
“Apa yang sebenarnya terjadi pada Ella ?” tanya Tom.
Michael menceritakan semuanya kepada Tom. Tom sangat terkejut karena mengetahui bahwa Ibunya Ella adalah pembunuh Ibunya Michael.
Lalu Tom bertanya pada Michael “apakah kau akan tetap bersama Ella walaupun mengetahui Ibunya Ella-lah yang telah membunuh ibumu?”
Kemudian dengan tegas Michael menjawab "Aku akan tetap bersamanya, bagiku, Ella adalah Ella yang aku kenal, bukan putri dari pembunuh ibuku."
Ecca adalah seorang wanita yang berasal dari keluarga yang berkarir di dunia medis. Pada saat tahun ketiga ia duduk di bangku kuliah kedokteran, ia memilih berhenti tanpa memiliki alasan yang jelas.
Setelah berhenti dari kuliahnya, ia memilih menjadi penulis.
Kemudian Ecca menikah dengan Roy, setelah menikah ia memutus hubungan dengan keluarganya, dan lebih memilih untuk tinggal dan mengurung diri di dalam kastil itu sambil menulis novel. Hingga kemudian ia menghilang.
Orang-orang dari berbagai penerbit terus berdatangan mengganggu Ella, para penerbit itu meminta lanjutan dari novel "Pembunuhan Penyihir dari Barat" yang sempat ditulis oleh ibunya sebelum menghilang, namun hingga kini belum ada yang tahu akhir dari cerita itu karena jilid terakhir dari novel itu juga ikut menghilang.
__ADS_1
Michael memasuki kastil untuk menemui Ella, ia menuju kamar Ella, namun nihil, tak ada siapapun di kamarnya.
Michael mencari di ruangan lain, hingga ia menemukan Ella di kamar ibu dan ayahnya, Ella sedang berdiri menghadap foto keluarganya, di sana terpampang wajah ayah, ibu dan dirinya saat masih kecil yang terlihat senyum bahagia.
Michael memasuki ruangan itu, Ella yang mengerti akan kehadiran Michael, ia bertanya dengan posisi ia tetap menghadap ke foto kedua orangtuanya,
“Apakah benar ibuku adalah yang membunuh ibumu? Apakah benar kupu-kupu yang selalu membuat Marco ketakutan dan membuatmu menderita itu adalah ibuku?”, tanya Ella kepada Michael sambil membalikkan tubuhnya menghadap Michael.
“Itu salah kan? Semua itu pasti tidak benar. Tidak mungkin ibuku membunuh ibumu bukan?” tambah Ella meyakinkan dirinya bahwa semua yang terjadi itu adalah kesalahan.
Michael hanya diam menatap Ella tanpa menjawabnya.
Ella semakin berkaca-kaca, ia berusaha menahan air matanya.
“Sejak kapan kamu mengetahui semua ini?”, tanya Ella lagi kepada Michael.
__ADS_1
Michael menjawab “belum lama ini”.
Pertahanan Ella runtuh, air matanya pecah, ia menangis sesenggukkan atas semua hal yang terjadi.
Ia merasa sedih, marah, ingin berteriak namun ia tak bisa. Ia sangat malu dan merasa bersalah kepada Marco dan Michael.
Perlahan Ella melangkah keluar dari kamar itu dan menangis. Michael menggenggam tangannya dan berkata
“Ella, kamu bukanlah ibumu, walaupun kamu adalah putrinya, namun kamu bukanlah pembunuh ibuku, kamu adalah Ella yang aku kagumi sejak kecil.”
“Sampai ajal menjemputku, aku tak akan pernah meninggalkanmu, aku tak akan menyalahkanmu, aku akan tetap dan selalu berada di sisimu.”
Ella menjawab “Tak mungkin, semua itu munafik”, sambil melepas genggaman Michael.
Ella berjalan menuju kamarnya dengan air mata yang semakin deras di pipinya. Ia masuk ke kamarnya, menutup pintunya dengan keras seakan melampiaskan seluruh perasaannya. Ia semakin menangis sambil mendudukkan dirinya di balik pintu itu.
__ADS_1