ELLA & MICHAEL

ELLA & MICHAEL
Aku Akan Selalu Bersamamu!


__ADS_3

Tom berlari dengan khawatir menuju kastil Ella. Ia sangat mengkhawatirkan kondisi Ella sejak semalam dihubungi oleh Michael.


Namun ia tak bisa menuju kastil Ella di tengah malam karena kastilnya yang jauh dan terletak di tengah hutan, sehingga keesokan harinya ia baru bisa melihat kondisi Ella.


Ia datang menuju kamar Ella dengan nafas yang terengah-engah karena harus berlarian, ia sangat terkejut ketika melihat kondisi Ella.


Ella yang sedang duduk di depan meja riasnya sambil menyisir rambutnya dengan tatapan kosong.


Ia mengurai rambutnya yang sebahu, walaupun ia tampak letih dan wajahnya yang agak pucat, Ella masih terlihat cantik dengan kondisinya yang saat ini tentunya sangat tak karuan.


Dengan perlahan Tom bertanya, "apakah kau baik-baik saja ?"


Ella menjawab dengan lirih tanpa tenaga "mengapa kau kesini pagi-pagi sekali ? Aku sudah mengirimkan surel padamu mengenai kelanjutan cerita novelku."


"Ah, ya, nanti akan aku lihat, apakah jalan ceritanya bagus ?", tanya Tom kembali.


"Apakah aku pernah membuat karya dengan buruk ? Bukankah karya-karyaku selalu membanggakan ?", jawab Ella dengan senyuman tipis yang tak tau apa artinya.


Sembari Ella berjalan menuju ranjang tidurnya, ia hendak merebahkan tubuhnya yang terasa sangat melelahkan akibat kejadian akhir-akhir ini yang selalu membuatnya stres.

__ADS_1


Perlahan Tom meninggalkan Ella yang hendak istirahat. Ia bergegas keluar untuk menelepon Michael dan memberitahu kondisi Ella.


"Michael, aku akan menunggumu disini, kondisi Ella benar-benar buruk, aku tak pernah melihat kondisinya seperti ini sebelumnya, aku tak tega meninggalkannya sendirian.”


“Kau harus segera kesini dan menceritakan kepadaku apa yang sebenarnya terjadi." ucap Tom kepada Michael lewat telepon genggamnya.


Sementara Michael, setelah menerima telepon dari Tom, ia semakin khawatir dengan kondisi Ella.


Marco menghampirinya “Ayo kita pulang ke kastil, bukankah ini sudah waktunya kita Kembali ? Pasti Ella sudah menunggu kita Michael. Ayo.”


Namun Michael hanya diam dan tak beranjak pergi.


Tentunya Michael tak akan membiarkan Marco mengetahui atas apa yang terjadi, ia tak akan membiarkan Marco tahu mengenai kondisi Ella karena akan menambah beban pikiran Marco.


“Aku sedang bertengkar dengan Ella, sepertinya untuk sementara waktu ini, kita tinggal di rumah Jane saja. Aku akan mengantarmu kesana”, ucap Michael berbohong kepada Marco.


Marco yang tampak sedih berkata “Bagaimana bisa kalian bertengkar ? Kalian harus segera baikan. Kamu harus meminta maaf pada Ella.


“Ya, setelah mengantarmu, aku akan ke kastil Ella, aku akan meminta maaf padanya dan membujuknya agar tidak marah pada kita.” jawab Michael.

__ADS_1


Michael dan Marco telah sampai di depan rumah Jane. Ibu Jane yang mengetahui kehadiran mereka tentunya merasa senang.


“Maaf aku merepotkanmu lagi. Aku titipkan Marco disini dahulu. Aku masih ada urusan yang penting dengan Ella.” Ucap Michael kepada Ibu Jane.


Dengan senang hati ibu Jane menjawab “Ya tentu saja, kalian bisa tinggal di sini kapanpun kalian mau. Selesaikan saja dulu urusanmu dengan Ella, kau tak perlu mengkhawatirkan Marco. Aku akan menjaganya.”


Michael merasa tenang setelah mendengar jawaban ibu Jane. Dengan begitu ia bisa tenang mengurus masalahnya dengan Ella.


Direktur Rumah Sakit Older memanggil Jane ke ruangannya.


“Jane, aku beritahu padamu kalau Kepala Perawat Rose mengundurkan diri, kau jangan mencarinya lagi”, ucap direktur.


Jane yang kaget mendengar berita pengunduran diri Rose yang tiba-tiba itu kemudian bertanya


“Mengapa dia mengundurkan diri ? Apa terjadi sesuatu padanya ?’


“Aku tak bisa memberitahumu alasannya untuk saat ini. Namun lambat laun kau pasti akan mengetahui alasan mengapa Rose mengundurkan diri” jawab direktur pada Jane.


“Baiklah, sepertinya kamu sedang banyak masalah, Pak. Jika kau tak keberatan kau bisa minum whiskey bersama ibuku seperti dahulu” ucap Jane sembari pamit dari ruangan direktur.

__ADS_1


Tak lama kemudian Michael tiba di kastil Ella. Tom yang telah menunggunya langsung menghampiri Michael.


__ADS_2