereka.
"Sayang mas benar-benar sangat khawatir sekarang ini, ayo sayang buka pintunya kita bicarakan baik-baik, " Ucap Angkasa lagi namun sungguh Feli tidak menjawab sama sekali.
Karena terlalu khawatir Angkasa terpaksa mendobrak pintu kamar mandi dengan keras hingga Feli terkejut disudut kamar mandi.
"Sayang, maafkan aku membuatmu terkejut, " Ucap Angkasa mendekat memeluk Feli setelah itu memakaikan sebuah jaket ketubuh Feli.
Gadis itu benar-benar terlihat sangat kedinginan kini, ia hanya merasa kecewa saja Angkasa menunjukkan sikap tidak tertarik nya pada tubuh Feli.
"Sayang kamu salah faham," Ucap Angkasa namun Feli benar-benar terlihat enggan.
"Apa mas sungguh tidak suka dengan ku lagi? Mas gak cinta lagi dengan ku? Apa mas sudah bosan dengan ku? " Tanya Feli sekali lagi.
Angkasa sungguh frustasi karena Feli sungguh salah faham, dengan pelan ia mendengus serta menarik nafas dalam dalam.
"Dengarkan mas dulu sayang, kamu salah faham. Mas tidak pernah bosan dengan mu sayang, mas tidak pernah merasa jijik dengan tubuhmu. Mas malah semakin menggila akhir-akhir ini karena kamu sungguh membuat gairah mas tidak terkendali. Mas hanya takut kamu akan terluka jika mas lepas kendali, " Jelas Angkasa dengan pelan hingga Feli langsung terdiam melihat kearah Angkasa.
Ia menatap mata laki-laki itu menelisik apakah ada kebohongan disana, namun ia malah melihat tatapan penuh ketulusan disana.
"Benarkah? Mas gak bosan kan sama aku? " Tanya Feli lagi memastikan nya.
"Enggak sayang, mas malah semakin tidak tahan saat melihat mu. Bahkan hanya dengan pakaian lengkap saja mas sangat bergairah apalagi dengan pakaian mu seperti tadi. Mas sungguh akan lepas kendali, " Ucap Angkasa pelan.
Feli mendekat kearah Angkasa yang sedang berjongkok didepannya itu lalu mendorong Angkasa pelan kemudian ia naik kepangkuan Angkasa hingga seluruh pahanya benar-benar terlihat belum lagi ia tak mengenakan dalaman kini.
Angkasa menelan ludah sekuat tenaga karena Feli sungguh sangat menggodanya kini.
"Aku sungguh ingin disentuh mas, aku tidak akan terluka. " Bisik Feli menarik tangan Angkasa dan menuntun tangan itu untuk membuka jaket itu.
Angkasa mencoba untuk teguh dengan sekuat tenaga namun Feli sungguh sangat menyiksa birahi nya saat ini.
"Sedikit info mas, berhubungan sangat sehat untuk kandungan ku. Jadi mas tidak perlu khawatir tentang itu. " Feli mengalungkan tangannya dileher Angkasa lalu sesaat kemudian bibir mereka sudah menyatu sempurna.
__ADS_1
Suara decapan terdengar keras dari arah bibir mereka yang sedang melakukan acara gulat itu, lidah saling membelit satu sama lain tidak lupa dekat dengan sesuatu dibawah sana yang sudah semakin menegang hingga Feli merasakan gesekan dahsyat disana.
"Akhh,, mashhh. "
"Mas sungguh tidak bisa menahan diri lagi sayang, mas Janji tidak akan melukaimu, " Ucap Angkasa mencium bibir Feli dengan buas lalu perlahan bangkit menggendong tubuh Feli menuju tempat tidur mereka.
Ia jaringan Feli disana dengan wajah yang sangat menggoda Feli menggigit bibir pelan.
Angkasa dengan buru-buru melepaskan pakaian nya hingga kini hanya tinggal segitiga pelindungnya itu.
Feli tersenyum melihat sesuatu sudah menonjol sempurna dibawah sana, Angkasa mendekat kearah Feli lalu membuka jaket itu dan kini tubuh Feli hanya dibalut sebuah lingerie tipis membuat Angkasa bisa melihat semuanya dari luar.
Cup,
Angkasa mencium leher Feli dengan buas namun ia masih berusaha untuk tidak mengenai perut buncit itu.
"Akhh,, sayang,, mashh,, aku,, akh,, nikmat. " Feli berkali-kali melenguh merasakan kenikmatan saat Angkasa memasukkan tangan kedalam area sensitif Feli hingga gadis itu merem melek karena nikmat.
Angkasa tidak luas hanya sampai disana ia melepaskan lingerie itu hingga kini Feli benar-benar polos dihadapannya.
"Akhh,, mas sungguh tidak bisa mengendalikan diri lagi, "panik Angkasa karena gairahnya sudah tak bisa ia tahan lagi.
" Aku sangat menginginkan nya mas, aku ingin disentuh oleh mas. "Ucap Feli tiba-tiba mendorong tubuh Angkasa hingga jatuh keatas ranjang.
" Akhh,, sayang akhh, "lenguh Angkasa berkali-kali karena Feli kini sudah memainkan sesuatu yang sudah tegang dibawah sana.
" Begini bukan mas? "Tanya Feli dengan mengecup berkali-kali junior Angkasa hingga Angkasa merem melek.
" Akhh,, nikmat sayang,, mas suka. "Angkasa sungguh gila karena tindakan Feli.
" Mas gak mau nyusu hmm? "Feli mendekat kearah Angkasa lalu mendekatkan dua gundukan itu kearah Angkasa.
Angkasa langsung meraung dengan buas dengan bibir penuh ***** ia menghisap putingg Feli seolah air susu akan keluar dari sana. Tidak lupa dengan bagian sebelah lagi ia mainkan dengan nikmat.
" Akhh,, mas,, aku sungguh suka. "Feli berteriak merasa sangat suka dengan perlakuan Angkasa.
Laki-laki itu sibuk menyusu dengan tangan meremas sebelah lagi dan tidak lupa dengan tangan satu lagi mengelus pelan sesuatu dibawah sana.
" Akhh,, mashh. "
"Kamu sudah basah sayang kuh, " Ucap Angkasa pelan lalu kembali menghisap putingg Feli yang berwarna kecoklatan itu.
"Akhh,, mas masukin dong. " Feli dengan pelan berbisik.
__ADS_1
Angkasa sedikit bingung harus bagaimana agar tidak mengganggu perut Feli.
"Kamu naiklah ketubuh mas sayang, " Ucap Angkasa lalu Feli menurut untuk naik begitu saja keatas tubuh Angkasa.
Angkasa menyelaraskan posisi junior nya hingga kini berhadapan sempurna dengan milik Feli yang sudah basah itu.
"Akhh,, " Feli memegang tangan Angkasa saat merasakan benda tumpul itu akan masuk kedalam tubuhnya.
Angkasa menggenjott tubuh bagian bawahnya untuk memimpin permainan, ia sengaja melakukan posisi ini untuk melindungi perut Feli.
"Mashh,, akhh,, "
"Iya sayang nghh. "
Mereka berdua tak hentinya mengeluarkan suara-suara nikmat karena kenikmatan tiada tara itu.
"Akhh,, mashh aku mau pipis, "
Angkasa tersenyum karena sadar bawah istrinya akan melakukan pelepasan.
"Mashh,, akhh aku mau keluar, sesuatu dibawah sana ingin keluar.
" Keluarin aja sayang, "Ucap Angkasa dengan senyum senang.
Sampai lah mereka berdua pada pelepasan yang membuat mereka terkulai lemas itu.
Angkasa menarik Feli kedalam pelukannya lalu menutup tubuh mereka dengan selimut.
Cup,
" Terima kasih sayang, "ucapnya pelan sembari mencium pucuk kepala Feli dan beralih mencium bibir Feli dengan lembut.
Gadis itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya senang.
...🎋🎋Bersambung 🎋🎋...
wahhhh agak gimana yah kalau Feli yang pengen wkakak, gara-gara hamil tuh anak jadi ikutan mesum kayak suaminya.
Jangan lupa yah like komen dan fotonya wan kwan.
See you guys 🌺
__ADS_1